Partai Gerindra Minta Pemerintah Tidak Lengah soal Pelonggaran Penggunaan Masker

- 18 Mei 2022 | 17:43
Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Muzani. (Dok. Partai Gerindra)

INDONESIA RAYA – Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Muzani mengatakan, kebijakan pemerintah itu akan memberikan dampak positif terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional.

Itu sebabnya, Fraksi Gerindra mengapresiasi keputusan presiden tersebut dengan tetap mengawal proses pelaksanaan kebijakan ini di lapangan.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker di ruang terbuka.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam keterangan resminya di Istana Bogor kemarin, Selasa, 17 Mei 2022.

“Dengan adanya keputusan pemerintah melonggarkan penggunaan masker di ruang terbuka, maka masyarakat akan terlepas dari rasa jenuh dan kebosanannya selama ini.”

“Yang diwajibkan menggunakan masker pada kondisi dan area apapun,” kata Muzani dalam keterangan resminya, Rabu, 18 Mei 2022.

“Fraksi Gerindra mengapresiasi langkah pemerintah, tapi tentu kebijakan ini harus tetap dalam pengawalan berkala dari pemerintah.”

“Jangan sampai masyarakat, pemerintah lengah dan menimbulkan hal-hal yang kita tidak inginkan,” imbuh Muzani.

Wakil Ketua MPR ini meyakini bahwa kebijakan ini akan membawa perekonomian rakyat lebih baik.

Daya beli masyarakat akan meningkat dan proses pemulihan ekonomi nasional akan lebih cepat dicapai.

“Kebijakan ini tentu memberikan dampak baik terhadap seluruh lapisan masyarakat kita. Ekonomi rakyat akan membaik, daya beli meningkat.”

“Intensitas jual beli di pasar akan lebih tinggi, perkantoran akan lebih masif lagi, serta kegiatan belajar mengajar baik di sekolah dan di kampus akan kembali normal.”

“Itulah yang selama ini kita nantikan. Dan kita harapkan suasana itu bisa kita capai dalam waktu dekat,” jelas Muzani.

Menurut Muzani, keputusan pelonggaran penggunaan masker ini menandakan bahwa saat ini pemerintah tengah menyiapkan langkah menuju fase endemi.

Meski begitu, menurut Muzani perlu ada kajian lebih lanjut tentang kemunginan-kemungkinan lainnya.

“Suasana dan kemungkinan menuju fase endemi tidak hanya dihadapi Indonesia, tapi juga negara-negara di Eropa.”

Namun saat ini di China penyebaran Covid-19 masih terdeteksi bahkan meningkat. Artinya jangan tergesa-gesa untuk menetapkan saat ini kita telah masuk ke fase endemi.”

“Perlu ada kajian, penelitian, dan pemahaman global tentang identifikasi dari endemi itu sendiri,” tutup Muzani yang juga Sekjen Partai Gerindra itu.***

Topik

Rekomendasi

Tag Populer

Terpopuler

Kabar Prabowo