Connect with us

DIGITAL

M Alfatih Timur, Mahasiswa Tukang Demo yang jadi CEO Kitabisa.com

Published

on

Alfatih Timur, CEO Kitabisa.com.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pendiri situs donasi dan penggalangan dana kitabisa.com M Alfatih Timur menjadi salah satu pembicara dalam SUNFEST (Sustainability Festival) 2018 yang diadakan di Tangerang, Rabu (19/9/2018).

Dalam acara tersebut, pria yang akrab disapa Timmy ini mengisahkan perjalanan hidupnya, mulai dari menjadi aktivis saat duduk di bangku kuliah, hingga berhasil mendirikan situs yang kini menjelma sebagai platform penggalangan dana terbesar di Indonesia.

“Saya itu waktu SMA nerd orangnya,” ucap Timmy mengawali ceritanya.

Timmy mengatakan “kecupuannya” saat SMA itu tidak lepas dari statusnya sebagai siswa akselerasi. Di usianya yang saat itu baru 15 tahun, dia sudah harus berdampingan dengan siswa-siswi yang usianya dua tahun di atas dirinya.

Karakter “cupu” yang melekat pada dirinya mulai berubah saat pemuda asal Padang itu duduk di bangku perkuliahan. Selain menimba ilmu di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Timmy juga aktif di beberapa kegiatan organisasi kampus, termasuk bergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa.

“Pesan orang tua saya itu perbanyak teman dan aktif di organisasi, itu yang akhirnya saya lakukan,” ungkap Timmy.

Hari-hari Timmy kemudian banyak diisi dengan diskusi-diskusi bertema isu sosial dan politik. Pria yang berasal dari keluarga dokter itu juga kerap turun ke jalan menyuarakan aspirasi rakyat.

Timmy mengaku setidaknya tiap dua kali dalam sebulan dia dan teman-temannya melakukan aksi demonstrasi.

Timmy mengatakan menjadi aktivis kampus merupakan masa-masa dimana dirinya mencari makna hidup. Dia menyadari bahwa sebenarnya banyak masyarakat, terutama di lapisan bawah yang mengalami berbagai tekanan hidup, tetapi mereka tidak memiliki kemampuan untuk menyuarakan aspirasinya.

“Mahasiswa itu walaupun sok tahu, tapi mereka punya nurani, lihat kemiskinan, kelaparan mereka langsung demo,” ucapnya.

Mendirikan situs kitabisa.com

Ketertarikan Timmy dengan dunia sosial entrepreneurship mulai tumbuh saat dirinya bekerja dengan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Rhenald Kasali.

Di bawah bimbingan seorang profesor ternama, pria berkacamata itu mendapatkan banyak ilmu, termasuk ilmu bisnis di dunia wirausaha sosial.

Untuk memperluas wawasannya, Timmy sering menonton berbagai video di YouTube, termasuk video podcast tentang penggalangan dana (crowdfunding). Dari situlah dia mendapatkan ide untuk membuat sebuah situs sebagai wadah untuk melakukan kegiatan penggalangan dana.

“Aksi crowdfunding ini sudah banyak di luar negeri, tapi di Indonesia sepertinya belum ada. Akhirnya saya bikin konsepnya (kitabisa.com) itu pada 26 Desember 2012,” kata pria kelahiran 27 Desember 1991 tersebut.

Setelah situs kitabisa.com berhasil dibuat, Timmy mulai melakukan sosialisasi ke berbagai kampus, berharap situsnya bisa cepat dikenal publik dan mulai dimanfaatkan.

Namun usahanya itu tidak langsung berbuahkan hasil. Timmy mengaku pada dua tahun pertama, situs kitabisa.com mengalami stagnansi, tidak ada donasi yang berhasil dihimpun. Tetapi hal itu tidak membuatnya langsung patah semangat.

Berbekal sisa uang pernikahan yang dia miliki, Timmy terus melakukan perbaikan sekaligus peningkatan pada situsnya. Usahanya itu akhirnya tidak sia-sia. Timmy berhasil menggandeng investor untuk mengembangkan bisnisnya.

Kini kitabisa.com menjadi situs yang paling sering digunakan masyarakat Indonesia untuk melakukan kegiatan penggalangan dana. Sebanyak 936.720 orang telah bergabung dengan situs kitabisa.comdengan total donasi yang tersalurkan sebesar Rp376.951.473237.

“Indonesia itu adalah negara nomor dua yang paling dermawan di dunia. Nomor satu Myanmar dan nomor tiga Kenya,” pungkas Timmy. Demikian, seperti dikutip Antara. (ftr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DIGITAL

WhatsApp Balap Facebook Jadi Aplikasi Seluler Paling Populer di Dunia

Published

on

WhatsApp memiliki 1,5 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia pada awal tahun lalu, sementara Facebook mencapai 2 miliar pengguna pada 2017.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Platform perpesanan milik Facebook, WhatsApp, baru-baru ini dilaporkan telah melampaui aplikasi inti perusahaan induknya, Facebook, dalam hal popularitas global.

Menurut laporan tahunan terbaru dari State of Mobile yang disusun oleh perusahaan riset App Annie, pengguna aktif bulanan WhatsApp menduduki metrik kunci yang sama dengan Facebook untuk pertama kalinya pada September 2018.

Sejak saat itu, dikutip dari Phone Arena, Jumat (19/1/2019), Facebook tampaknya tidak mampu mendapatkan kembali posisinya yang dominan di perangkat seluler dunia. Meskipun, perbedaan jumlah pengguna antara WhatsApp dan Facebook tidak diungkapkan.

Mark Zuckerberg dulunya suka memamerkan jumlah pengguna dan pencapaian dari setiap produk jejaring sosial di bawah payung Facebook, namun pernyataan seperti itu semakin jarang dalam beberapa tahun terakhir.

Secara resmi, WhatsApp memiliki 1,5 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia pada awal tahun lalu, sementara Facebook mencapai 2 miliar pengguna pada 2017.

Meskipun Facebook semakin terfokus pada seluler, jumlah pengguna sebagian besar berasal dari desktop.

Secara keseluruhan, Facebook berhasil mengalahkan WhatsApp dalam hal jumlah rata-rata pengguna ponsel bulanan pada tahun 2018.

Namun, mengingat tingkat pertumbuhan keduanya yang tinggi baru-baru ini, WhatsApp diperkirakan akan dapat dengan mudah mengkonsolidasikan posisi pertamanya tahun ini.

Di Amerika Serikat, WhatsApp terus berjuang untuk dapat diadopsi dalam skala besar bukan peringkat di antara sepuluh aplikasi seluler teratas negara tersebut pada tahun 2018.

Facebook dan Facebook Messenger menduduki puncak popularitas di AS. Hal ini mengonfirmasi bahwa Mark Zuckerberg berada di puncak dunia, terlepas dari skandal privasi yang terjadi akhir-akhir ini. Demikian, seperti dikutip Antara. (ari)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Facebook akan Gelontorkan Ratusan Juta Dolar untuk Berita Lokal

Published

on

Facebook menyatakan investasi waktu dan uang ini merupakan ekspansi yang signifikan untuk membantu media di Amerika Serikat dan dunia.

Indonesiaraya.id, Jakarta – Facebook Inc selama tiga tahun ke depan akan mengucurkan dana sebesar 300 juta dolar untuk media lokal secara global demi menyelamatkan bisnis media.

Facebook menyatakan investasi waktu dan uang ini merupakan ekspansi yang signifikan untuk membantu media di Amerika Serikat dan dunia untuk membangun model bisnis yang berkelanjutan, seperti dikutip dari Reuters.

Tahap pertama investasi ini akan digunakan untuk mendorong para penerbit mempercayai distribusi berita mereka melalui Facebook.

“Kami terus berjuang mengatasi berita palsu, misinformasi, dan berita berkualitas rendah di Facebook,” kata Wakil Direktur Kemitraan Pemberitaan Global, Campbell Brown.

“Tapi, kami juga punya kesempatan dan tanggung jawab untuk membantu organisasi berita lokal untuk tumbuh dan berkembang,” kata dia.

Ronde pertama pendanaan ini akan membantu pelaporan berita lokal, riset bagaimana teknologi memperbaiki perngumpulan informasi dan membuat produk baru, serta merekrut jurnalis komunitas.

Penerima bantuan dana ini antara lain adalah Pulitzer Center, Report for America, Knight-Lenfest Local News Transformation Fund, Local Media Association and Local Media Consortium, American Journalism Project dan Community News Project.

Desember lalu, Facebook mengumumkan investasi 6 juta dolar di media lokal di Inggris Raya. Demikian, seperti dikutip Antara. (nat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Penyebar Ujaran Kebencian Dijerat UU ITE

Published

on

Kapolda Kalbar, Irjen (Pol), Didi Haryono.

Indonesiaraya.co.id, Pontianak – Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Didi Haryono menyatakan, pihaknya menjerat Suh salah seorang warga Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau, sebagai pelaku penyebar ujaran kebencian dengan UU Internet dan Transaksi Elektronik.

Pelaku bisa ditahan dan dikenakan UU ITE, dan bisa diancam hukuman di atas lima tahun kurungan penjara dan didenda Rp1 miliar,” kata Didi Haryono di Pontianak, Rabu (16/1/2019).

Ia menjelaskan, pihaknya tidak main-main dalam kasus pelanggaran UU ITE atau penyebar ujaran kebencian tersebut.

“Sehingga saya imbau masyarakat atau pengguna media sosial seperti Facebook, untuk berhati hati dalam memposting sesuatu hal. Kaji dulu, jangan langsung di forward ulang apa yang didapat dari akun facebook orang lain tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Suh pelaku penyebar ujaran kebencian itu, diamankan oleh anggota Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalbar yang dibantu oleh Satreskrim Polres Sanggau Jumat (11/1) di kediamannya.

Suh diamankan karena diduga membagikan, menyiarkan atau “memposting” seorang pejabat negara yang bermuatan ujaran kebencian, melalui media sosial Facebook.

Data Polda Kalbar, mencatat kasus pelanggaran ITE yang bersifat provokasi, penyebar hoaks, dan ujaran kebencian, seperti yang menjerat warga Sanggau itu, bukan kali pertamanya diungkap polisi.

Tercatat tahun 2018 lalu, khusus Polresta Pontianak saja, ada sekitar tujuh kasus yang sudah diproses hingga ke meja hijau. Kapolda Kalbar, Irjen (Pol), Didi Haryono.. (and)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending