Connect with us

SELEBRITI

Kejaksaan Bentuk Tim Peneliti Kasus Artis VA

Published

on

Vanessa Angel adalah aktris, model dan penyanyi berkebangsaan Indonesia Dia pertama kali bermain di sinetron utamanya seperti Cinta Intan tahun 2008 saat dia diperankan sebagai Sandra.

Indonesiaraya.co.id, Surabaya – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) membentuk tim jaksa peneliti dalam proses penyidikan kasus pelacuran “online” atau dalam jaringan (daring) di Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) yang menjerat tersangka artis Vanessa Angel (VA).

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim Asep Mariyono kepada wartawan di Surabaya, Jumat (1/2/2019), mengatakan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polda Jatim dalam perkara yang menyebut artis VA sebagai tersangkanya ini pada 22 Januari lalu.

“Kami langsung bentuk Tim Jaksa Peneliti setelah menerima SPDP tersebut,” ucapnya.

Dia mengungkapkan ada lima jaksa yang tergabung dalam tim jaksa peneliti kasus VA, yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya Didik Adytomo.

Asep menjelaskan, salah satu tugas tim jaksa peneliti adalah menanyakan perkembangan penyelidikan di Polda Jatim.

Dia mencontohkan, jika setelah 30 hari semenjak SPDP diterima pihak kejaksaan belum menerima pelimpahan berkas Tahap I, Tim Jaksa Peneliti ini nantinya akan menurunkan surat P17, yaitu meminta laporan hasil penyidikan kepada penyidik Polda Jatim.

“Jadi 30 hari terhitung dari diterimanya SPDP, yaitu tanggal 22 Januari, Tim Jaksa Peneliti ini akan meminta laporan hasil penyelidikan ke penyidik Polda Jatim,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera menyatakan artis VA, yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, telah resmi ditahan sejak pukul 12.50 WIB, Kamis, 31 Januari.

“Pemindahannya dari rumah sakit ke ruang tahanan menunggu keputusan dokter,” ujarnya.

Informasi yang diterima Polda Jatim, VA harus dirawat di rumah sakit karena penyakit maag-nya kambuh setelah menjalani proses penyidikan sebagai tersangka yang berlangsung selama 12 jam pada Rabu, 30 Januari .

Pemeran Sandra dalam sinetron Cinta Intan itu diduga terlibat jaringan pelacuran daring yang memberdayakan ratusan model dan puluhan artis sinetron Ibu Kota sebagai pelacurnya.

Dalam perkara ini, Polda Jatim sebelumnya juga telah menahan empat orang tersangka yang bertindak sebagai germo, masing-masing berinisial ES, TN, F, dan W.

Artis VA menyusul ditetapkan tersangka karena menurut penyelidikan polisi, berdasarkan bukti-bukti forensik digital, terbukti aktif mengeksploitasi dirinya secara daring di media sosial, yaitu melakukan percakapan atau chatting dan mengunggah foto-foto yang tidak sesuai dengan etika kesusilaan.

Artis berusia 27 tahun, kelahiran Jakarta, 21 Desember 1991 itu dijerat Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukuman pidana maksimal enam tahun penjara. Demikian, seperti dikutip Antara. (sas)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

SELEBRITI

Gading Marten Belajar dari Mantan Demi Naga Bonar

Published

on

Gading Marten, adalah aktor, presenter, dan model Indonesia.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Aktor Gading Marten mengaku belajar tentang bahasa Batak dari mantan-mantan kekasihnya demi memerankan tokoh Naga Bonar dalam film “Naga Bonar Reborn”.

“Kan mantan-mantan gue Batak semua,” kata Gading saat ditemui dalam jumpa pers film “Naga Bonar Reborn” di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Selain bahasa Batak, mantan suami Gisella Anastasia itu juga harus menguasai logat bahasa Melayu karena tokoh Naga Bonar berasal dari Sumatera Utara.

“Gue lihat mamanya Gisel enggak begitu kalau ngobrol sama keluarga. Kayak.. ya cuma Melayu aja bukan kayak yang biasa kita lihat di film-film,” ujar Gading yang mengaku belajar logat bahasa Melayu dari mantan ibu mertuanya.

Gading, dalam “Naga Bonar Reborn, memerankan Naga Bonar, seorang pemuda kampung yang sukses menjadi jendral perang saat masa penjajahan Belanda di Sumatera Utara.

Film ini juga dibintangi oleh Citra Kirana, Delano Daniel, Ence Bagus, Roy Marten, Ray Sahetapy, Donny Damara, Rita Matumona, Elly Sugigi, Robby Tremonti, Harry Ponto serta penampilan khusus Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani. Demikian, seperti dikutip Antara. (mar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SELEBRITI

Tinggalkan Zona Nyaman, Denny Sumargo Jajal Teater

Published

on

Denny Sumargo, adalah seorang pemain basket berkebangsaan Indonesia berdarah Minangkabau-Tionghoa.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Denny Sumargo mengaku tidak suka zona nyaman, sehingga ia pun meninggalkan dunia basket untuk bermain film dan kini menjajal teater.

“Dari awal saya orangnya begitu. Saya ninggalin basket karena aku enggak suka zona nyaman. Aku pindah klub berkali-kali karena enggak suka zona nyaman,” kata Denny ditemui dalam gala premier “Twivortiare” di Jakarta, Senin (19/8/2019).

“It’s my character, aku suka mengeksplor diri lebih jauh walaupun orang underestimate saya,” lanjut dia

Meski demikian, pemain film “A Man Called” itu tidak peduli dengan pendapat orang lain. Dia merasa harus mencoba berbagai kesempatan yang datang selagi bisa.

“Karena buat aku hidup cuma sekali, kita punya kesempatan sama besarnya dengan orang lain. Bukan untuk dengar omongan negatif orang but to listen what is positive for you. Jadi aku pengin pergi jauh dengan keterbatasan yang aku punya dan keluar dari itu semua,” jelas mantan pemain basket nasional itu.

Denny saat ini sedang melakukan persiapan untuk sebuah pertunjukan teater keliling. Baginya, bermain teater musikal memiliki tantangan yang sangat besar sebab dia harus berakting, menyanyi dan menari.

“Saya harus menyanyi, harus menari, harus berdialog. Kita lihat saja, mudah-mudahan tidak seburuk itu,” ujarnya.

“Saya ingin mencoba menantang diriku ‘berani enggak lu malu? berani enggak mencoba?’. Jadi saya ambil ini. Saya lihat pemainnya, produksinya dan kru-nya, saya menyukai mereka semua. Mereka membawa semangat positif,” ujarnya, seperti dikutip Antara. (mar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SELEBRITI

Reza Rahadian Paksa Keterlibatan Raihaanun dalam “Twivortiare”

Published

on

Reza Rahadian, adalah seorang Aktor Indonesia.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Aktor Reza Rahadian memaksa produser “Twivortiare” untuk melibatkan Raihaanun dalam film komersial itu.

“Kami sebenarnya punya beberapa calon (aktris), tapi pemilihan Raihaanun itu suporternya di sebelah kiri saya ini (Reza). Dia yang terus ngasih rekomendasi untuk ambil dia (Raihaanun). Saya sempat dibilang, ‘Kok, (Raihaanun) berani ambil peran yang enggak komersial?’ Tapi, saya lihat dia sangat natural,” kata produser eksekutif MD Pictures Manoj Punjabi dalam jumpa pers film “Twivortiare” di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Sementara, Reza mengatakan sangat senang dengan keputusan pihak rumah produksi yang mengabulkan permintaannya untuk membawa pemain “27 Steps of May” itu. Reza mengatakan keputusan produser itu merupakan langkah yang berani.

“Saya mengapresiasi (keputusan) pak Manoj yang berani ambil keputusan itu. Kebayang, kalau lebih banyak produser yang berani ngambil risiko untuk menarik aktris yang biasa main film art house banget. Saya rasa warna film Indonesia akan lebih ‘gila’ lagi,” ujar pemain “My Stupid Boss” itu.

Reza mengatakan bekerja sama dengan Raihaanun merupakan kesempatan yang luar biasa. Haanun, menurut Reza, memberikan banyak energi positif selama proses syuting.

“Saya bersyukur bisa main sama dia. Saya percaya banyak (pihak) yang terkesima dengan penampilannya. Saat reading, dia membawa energi keterbukaan. Saya senang dengan artis yang tidak mengkritik karakter orang. Jadi, kami enggak perlu sibuk mengembangankan chemistry. Tapi, kami sibuk membangun scene by scene,” ujar Reza.

“Twivortiare” bercerita tentang Beno Wicaksono (Reza Rahadian), sang dokter bedah yang sangat sibuk berkarir, dan pegawai bank sukses Alexandra Rhea (Raihaanun) yang memutuskan untuk bercerai.

Setelah melewati dua tahun perceraian, Beno dan Alex kembali menikah dan berjanji untuk bersikap lebih dewasa, saling mengerti, dan mau mengalah. Mereka meyakini pandangan itu karena merasa masih saling mencintai. Tapi dalam perjalanan kehidupan berumah tangga itu, ada keraguan apakah sikap itu memang benar-benar cinta atau perasaan lain.

Selain Reza Rahadian dan Raihaanun, pemain lain yang terlibat dalam film “Twivortiare” adalah Denny Sumargo, Arifin Putra, Dimas Aditya, Citra Kirana, Boris Bokir, Ferry Salim, Aida Nurmala, Lydia Kandao dan Roy Marten. Demikian, seperti dikutip Antara. (lws)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending