Connect with us

JAWA BARAT

Keliru yang Membuat Prabowo Terharu

Published

on

Calon Presiden RI Prabowo Subianto

Indonesiaraya.co.id, Bandung – Saking banyaknya acara dan juga banyaknya undangan, membuat Staf Pak Pabowo ikut “error” dalam memberikan informasi acara.

Berdasarkan informasi dari stafnya, Pak Prabowo akan menghadiri acara untuk Wisuda Sekolah Tinggi Komunikasi (STIKOM), namun saat masuk ke gedung Sabuga – Bandung, ternyata Pak Prabowo harus memberikan orasi ilmiah untuk acara wisuda Stikes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Dharma Husada Bandung.

Namun siapa duga, justru karena salah info itulah, di awal orasi Pak Prabowo sempat terharu alias baper karena teringat ibundanya yg berprodesi sebagai perawat.



Di Acara Wisuda, Prabowo Berkisah tentang Sosok Ibundanya

“Saya sangat mencintai ibu saya yang pernah berprofesi sebagai perawat, dan saya kira anak-anak di sini semua mencintai orangtuanya. Meski saya dapat info acara yang salah namun saya senang, karena saya bisa memberikan orasi ilmiah sambil mengenang ibu saya,“ kata Pak Prabowo di hadapan sekitar 4000 wisudawan dan wisudawati dengan orangtuanya, dan juga para mahasiswa serta para undangan lainnya, Rabu (19/9/2018).

Lebih lanjut Pak Prabowo mengatakan, sebagai tentara saya merasa pentingnya seorang tenaga paramedis. Bahkan orang yg paling dicari-cari di di dunia ini adalah orang kesehatan.

“Tadinya saya gak bisa hadir, karena acara banyak sekali. Saya semalam sampai jam 12 bersama para pimpinan buruh. Tapi bagi saya perguruan tinggi penting sekali, karena perguruan tinggi itu masa depan bangsa. Kalau saya nggak menghargai undangan perguruan tinggi berarti saya tdk punya perhatian pada kader-kader bangsa,“ tutur Pak Prabowo mengawali orasinya.

Dalam kesempatan itu, Pak Prabowo juga menyampaikan keinginannya untuk mendirikan akademi perawat demi utk menghormati dan mengenang ibunda tercinta. (nsd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAWA BARAT

Bawaslu Depok Klarifikasi Mutasi Puluhan ASN, Ada Apa Nih?

Published

on

Wali Kota Depok, Mohammad Idris. (Foto : Instagram @idrisashomad)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok, Jawa Barat memanggil Wali Kota Depok Mohammad Idris, untuk dimintai keterangannya terkait dengan pelaksanaan mutasi dan rotasi 39 pejabat di lingkungan pemerintah setempat.

“Kami meminta penjelasan dari Wali Kota Depok Mohammad Idris mengapa melantik pejabat, apa alasannya?,” kata Ketua Bawaslu Kota Depok Luli Barlini, dalam keterangannya, Kamis (2/7/2020).



Pemanggilan tersebut penting karena dalam dalam Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71 Ayat 2 yang berbunyi Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Wali Kota atau Wakil Wali Kota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon, sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari menteri.

Hal itu karena pilkada serentak 2020, termasuk di Depok dijadwalkan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Sedangkan Koordinator Divisi Hukum, Data Informasi dan Humas Bawaslu Kota Depok, Andriansyah mengatakan, pihaknya melakukan pemanggilan tersebut untuk melakukan klarifikasi.

“Mutasi dan rotasi di kalangan ASN Depok apakah itu sesuai atau tidak, atau ada konfirmasi lain terkait pergantian pejabat itu,” katanya.

Pihaknya ingin mengonfirmasi masalah itu agar jelas dan tidak menjadi bahan pertanyaan di masyarakat. “Kami menjalankan fungsi pengawasan sesuai undang-undang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri yang datang ke Bawaslu mewakili Wali Kota M.Idris menegaskan, pelantikan terhadap 39 ASN telah disetujui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kami tidak berani kalau tidak ada persetujuan dari pemerintah  pusat. Dalam hal ini dari Pak Mendagri. Kami tahu aturan kok,” ujarnya.

Menurut Supian, pengajuan pelantikan ASN kepada pemerintah pusat dilakukan sejak Februari 2020 setelah disetujui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Pertimbangan dari sana, kami hanya mengusulkan mengingat masih ada posisi yang kosong. Apalagi saat ini kita menghadapi pandemi Covid-19, demi efektivitas kinerja posisi kosong tersebut harus diisi,” tuturnya.

Dengan pelantikan ini masih ada beberapa posisi yang kosong. Seperti jabatan Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) atau Kepala Bidang (Kabid) Aplikasi dan Informatika (Aptika) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). “Serta beberapa jabatan pengawas juga masih kosong. Kami coba isi nanti,” ujarnya.

Sebelumnya,  Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tumpak Haposan Simanjuntak mengatakan, pihaknya banyak menerima aduan soal ketidaknentralan aparat sipil negara (ASN) yang tidak ditindaklanjuti oleh kepala daerah.

Aduan ini disampaikan oleh Komisi ASN (KASN) yang telah menindaklanjuti kasus ketidaknetralan tersebut. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA BARAT

PUPR Minta Pembangunan Bendungan Cipanas Lebih Cepat

Published

on

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta pembangunan Bendungan Cipanas selesai lebih cepat. (Foto : Instagram @kemenpupr)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, meminta pembangunan Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang selesai lebih cepat dalam rangka mendukung ketahanan air dan pangan nasional.



Progres pekerjaan fisik Bendungan Cipanas saat ini mencapai 59,72 persen dengan target penyelesaian pada akhir 2022.

“Berdasarkan laporan jadwal pelaksanaan, bendungan direncanakan selesai 2023. Namun hari ini saya minta agar pelaksanaan pekerjaan bisa dipercepat dan diselesaikan lebih cepat, yakni pada 2022” kata Basuki Hadimuljono melalui siaran pers yang diterima pada Kamis (2/7/2020).

Bendungan Cipanas mulai dikerjakan sejak 2017 dengan masa pelaksanaan hingga 2021. Bendungan yang termasuk salahsatu Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional ini memiliki daya tampung cukup besar yakni 250 juta m3.

Dengan daya tampung sebesar itu, Bendungan Cipanas akan mampu mengairi jaringan irigasi seluas 7. 432 hektar untuk lahan pertanian di Kabupaten Sumedang dan sebagian Kabupaten Indramayu.

Diharapkan suplai air irigasi dari Bendungan Cipanas dapat membantu petani meningkatkan intensitas tanamnya jika dibandingkan dengan metode tadah hujan yang hanya satu kali dalam setahun.

Bendungan ini merupakan tipe urugan batu inti tegak yang dilengkapi dengan terowongan pengelak sepanjang 400 meter. Sumber air berasal dari Sungai Cipanas yang merupakan bagian dari Satuan Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung dengan luas lahan dibutuhkan seluas 1.703 hektar.

Bendungan multifungsi ini juga memiliki fungsi lain untuk memenuhi kebutuhan air baku dengan kapasitas sebesar 850 liter per detik dan berpotensi menjadi sumber Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) sebesar 3 MW.

Bendungan dengan total luas genangan 1.315 hektar ini juga akan dimanfaatkan sebagai tampungan air pengendali banjir untuk wilayah Indramayu dan sekitarnya karena mampu mengurangi debit banjir sebesar 250 m3/detik serta memiliki potensi untuk wisata.

Biaya pembangunan bendungan sebesar Rp1,3 triliun bersumber dari APBN yang dilaksanakan dengan dua paket konstruksi. Paket pertama dikerjakan oleh PT. Wijaya Karya – PT. Jaya Konstruksi KSO. Sementara paket 2 dikerjakan PT. Brantas Abipraya (Persero). (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Nah, Kang Emil Minta Semua Penonton Rhoma Irama agar Ikut Rapid Test

Published

on

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto : Instagram @ridwankamil)

Indonesiaraya.co.id, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi langkah Gugus Tugas Covid-19, Kabupaten Bogor, yang memanggil penyelenggara konser dangdut Rhoma Irama

Pria yang biasa disapa kang Emil itu pun meminta agar para penonton yang hadir dalam konser mengikuti rapid test untuk memastikan tidak ada penularan Covid-19.

“Bu bupati (Kabupaten Bogor) sudah menyampaikan akan rapid test, itu sudah benar,” ujar Emil saat ditemui setelah menghadiri perayaan HUT ke-74 Bhayangkara di Polda Jabar.



Baca : Surya Minta Maaf, Pengundang Rhoma Nyanyi Diperiksa di Kantor Bupati

Emil meminta masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan membantu seluruh pihak yang saat ini tengah berupaya keras untuk melawan virus corona.

“Coba bayangkan, kalau setiap ada kerumunan harus rapid test repot kan, kasihanilah kami-kami, aparat pemimpin yang sedang mengatur proses ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Emil.

Ia juga mengingatkan seluruh pemimpin di daerah, untuk benar-benar memahami situasi saat ini sebelum memberikan izin keramaian.

“Acara musik ini banyak pelanggarannya, banyak orang berdesak-desakan, teriak-teraik, itu seharusnya sudah dihitung, musik di luar (outdoor) pasti emosi warga kan terbawa,” lanjutnya, seperti dikutip Hallobogor.com. (*/hal)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017