Connect with us

POLITIK

Pengacara BPN Ibaratkan Sidang MK Seperti Pemuda Bertemu Raja Jin

Published

on

Tim Hukum Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Tim Hukum Prabowo-Sandi mengatakan siapapun sulit untuk membuktikan kecurangan dari hasil selisih suara 16,9 juta di Pilpres 2019, dengan hanya hukum acara dalam persidangan diberikan kepada pihaknya satu hari untuk membawa bukti. Bahkan ia menyebut raja jin saja mustahil membuktikan hal tersebut.Berdasarkan keputusan KPU, jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin 85.607.362 suara. Sedangkan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239. Jadi selisih suara sebanyak 16.957.123.Menurutnya, berapa pun selisih suara dari hasil Pilpres 2019 dihasilkan dari kecurangan tidak akan bisa dibuktikan dengan hanya hukum acara yang ditentukan hanya satu hari untuk menghadirkan bukti, dalam hal ini bukti C1.

“Kecurangan sebesar-besarnya jangan bikin selisih suara hanya 16.900.000, bikinlah sampai 25 juta selisihnya hasil suara toh dengan hukum acara sekarang kepada pemohon yang hanya dikasih waktu 1 hari sudah pasti tidak bisa dibuktikan,” kata Tim Hukum Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Bahkan ia menganalogikan dengan cerita seseorang bertemu dengan jin dalam botol yang bisa mengabulkan apapun keinginan orang tersebut. Namun raja jin tersebut tidak bisa memenuhi permintaan untuk membuktikan adanya kecurangan dari hasil suara 16,9 juta Pilpres 2019 dengan hanya diberikan satu hari hukum acara.”Hai kamu sudah membantu saya keluar dari botol sekarang kamu boleh minta apapun dari saya apa yang kamu minta saya akan kabulkan, terus orang ini bilang kepada raja jin ‘Tolong bangun jalan tol dan jembatan-jembatan yang menghubungkan antara Indonesia, China, Korea Utara, dan beberapa negara lainnya yang bisa saya tempuh dengan jalan kaki hanya 1 jam. Kemudian raja jin bilang ya jangan yang berat-berat kayak gitu lah,” kata Nasrullah bercerita.

“Bener enggak sanggup benar kan tadi, sekarang silakan minta yang lain kalau begitu tolong kata orang tadi tolong bantu saya untuk bisa membuktikan hitung-hitungan suara di Mahkamah Konstitusi yang bisa selesai 1 hari dalam 1 hari persidangan. Terus raja jin tadi bilang mending masuk kembali ke botol atau yang ke pertama tadi deh lebih baik saya menyelesaikan jembatan itu daripada saya menyelesaikan hitungan-hitungan hanya satu hari,” sambung ceritanya.Baca juga: Usai Sidang Putusan MK, Prabowo Akan Uji Kesetiaan Partai KoalisiLebih lanjut, Nasrullah menegaskan bahwa jika Mahakmah Konstitusi (MK) terus memberikan hukum acara seperti tersebut. Maka menurutnya siapapun yang berkuasa di 2019-2024 akan mempersiapkan kecurangan yang lebih dahsyat.

“Kalau sekarang Mahkamah Konstitusi menempatkan diri kepada hitung-hitungan sih persoalannya siapapun yang berkuasa sejak 2019-2024 akan mempersiapkan kecurangan yang lebih dahsyat pada hari H persidangan persidangan di MK tidak bisa dibuktikan,” tandasnya, seperti dikutip Pantau.com. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

POLITIK

Pimpinan MPR Menyarankan Demo Mahasiswa Usai Pelantikan Presiden

Published

on

Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ahmad Basarah.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Ahmad Basarah menyarankan demonstrasi mahasiswa dilakukan usai pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang.

“Setelah Presiden dilantik dan bertugas itulah saat yang tepat bagi kita semua, termasuk adik-adik mahasiwa untuk menggunakan hak demokrasinya menyampaikan pendapat dan sikapnya di hadapan publik,” ujar Basarah, di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Menurut Basarah, mahasiswa seyogianya menahan diri untuk berdemonstrasi hingga prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih selesai.

Acara pelantikan presiden dan wakil presiden, kata dia, merupakan momentum sakral dan penting bagi agenda demokrasi di Indonesia. Karena itu, dia meminta kepada seluruh elemen masyarakat,m termasuk mahasiswa untuk menghormati prosesi tersebut.

“Setelah presiden dilantik, menyatakan sumpah dan janjinya di hadapan MPR, baru setelah itu bertugas sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara, saya kira setelah itulah waktu yang cocok bagi mahasiwa untuk kembali menggunakan hak demokrasinya menyampaikan pokok-pokok pikiran dan aspirasinya,” ujar dia.
Baca juga: Demo belum tentu selesaikan masalah, malah timbulkan persoalan baru

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengumumkan akan melakukan aksi di Istana Negara menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengeluarkan Perppu terkait UU KPK yang disahkan pada September lalu.

Mereka dijadwalkan memulai aksi pada hari ini pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Massa yang hadir dalam aksi ini berasal dari seluruh mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI se-Jabodetabek dan Banten. Demikian, seperti dikutip Antara. (fat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

MPR : 20 Kepala Negara/Perwakilan Hadiri Pelantikan Presiden dan Wakil

Published

on

Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ahmad Basarah.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyebutkan sebanyak 20 kepala negara atau perwakilan dari negara-negara sahabat akan menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 di Gedung DPR/MPR/DPD RI pada Minggu (20/10/2019).

“Sebanyak 20 pimpinan atau kepala pemerintahan atau kepala negara atau utusan dari negara sahabat juga mengatakan akan hadir,” ujar Basarah di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Selain kepala negara atau perwakilan negara sahabat, Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, mantan calon presiden Prabowo Subianto dan mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno juga menyatakan kehadirannya dalam acara pelantikan.

Guna menyambut tokoh-tokoh penting tersebut, Basarah mengatakan MPR telah menyiapkan seluruh rangkaian prosesi pelantikan dengan matang, termasuk berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk pengamanan selama acara berlangsung.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu kemudian meminta doa kepada masyarakat agar acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih dapat berjalan dengan khidmat dan lancar.

“Kita mohon doa kepada segenap rakyat Indonesia agar prosesi demokrasi bangsa Indonesia melantik presiden hasil pemilihan umum 2019 ini berjalan lancar, hikmat dan menunjukkan marwah bangsa kita sebagai bangsa yang menganut paham demokrasi,” ujar dia.

Sebelumnya, Sekretariat Kepresidenan telah menyiapkan akomodasi bagi sejumlah tamu negara yang berencana menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada 20 Oktober mendatang.

“Kami pihak istana sudah menyiapkan kendaraan terbaik untuk semua tamu negara berikut rangkaiannya. Begitu juga hotel dan lain-lain,” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada media pada Rabu (16/10/2019) di Jakarta.

Tidak ketinggalan sejumlah tamu negara juga sudah disusunkan jadwal pertemuan resmi atau “courtesy call” bersama Presiden Joko Widodo.

Menurut Heru, Kementerian Sekretaris Negara sudah melakukan rapat bersama Sekretariat Jenderal MPR RI mengenai pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

“Terutama keamanan,” kata Heru menjelaskan perihal pembahasan rapat.

Sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan maupun perwakilannya berencana hadir pada pelantikan Jokowi-Ma’ruf antara lain Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah, Raja Swaziland, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison, serta Wakil Presiden Tiongkok Wang Qishan. Demikian, seperti dikutip Antara. (fat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

Jokowi Pilih Orang Hebat Jadi Menteri Periode 2019-2024

Published

on

Presiden terpilih 2019, Joko Widodo.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo memilih orang-orang hebat yang akan menjadi menteri dan pembantunya pada periode kedua pemerintahan atau kepemimpinannya 2019-2024.

Presiden Jokowi melalui akun media sosialnya Twitter @jokowi dan Instagramnya, Kamis (17/10/2019), mengunggah bahasan tentang kabinet periode keduanya.

Jokowi meminta masyarakat bersabar menunggu pengumuman siapa-siapa saja yang akan membantunya di pemerintahan.

“Sabarlah. Indonesia ini tak kekurangan orang-orang hebat dan mampu memimpin kementerian dan lembaga, dan bersedia untuk mengabdi kepada bangsa ini,” sebut Jokowi melalui akun Instagramnya.

Menurut Jokowi, orang-orang hebat itu terserak di semua bidang pekerjaan dan profesi: akademisi, birokrasi, politisi, santri, juga TNI dan Polri.

“Tidak sulit menemukan mereka,” katanya.

Jokowi, baik melalui Instagram maupun Twitternya mengungkapkan bahwa ia juga membaca beberapa versi “bocoran” menteri kabinet periode 2019-2024, kalau-kalau itu benar adalah bocoran.

Yang jelas, lanjut Jokowi, susunan kabinet sudah rampung.

“Saya umumkan segera setelah pelantikan Presiden pada 20 Oktober, bisa hari yang sama, atau setelahnya,” kata Jokowi.

Cuitan Jokowi di akun Twitternya dilengkapi dengan gambar gagang telepon berwarna hitam yang menggantung. Di gambar itu ada tulisan “Sabar! Sebentar lagi” dalam tulisan tangan bersambung.

Hingga pukul 12.30 WIB, cuitan yang diunggah sekitar pukul 08.51 WIB itu sudah diretweet sebanyak 1.384 kali dan 6.914 menyatakan suka. Demikian, seperti dikutip Antara. (ags)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending