Connect with us

JAKARTA

Pemerintah akan Fokus Bangun Papua Secara Holistik

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta  – Pemerintah akan fokus membangun Papua dan Papua Barat secara holistik dalam lima tahun mendatang dengan melibatkan sejumlah kementerian/lembaga serta instansi lain untuk mempercepat pembangunan yang dilakukan secara terpadu.

“Kalau setiap lembaga punya program berbeda-beda,  tidak akan ada gunanya, sekarang diharapkan menyatu meski anggaran masing-masing,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD dalam Konferensi Pembangunan Papua di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Menurut dia, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memiliki desk khusus Papua, begitu juga di Kementerian Koordinator Bidang Polhukam.



Dia berharap dua desk tersebut berada dalam satu payung sehingga program percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat terkoordinasi lebih optimal oleh desk Papua itu.

Dalam lima tahun mendatang, lanjut dia, pemerintah menyiapkan lima agenda agar pembangunan di Bumi Cenderawasih itu tidak hanya hadir dalam infrastruktur fisik tetapi tujuannya juga tercapai untuk kesejahteraan masyarakat setempat.

Lima agenda itu, lanjut dia, yakni pembangunan sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan potensi wilayah yang berbasis kearifan lokal dan tantangan global.

Kemudian percepatan pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, dan birokrasi.

Selain itu, transformasi ekonomi yang memanfaatkan sumber daya alam dan dukungan SDM Papua yang berkualitas serta percepatan pembangunan yang terpadu.

“Pembangunan Papua tidak semata Infrastruktur tapi juga harus di bidang peningkatan kualitas SDM, SDM orang asli Papua melalui pendidikan,” kata Menko Mahfud.

Untuk mewujudkan percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat, Mahfud meminta Bappenas,  selain fokus transformasi secara holistik, juga merumuskan model/cara baru dan cara kerja baru dalam mengelola Papua.

Bappenas, lanjut dia, juga diminta untuk memastikan seluruh program untuk kemajuan Papua dan Papua Barat terlaksana. Demikian, seperti dikutip Antara. (dks)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

Genangan Air Semakin Surut, Jumlah Pengungsi Menurun

Published

on

BMKG memprediksi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi masih akan berlangsung hingga sepekan kedepan.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Enam hari pascabanjir di Jabodetabek dan sekitarnya, data yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB 7 Januari 2020 pukul 06.00 WIB menunjukkan genangan air hanya terlihat di dua titik wilayah yaitu Kabupaten Bogor 20 cm dan Jakarta Barat 20-60 cm.

Terjadi penurunan jumlah pengungsi yang cukup signifikan, semula 36.419 jiwa menjadi 14.535 jiwa.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi masih akan berlangsung hingga sepekan kedepan, dan siklus ini akan berulang hingga pertengahan Februari.



Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dengan aktif memantau informasi peringatan dini cuaca dari BMKG serta gotong royong dalam melakulan pembersihan got, gorong-gorong, selokan dan daerah resapan air lainnya.

Hal ini dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan dan mitigasi dalam menghadapi curah hujan tinggi yang berpotensi banjir. (Narasumber : Agus Wibowo, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BMKG). (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Menteri Basuki Perkuat Manajemen Krisis Antisipasi Banjir Susulan

Published

on

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.
Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkuat penerapan kebijakan manajemen krisis untuk mengantisipasi kemungkinan adanya banjir susulan.

“Menghadapi tanggal 10-15 yang menurut BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) menjadi puncak musim hujan di Januari, semua kita tidak lanjuti, itu ‘crisis management’ kita,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Senin (6/1/2020).

Ia mengemukakan PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) telah melakukan survei di 180 titik rawan banjir, salah satunya disebabkan saluran air kecil, drainase tertutup dan tanggul jebol.



Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah banyaknya tanggul yang jebol di wilayah Bekasi. Pihaknya tengah berupaya untuk memperbaiki sehingga banjir tidak kembali terjadi.

Selain itu PUPR juga akan memperlebar dan memperdalam embung atau penampungan air di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

“Halim kenapa banjir? Karena embungnya tidak mampu menampung. Kita perlebar, dari 20.000 meter kubik menjadi 50 ribu meter kubik kapasitasnya. Kedalamannya juga, dari dua meter kita jadikan lima meter. Kita juga segera tindak lanjuti sekarang,” ucap Basuki.

Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya juga akan memperbaiki drainase di sejumlah titik jalan tol, terutama KM 24 yang tersumbat akibat proyek kereta cepat.

“Kita lakukan pembongkaran untuk drainasenya agar lancar,” ucapnya.

Sedangkan untuk banjir di Tol Cipali, ia mengatakan itu disebabkan oleh Kali Cilalanang yang berdampingan dengan jalan relatif kecil. “Itu juga telah diperlebar,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya akan bertindak secepat mungkin untuk menindaklanjuti hal yang menjadi penyebab banjir.

“Kita yang penting tindakan cepatnya dulu. Itu ‘crisis management’ kita,” tegas Menteri Basuki. seperti dikutip Antara. (zub)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Jakarta Barat

Published

on

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban banjir di sejumlah di Jakarta Barat, Minggu (5/1/2020).

Indonesiraya.co.id, Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada para korban banjir di sejumlah wilayah di Jakarta Barat.

Bantuan berupa barang dan makanan untuk kebutuhan sehari-hari seperti selimut, popok bayi, biskuit dan air mineral, beras, ikan kemasan, minyak goreng, kecap, hingga makanan siap saji.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia Wijaya Laksana di Jakarta, Minggu (5/1/2020), mengatakan bantuan sudah disalurkan sejak 3 Januari 2020, diharapkan dapat meringankan kesulitan yang dirasakan para korban banjir di Jakarta Barat.



“Kami turut prihatin atas bencana ini dan berusaha maksimal membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban,” ujarnya.

Di bawah kordinasi PT PLN (Persero) selaku Kordinator Penanganan Banjir BUMN di Jakarta Barat, BUMN terus bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Posko Siaga Jakarta Barat guna mendapatkan informasi kebutuhan mendesak apa saja yang diperlukan warga, khususnya warga Jakarta Barat.

Wijaya menuturkan sesuai arahan Kementerian BUMN, Pupuk Indonesia sebagai perusahaan negara turut serta dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir di Jakarta Barat bersama dengan PT PLN (Persero) selaku BUMN Kordinator, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Kementerian BUMN dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepakat membentuk tim lintas BUMN guna membantu korban banjir di beberapa titik di wilayah Jabodetabek.

Di bawah koordinasi BNPB, tim penanganan banjir BUMN memberikan bantuan logistik di setiap wilayah seperti makanan, obat-obatan, pakaian dan lainnya.

“Bantuan Pupuk Indonesia akan terus bertambah seiring dengan kondisi dan hasil koordinasi dengan para pihak terkait. Selain itu, kami juga proaktif memastikan kondisi para karyawan yang menjadi korban banjir,” tandas Wijaya. seperti dikutip Antara. (roy)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending