Connect with us

HEALTH

Manfaat Cranberry bagi Kulit dan Rambut

Published

on

Vitamin yang terkandung dalam cranberry, khususnya vitamin C dapat mencegah rambut beruban sebelum waktunya dan menjaga kesehatannya.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Cranberry ternyata memiliki banyak manfaat untuk kulit dan rambut. Bahkan hampir semua produk kecantikan, kini mengandung sari buah berwarna merah tersebut.

Berikut ini adalah beberapa manfaat cranberry untuk kulit dan rambut, dikutip dari laman Boldsky, Kamis (14/2/2019).

Untuk kulit :

1. Mengobati jerawat dan bekasnya

Cranberry sangat membantu melawan jerawat dan bekasnya. Buah ini memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jamur yang membantu menenangkan kulit dan menghilangkan bakteri penyebab jerawat. Cranberry mengandung vitamin C yang membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas dan membersihkan kulit.

Oleskan jus cranberry menggunakan kapas ke kulit yang berjerawat, tunggu 20 menit dan bilas dengan air.

2. Mengelupas kulit

Cranberry bersifat asam, hal tersebut berfungsi membersihkan sel-sel kulit mati. Buah ini juga dapat meresap jauh ke dalam kulit dan menghilangkan racun dari kulit serta membantu kulit untuk mengelupas.

3. Membuat kulit kencang

Cranberry kaya akan vitamin A dan C yang membantu meningkatkan produksi kolagen, protein yang berfungsi menjaga elastisitas kulit. Kolagen membuat kulit tetap kencang sehingga terlihat awet muda.

4. Agen anti-penuaan

Memiliki kandungan vitamin C, B3 dan B5, cranberry mampu membantu melawan penuaan dini. Antioksidan yang hadir di dalamnya membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas sehingga bisa mengurangi garis-garis halus dan kerutan pada wajah.

5. Membuat kulit bersinar

Cranberry mampu mempromosikan sel-sel kulit yang sehat dan melawan kerusakan akibat radikal bebas. Sel kulit mati dan radikal bebas akan membuat kulit terlihat kusam, di sinilah cranberry membantu mencerahkan kulit Anda dan membuatnya bersinar serta sehat.

Untuk rambut :

1. Membantu pertumbuhan rambut

Cranberry dapat membantu memfasilitasi pertumbuhan rambut. Buah ini memiliki vitamin A dan C yang dapat mendorong pertumbuhan rambut.

2. Mengobati ketombe

Bakteri dan kulit berminyak adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan ketombe. Cranberry dapat melawan kedua masalah ini. Sifat anti-bakterinya menjaga dan mengendalikan kelebihan minyak. Karena itu, cranberry bermanfaat untuk mengobati ketombe.

3. Melembabkan kulit kepala

Kulit kepala yang kering dapat menyebabkan gatal dan kerak. Cranberry memiliki kandungan air yang tinggi dan membantu menjaga kulit kepala tetap lembab dan terhidrasi.

4. Memperbaiki kerusakan rambut

Vitamin C yang terkandung dalam cranberry adalah antioksidan yang dapat memperbaiki folikel rambut yang rusak. Dengan demikian hal ini berfungsi untuk memperbaiki rambut yang rusak dan membuat sehat serta kuat.

5. Mencegah rambut beruban

Vitamin yang terkandung dalam cranberry, khususnya vitamin C dapat mencegah rambut beruban sebelum waktunya dan menjaga kesehatannya. Demikian, seperti dikutip Antara. (mar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HEALTH

Durasi Keramas Ideal agar Kepala Tidak Gatal

Published

on

Frekuensi keramas disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rambut orang. Begitupula, pemijatan lembut untuk menguatkan akar rambut.

Indonesiaraya.co.id, Tangerang – Kegiatan keramas semestinya berlangsung tiga hingga lima menit agar tidak terdapat sisa partikel yang menyebabkan kulit kepala gatal, demikian disampaikan pakar perawatan kulit PT Paragon Technology & Innovation Meti Fatmawati di Tangerang, Senin (15/4/2019).

“Jika keramas terlalu lama, banyak partikel yang dapat mengendap di rambut. Jika partikel itu terlalu lama bertahan di rambut, justru rambut akan lepek.” kata Meti.

Meti juga menyarankan frekuensi keramas disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rambut orang. Begitupula, pemijatan lembut untuk menguatkan akar rambut.

Pembilasan rambut, lanjut Meti, perlu dipastikan secara menyeluruh agar busa sampo tidak tertinggal di rambut. Busa sampo menyebabkan rambut lepek dan kulit kepala terasa gatal.

“Selepas keramas, pembilasan harus sempurna. Jadi, penyebab rambut lepek atau kadang ada putih-putih itu berasal dari residu atau busa sampo yang belum dibilas. Sisa busa itu menumpuk dan menyebabkan gatal,” kata Meti.

“Kadang pakai sampo beberapa hari masih ada putih-putih. Itu belum tentu ketombe. Pembentukan ketombe enggak terjadi secara cepat. Jadi, pastikan busa ketika keramas tidak ada lagi di rambut,” ujarnya, seperti dikutip Antara. (lws)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HEALTH

Cahaya Biru Smartphone Bisa Sebabkan Kebutaan?

Published

on

Perangkat elektronik termasuk smartphone, tablet, TV LCD dan laptop memancarkan cahaya biru dalam jumlah yang tidak berbahaya bagi retina atau bagian mata lainnya.

Indonesaiaraya.co.id, Jakarta – Beberapa orang menganggap cahaya biru smartphone atau perangkat elektronik bisa menyebabkan mata buta. Benarkah anggapan itu menurut ahli kesehatan?

David Ramsey, seorang spesialis penyakit retina dan direktur Ophthalmic Research at the Lahey Hospital and Medical Center, seperti dilansir dari Medical Daily, Minggu (14/4/2019), mengatakan perangkat elektronik termasuk smartphone, tablet, TV LCD dan laptop memancarkan cahaya biru dalam jumlah yang tidak berbahaya bagi retina atau bagian mata lainnya.

Namun dia tak menampik cahaya biru bisa menyebabkan kerusakan tetapi ketika berbagai sel dalam tubuh terkena secara berlebihan.

“Cahaya biru ini tidak mungkin menimbulkan bahaya fisik pada retina, tidak berbahaya bagi retina karena jumlah cahaya yang dipancarkan. Sumber cahaya biru industri sengaja disaring atau dilindungi untuk melindungi penggunanya,” kata dia.

Namun Ramsey memperingatkan meski tidak berbahaya, perangkat seluler dan elektronik masih dapat memengaruhi kesehatan Anda.

Paparan cahaya buatan saja dapat mengubah jam sirkadian atau jam tubuh internal, yang mengganggu tidur dan siklus lainnya dalam tubuh.

Dia mengungkapkan tidak ada bukti yang mendukung penggunaan lensa penghalang cahaya biru untuk melindungi kesehatan retina. Beberapa produsen mendapat denda karena klaim menyesatkan tentang jenis lensa tersebut.

Perangkat yang dapat memancarkan cahaya biru intensitas tinggi misalnya senter militer dan lampu genggam lainnya. Melihat langsung pada produk konsumen berdaya tinggi ini dapat berpotensi berbahaya bagi mata. Demkian, seperti dikutip Antara. (lws)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HEALTH

Nokturia, Penyebab Orang Sering Berkemih Malam Hari

Published

on

Nokturia, merupakan suatu kondisi orang terbangun pada malam hari karena harus buang air kecil.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Apakah Anda seringkali terbangun dua hingga enam kali dalam semalam hanya untuk buang air kecil atau berkemih? Jika iya, boleh jadi Anda mengalami kondisi nokturia yang mengganggu jam istirahat tubuh.

Lantas, apa itu nokturia? Nokturia merupakan suatu kondisi orang terbangun pada malam hari karena harus buang air kecil. Penyebab umum nokturia antara lain asupan cairan yang tinggi, obstruksi kandung kemih, dan gangguan tidur lain.

Seperti dilansir Medical News Today, Senin (8/4/2019), nokturia dapat menjadi tanda gangguan kondisi kesehatan lain, termasuk prolaps kandung kemih, tumor kandung kemih atau prostat, dan gangguan lain yang mempengaruhi kontrol sfingter (otot yang mencegah aliran balik makanan dan asam dari perut ke dalam esofagus).

Wanita hamil, penderita gagal jantung atau hati, dan diabetes juga mungkin mengalami nokturia.

Seiring bertambahnya usia, tubuh kita menghasilkan lebih sedikit hormon antidiuretik yang memungkinkan kita untuk menahan cairan. Kehilangan hormon antidiuretik menyebabkan produksi urin lebih banyak pada malam hari.

Orang tua cenderung kehilangan kemampuan menahan kemih dan memiliki masalah medis yang berdampak pada kandung kemih.

Sebuah jajak pendapat National Sleep Foundation pada 2003 menunjukkan sekitar dua pertiga responden berusia antara 55 dan 84 tahun mengalami nokturia setidaknya beberapa malam per minggu. Demikian, seperti dikutip Antara. (lws)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending