Connect with us

DIGITAL

Menkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Hoax Terkait Putusan Sidang MK

Published

on

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan berita bohong dan hoax saat pengumuman hasil sidang oleh Mahkamah Konstitusi (MK).”Tugas kita sama-sama, tidak perlu berandai-andai, kita jaga dunia maya, jangan memantik hoax yang berkaitan dengan hasil pemilu dan juga jangan mengedarkan hoax,” kata Rudiantara ditemui di halaman Istana Negara, Jakarta, Senin, 24 Juni 2019.

Menurut Rudiantara, menjelang pembacaan hasil sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 oleh MK, pemerintah menyiapkan strategi untuk menangkal penyebaran hoax.MK pun memajukan jadwal pembacaan putusan untuk perkara perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) 2019, yang semula dijadwalkan pada Jumat, 28 Juni 2019 menjadi Kamis, 27 Juni 2019.Jadwal pembacaan putusan akan digelar pada pukul 12.30 WIB.

Selain itu, Rudiantara menjelaskan seluruh masyarakat bertanggung jawab untuk turut menjaga dunia maya dari kabar bohong.Baca juga: Sidang Sengketa Pilpres, Menkominfo Isyaratkan Tak Batasi MedsosDengan peran serta dan tanggung jawab dari masyarakat untuk tidak menyebar hoax, maka pemerintah tidak perlu membatasi lalu lintas data di media sosial melalui internet dalam mencegah penyebaran hoax maupun berita bohong.Sebelumnya pada 22 Mei 2019, pemerintah membatasi akses data di media sosial untuk mencegah penyebaran kabar hoax dan kabar bohong mengenai hasil Pemilu. Hal itu meminimalisasi provokator menyebarkan gambar-gambar, meme, maupun video yang dapat membuat suasana memanas. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

DIGITAL

Apple Mulai Memproduksi Kacamata Pintar

Published

on

Kacamata AR Apple hanya akan dibekali layar, sensor kamera, dan elektronik konektivitas nirkabel.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Sebuah sumber informasi yang andal mengklaim bahwa Apple memulai produksi kacamata dalam proyek augmented bernama Project StartBoard akhir tahun ini, dan akan meluncurkan perangkat tersebut pada kuartal kedua tahun 2020.

Analis Apple Ming-Chi Kuo–yang hampir selalu tepat dengan prediksinya–telah mengonfirmasi ini pada laporan kepada kliennya di TF International Securities. Kuo menyebutkan penyedia sasis kacamata itu adalah perusahaan China Changying Precision.

Kuo telah memperkirakan kedatangan kacamata pada tahun 2020 untuk sementara ini, mengutip sumber-sumber di dalam rantai pasokan Apple, sebagaimana dilansir dari Bloomberg, Jumat.

Dalam laporan itu, Kuo mengatakan bahwa kacamata tidak akan memiliki prosesor grafis atau CPU sendiri, tapi terhubung dengan iPhone untuk mendorong pengalaman AR (augmented reality).

Kacamata AR Apple hanya akan dibekali layar, sensor kamera, dan elektronik konektivitas nirkabel, membuatnya lebih ringan dan lebih hemat daya baterai daripada Hololens 2 dan kacamata AR lainnya.

Selain itu, kacamata ini kabarnya akan lebih murah daripada kompetitor. Kuo kembali menegaskan detail ini dalam laporan barunya.

Menurut Kuo, Apple sudah berencana membuat kacamata pintar tahun lalu ketika mereka mengakuisisi Akonia Holographics, sebuah startup berbasis di Colorado dengan lebih dari 200 paten untuk membuat “lensa kaca pintar transparan yang tipis, penuh warna, dan cerah, serta gambar dengan sudut pandang luas.

Pembelian itu adalah yang terakhir dari garis panjang akuisisi terkait AR yang telah meletakkan dasar untuk membuat kacamata AR menjadi mungkin. “Dan kita sudah tahu bahwa CEO Tim Cook percaya bahwa AR akan menjadi besar dan bahwa dia menyinggung beberapa proyek AR di bawah lini Apple,” katanya. Demikian, seperti dikutip Antara. (sry)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Google akan Luncurkan Jam Tangan Pintar Saingi Apple

Published

on

Google akan mengumumkan pengembangan smartphone 5G, memperkenalkan dua ponsel 4G Pixel baru, dan mungkin sebuah jam tangan pintar (smartwatch).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Google telah mulai menguji produk smartphone 5G yang mungkin akan diluncurkan segera minggu depan, sebagai bagian ekspansi agresifnya untuk mencuri pasar dan mengikat konsumen ke layanan pencarian dan komputasi awan (cloud).

Dalam peluncuran produk baru 15 Oktober nanti, Google akan mengumumkan pengembangan smartphone 5G, memperkenalkan dua ponsel 4G Pixel baru, dan mungkin sebuah jam tangan pintar (smartwatch) dan laptop baru, kata sumber terpercaya kepada Nikkei Asian Review.

Gadget berteknologi tinggi seperti ini adalah inti dari strategi Google untuk memikat konsumen dengan perangkat keras merek sendiri dan dengan demikian memadukannya semakin dekat dengan mesin pencari yang dikenal lebih baik dan perangkat lunak yang digerakkan oleh kecerdasan buatan.

“Dua [Pixel 4] smartphone sudah memasuki produksi massal dan akan siap dikirim setelah [produk baru] Google diluncurkan minggu depan,” kata salah satu dari beberapa sumber yang dekat dengan situasi tersebut.

“Google juga sedang mengerjakan versi dengan teknologi 5G, yang sedang dalam uji produksi,” katanya.

Jika Google benar sedang membuat smartphone 5G, berarti menjadi perusahaan AS pertama yang masuk ke pasar ponsel 5G sekaligus menghadirkan tantangan langsung bagi Apple dan produsen ponsel terkemuka lainnya seperti Samsung dan Huawei, demikian mengutip Nikkei Asian Review, Jumat.

Selain Google, Microsoft juga telah masuk kembali ke pasar ponsel dengan produk sendiri berlayar lipat, Surface Duo, pekan lalu.

Itu merupakan kembalinya Microsoft ke pasar smartphone setelah sempat mengakuisisi Nokia dan kurang sukses hingga memilih tiarap pada 2016.

Google tidak merahasiakan tujuannya untuk masuk ke pasar perangkat keras meskipun percepatan yang jelas dari rencana investasinya, dikombinasikan dengan kantong dalam perusahaan, akan meningkatkan tekanan pada pesaing.

Alphabet, perusahaan induk Google, memiliki sekitar 117 miliar dolar dalam bentuk tunai, sementara Apple 102 miliar dolar.

“Menyatukan perangkat lunak dan perangkat keras … memang memiliki banyak nilai sinergis … dan cara utama untuk melakukannya hari ini untuk produk [pencarian dan perangkat lunak] inti kami adalah dengan menggunakan perangkat keras,” CEO Google Sundar Pichai, mengatakan kepada analis di konferensi bulan Februari.

Sebagai pendatang baru di pasar ponsel pintar global, seri telepon Pixel Google masih memiliki pangsa pasar kurang dari 0,5 persen. Tapi itu tumbuh secara eksponensial. Tahun ini perusahaan menargetkan mengirimkan sebanyak 10 juta ponsel, kata sumber, lebih dari dua kali lipat capaian tahun lalu.

Model 5G Google saat ini sedang diuji coba diproduksi di China. Tetapi untuk menghindari tarif AS dari sengketa perdagangan China, dan untuk mencari tenaga kerja yang lebih murah, semua produksi Google yang ditujukan untuk AS pada akhirnya akan dilakukan di luar China.

Opsi utama adalah fasilitas Vietnam yang siap pada akhir tahun, seperti yang dilaporkan Nikkei Asian Review.

Google akhirnya dapat memutuskan untuk meluncurkan model 5G baru pada musim semi tahun depan, kata sumber itu, bersamaan dengan rilis telepon Pixel yang murah.

Tetapi tanggal rilis itu masih akan menempatkan Google di depan Apple dalam perlombaan untuk memproduksi ponsel 5G generasi berikutnya.

Handset Google 5G akan datang dengan platform seluler Snapdragon 855, yang dibuat oleh pembuat chip Qualcomm, sumber menambahkan.

Sementara itu seri Pixel 4 andalan baru akan menampilkan layar dioda pemancar cahaya organik canggih, seperti iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max, model premium Apple yang diluncurkan pada bulan September. Demikian, seperti dikutip Antara. (sry)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Jelang Pelantikan Presiden, Menkominfo Imbau Masyarakat Jauhi Hoaks

Published

on

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Menjelang pelantikan presiden pada 20 Oktober, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengimbau masyarakat untuk menjauhi hoaks.

“Saya berharap kita punya presiden yang mau dilantik kita dukung, ngapain bikin hoaks juga. Lebih baik kita bersatu,” ujar Rudiantara di Jakarta, Kamis.

Rudiantara mengatakan hoaks ada yang bersifat disinformasi, ada pula yang memprovokasi, menghasut, bahkan mengadu domba.

“Kalau hoaks setiap hari ada dan tiap hari juga kita pantau,” kata dia.

Terkait dengan hoaks yang menyebar ketika unjuk rasa terjadi pada akhir September lalu, Rudiantara mengatakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan take down ratusan ribu URL yang digunakan untuk menyebarkan hoaks.

“Ada puncaknya sehari 270 ribu lebih ya itu paling tinggi. Tanggal 25 September itu paling tinggi 270 ribu lebih URL yang dipakai untuk menyebar hoaks,” ujar Rudiantara.

Saat ditanya apakah Kominfo akan melakukan kontrol atau pembatasan akses internet untuk mengantisipasi penyebaran hoaks saat pelantikan presiden nanti, Rudiantara tidak mau berandai-andai.

“Kita berfikirnya positif. Kita jangan berandai-andai terus,” ujar dia.

Mengenai buzzer, menurut Rudiantara, tidak ada yang salah dengan buzzer, sebab di undang-undang tidak ada larangan menjadi buzzer, namun dilarang adalah kontennya yang melanggar undang-undang. Demikian, seperti dikutip Antara. (arm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending