Connect with us

SELEBRITI

Katy Perry Dituduh Lecehkan Model Pria saat Pesta

Published

on

Katheryn Elizabeth Hudson, atau dikenal Katy Perry, adalah seorang penyanyi, penulis lagu dan juri televisi berkebangsaan Amerika Serikat.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Seorang model pria menuduh Katy Perry melakukan pelecehan seksual. Josh Kloss (34), yang berperan sebagai kekasih Perry di video klip “Teenage Dream” (2010) mengklaim bahwa sang penyanyi pop itu memamerkan kelaminnya pada para pengunjung sebuah pesta.

“Itu pestanya Johny Wujek di jalur sepatu roda. Dan aku melihat (Perry), kami berpelukan dan aku masih naksir dia,” kata Kloss di Instagram seperti dikutip dari Pagesix.

“Tapi sewaktu aku berbalik badan akan mengenalkan temanku, dia menarik celana Adidasku dan mengeluarkan celana dalamku sehingga dia bisa menunjukkan pada teman-teman lelakinya dan tamu di sekitar kami, kemaluanku.”



Dia menambahkan, “Bisa kalian bayangkan betapa malu dan menyedihkannya aku?”

Model itu mengatakan bahwa ia merasa terdorong untuk menceritakan hal tersebut pada publik tepat di hari peringatan dirilisnya video itu karena ia merasa gerakan-gerakan seperti #MeToo hanya fokus pada korban wanita.

“Saya mengatakan ini sekarang karena budaya kita ditetapkan untuk membuktikan pria-pria yang punya kuasa jahat. Tetapi perempuan yang punya kuasa sama menjijikkannya,” tulisnya. “Jadi untuk semua kebaikannya dia adalah tokoh yang luar biasa, lagu-lagunya jadi lagu-lagu yang luar biasa menguatkan. Dan itu saja.”

Dia menambahkan bahwa meskipun video klip yang dibintanginya itu terus dipakai Perry, Kloss mengaku hanya dibayar 650 dolar AS atau tak sampai Rp10 juta.

“Kulihat dia masih saja pakai video musik itu untuk tur dunianya dan kemudian DVD-nya, hanya menyoroti salah satu pemain prianya, dan itu adalah aku,” katanya.

“Aku menghasilkan sekitar 650 total dari Teenage Dream. Saya diperintah oleh perwakilannya, agar tidak membahas apa pun tentang Katy di depan umum. Dan beberapa wawancara yang mereka edit dan jawab untuk saya.”

Dia menambahkan bahwa itu adalah “salah satu pekerjaan yang paling membingungkan, menyerang, dan meremehkan yang pernah kulakukan.”

Bukan hanya sekali ini Perry dituduhkan melakukan pelecehan seksual.

Tahun lalu, Perry membuat kontestan “American Idol” “tidak nyaman” ketika dia memberinya ciuman pertamanya tanpa persetujuannya.

Dia juga dikabarkan pernah meraba Shawn Mendes di belakang karpet merah tanpa seizinnya, meskipun penyanyi “Senorita” itu kemudian mencabut ucapannya.

Perwakilan untuk Perry tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Pagesix untuk kabar ini. Demikian, seperti dikutip Antara. (ida)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

SELEBRITI

Unggah Video Menangis, Raline Shah : Itu Bagian Audisi

Published

on

Raline Shah, adalah seorang Aktris dan Model berkebangsaan Indonesia.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Raline Shah membuat warganet heboh setelah mengunggah video menangis di akun Instagram pribadinya, yang menurutnya hanya bagian dari audisi film.

“Itu bagian dari audisi. Aku ngerasa kok di Instagram orang posting happy semua. Bagaimana kalau aku video atau foto pas aku sedih, aku hanya eksperimental sosial kan aku orangnya aneh. Hahaha,” kata Raline Shah saat ditemui di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Akibat unggahan itu, Raline mengaku banyak mendapat tanggapan dari warganet hingga teman terdekat yang menanyakan kondisi dirinya.



“Komentarnya pastinya oh so sweet gitu, oh kasian ya. Padahal bukan itu yang saya harapkan. Kadang kan saya upload enggak banyak mikir,” kata dia.

Bahkan rekan sesama selebritas juga banyak yang terkejut dengan unggahan video menangis Raline Shah.

“Baim Wong sampai bilang lu mana pernah nangis kok tumben video, makanya aku enggak pernah, video. hahaha. Baim Wong salah satu teman baik saya jadi dia kenal banget sama aku,” tuturnya.

“Emang kan manusia menangis juga, kenapa kita harus nunjukin senyum doang, pas senang doang, kenapa enggak kita tunjukin kita manusia bisa nangis bisa sedih, bisa terharu,” tambah Raline Shah, seperti dikutip Antara. (nan)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SELEBRITI

Raline Shah Dukung Pemerataan Pembangunan Daerah Tertinggal

Published

on

Raline Shah, adalah seorang Aktris dan Model berkebangsaan Indonesia.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Aktris Raline Shah mengungkapkan dukungannya terhadap pemerataan pembangunan daerah tertinggal di Indonesia.

Untuk itu, Raline bersama Yayasan Tunas Bakti Nusantara yang dibentuknya sering melakukan berbagai gerakan sosial untuk mendorong pembangunan daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan).

Paling terbaru, Raline dan Yayasan Tunas Bakti Nusantara akan membangun asrama untuk siswa SD dan SMP di Desa Muko, Nabire, Papua.



“Mereka mempunyai sekolah tapi anak-anaknya ternyata harus jalan dari gunung melewati hutan tiga jam setiap harinya untuk ke sekolah dan pulang,” kata Raline Shah saat ditemui di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Upaya pembangunan asrama ini juga mendapat dukungan penuh dari Bosch Indonesia yang memberikan donasi serta program pelatihan pemberdayaan bagi masyarakat setempat.

“Di Papua paling banyak daerah seperti itu. Dan memang request dari perusahaannya sendiri mereka mau membantu daerah Papua. Jadi kita sangat senang dan kita menemukan banyak yang perlu dibantu di sana,” ujarnya.

Raline Shah menyadari upaya yang dilakukannya itu tidak dapat sepenuhnya mengatasi permasalahan daerah tertinggal di Indonesia. Namun melalui gerakan ini, Raline berharap kesenjangan kesejahteraan antara tiap daerah di Indonesia tidak semakin melebar.

“Teman-teman di sini emang semuanya bekerja sangat keras setiap harinya untuk memastikan bahwa daerah-daerah ini terbantu secara efektif, secara cepat dan secara benar,” imbuhnya, seperti dikutip Antara. (nat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SELEBRITI

Gigi Hadid Jadi Salah Satu Juri Persidangan Harvey Weinstein

Published

on

Jelena Noura Hadid lebih dikenal sebagai Gigi Hadid, adalah seorang supermodel berkebangsaan Amerika Serikat.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Lebih dari 100 orang juri potensial hadir, Senin (13/1/2020), di pengadilan Manhattan untuk menghadiri sidang perkosaan mantan produser film Harvey Weinstein, salah satunya model Gigi Hadid.

Persidangan Weinstein memasuki pekan kedua di mana hakim dan pengacara dalam kasus itu mencari panel berisi 12 orang New York yang tidak memihak untuk memutuskan nasibnya.

Dilansir Reuters, Hadid mengatakan pada hakim James Burke, yang memimpin kasus ini, dia pernah bertemu Weinstein sebelumnya, begitu juga aktris Salma Hayek, yang mungkin akan dipanggil sebagai saksi atau disebut di persidangan. Meski demikian, Hadid mengatakan dia bisa tetap tidak berpihak.



“Saya pikir saya bisa menjaga agar pikiran tetap terbuka atas fakta-fakta,” kata Hadid.

Dari 120 juri potensial, puluhan orang tidak lolos karena mengatakan mereka tidak bisa netral, tanpa menyediakan alasan. Hanya 35 orang diminta kembali ke pengadilan pada Kamis untuk fase kedua seleksi juri, di mana mereka akan ditanya lebih detil tentang latar belakangnya.

Weinstein (67) menyatakan tidak bersalah atas tuduhan melecehkan dua perempuan, dan dia menghadapi ancaman hukuman penjara seumur hidup bila terbukti atas tuduhan paling serius, pelecehan seksual. Persidangannya dimulai pada 6 Januari dan bisa berlangsung hingga dua bulan.

Sejak 2017, lebih dari 80 perempuan, termasuk banyak aktris ternama, menuduhnya melakukan pelecehan sejak beberapa puluh tahun lalu. Weinstein membantahnya, dia menyebut semuanya dilakukan atas dasar persetujuan dua pihak.

Tuduhan itu menimbulkan gerakan #MeToo di mana para perempuan buka mulut atas pelecehan seksual yang dilakukan pria-pria berkuasa di dunia bisnis, hiburan dan politik. Demikian, seperti dikutip Antara. (nan)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending