Connect with us

HUKUM

Narkoba Bukan Hal yang Main-main, Keterlibatan Aparat Juga Selalu Berulang

Published

on

Ilustrasi Obat Obatan. /Pixels.com/freestocks.org

INDONESIA RAYA – Fenomena baru sedang melanda jajaran kepolisian dimana pejabat Polri, yakni seorang Kapolsek perempuan memimpin anak buahnya melakukan “pesta” narkoba hingga mereka terciduk bareng.

Ind Police Watch (IPW) menilai, apa yang dilakukan Kapolsek wanita di Bandung itu adalah tantangan bagi kapolri baru Listyo Sigit Prabowo bahwa narkoba bukan hal main main lagi, tapi sudah menggerogoti jantung kepolisian dimana seorang Kapolsek perempuan tega teganya memimpin anak buahnya untuk narkoba bareng.

IPW melihat kasus polisi terlibat narkoba selalu berulang. Namun inilah yang pertama kali ada serombongan polisi ditangkap karena terlibat narkoba dan “pesta” narkoba itu dipimpin seorang Kapolsek wanita.



Ke 12 polisi yg menggunakan narkoba itu seperti gerombolan mafia narkoba yg sedang beraksi, yg dipimpin bosnya, seorang kapolsek wanita.

Bagaimana pun kasus yg sangat memalukan ini merupakan pukulan telak bagi polri, khususnya bagi kapolri baru.

BACA JUGA: Apakabarnews.com, media online yang menyajikan beragam berita dan informasi aktual seputar peristiwa politik, ekonomi, bisnis, dan nusantara.

IPW berharap kss ini diusut tuntas agar diketahui apakah ke 12 polisi itu merupakan bagian dari sindikat narkoba di Jawa barat atau hanya sekadar pemakai.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

HUKUM

Oknum Dosen Universitas Jember Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur

Published

on

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak. /Dok. Media Apakabar/m. Rifa'i Azhari

INDONESIA RAYA – Kepolisian Resor (Polres) Jember, Jawa Timur akhirnya resmi menetapkan oknum dosen Universitas Jember (Unej) berinisial RH sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

“Gelar perkara kasus itu dengan menghadirkan para pihak telah dilakukan hari ini dan dalam gelar perkara itu ada kesesuaian antara keterangan saksi dengan surat visum psikiatri, sehingga kami menetapkan tersangka,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember Iptu Diyah Vitasari di Mapolres Jember.

Penetapan tersebut juga didukung sejumlah barang bukti dan alat bukti juga menjadi dasar oknum dosen Unej RH sebagai tersangka. Yakni, keterangan saksi, surat visum obgyn dari Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi, bukti rekaman suara saat kejadian pelecehan seksual yang direkam korban, dan keterangan ahli.



Baca Juga: Inilah Enam Sinetron Televisi yang Layak Ditoton di Bulan Ramadhan, Termasuk ‘Ikatan Cinta’

Penetapan dilakukan setelah dilakukan gelar perkara dengan menghadirkan para pihak, Selasa, 13 April 202, ada kesesuaian antara keterangan saksi dengan surat visum psikiatri.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel Oknum Dosen Universitas Jember Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Ketimbang Getol Operasi Tangkap Tangan, Luhut Pandjaitan Sarankan Ini kepada KPK

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. /Instagram.com/@luhut.pandjaitan.

INDONESIA RAYA – Hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak seperti yang diharapkan.

Pasalnya tidak membuat orang kapok, justru KPK seharusnya mengedepankan upaya pencegahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan dalam Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK Tahun 2021-2022 di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 13 april 2021.



Baca Juga: Doa dan Keutamaan Sholat Tarawih Hari Ke-2 Puasa Bulan Ramadhan

“Maaf kalau saya bicara agar terbuka, OTT juga menurut saya buahnya tidak seperti yang kita harapkan, (apa) orang jadi kapok? Tidak juga, pencegahan ini yang menurut hemat saya yang perlu KPK dari awal selalu kedepankan,” kata Luhut.

Baca Juga: Masih Pandemi Covid-19, Berikut Ini 7 Tips Ikuti Tren Dekorasi Ruang di Ramadhan 2021

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikelKetimbang Getol Operasi Tangkap Tangan, Luhut Pandjaitan Sarankan Ini kepada KPK


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

KPK Periksa Sepuluh Saksi Dugaan Korupsi Stadion Mandala, Ini Daftar Lengkapnya

Published

on

Stadion Mandala Krida. /Instagram.com/mandala_krida

INDONESIA RAYA – KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memanggil sepuluh saksi dalam penyidikan dugaan korupsi dalam pembangunan Stadion Mandala Krida, dalam APBD Tahun Anggaran 2016-2017, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Demikian penjelasan, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin, 12 April 2021 Sepuluh saksi karyawan swasta, yakni Ingga Herlin, Kadarmanta Baskara Aji, Yulika Anggraini, Swen Spengler, Shaktyawan Yudha Prasmanto Ardhi Arief Azazie Zain, Eka Yulianta, Prambudi Setiono, Hardiman Aris, dan Soeharto.

Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilaksanakan di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY.



Baca Juga: Ini Maksud Pemkab Bogor Mengajak Kolaborasi Generasi Muda dalam Proyek Samisade

Disebutkan bahwa saksi Kadarmanta adalah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DIY tetapi dalam surat KPK, yang bersangkutan dipanggil dalam kapasitas sebagai karyawan swasta. Kadarmanta sebelumnya pernah diperiksa KPK, pada hari Rabu 24 Februari 2021.

Baca Juga: Pasca Pengambilalihan Hak Kelola TMII dari Yayasan Harapan Kita, Ini yang Dilakukan oleh Setneg

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel KPK Periksa Sepuluh Saksi Dugaan Korupsi Stadion Mandala, Ini Daftar Lengkapnya


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017