Connect with us

HUKUM

Pengembangan Kasus Bom Makassar Terkini, Polri Telah Tangkap 23 Tersangka Teroris

Published

on

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers penyerangan teroris di Mabes Polri. /Dok. Humas Polri

INDONESIA RAYA  – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, mengatakan polisi telah menangkap sedikitnya 23 orang terduga teroris yang terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Hati Yesus Yang Maha Kudus di Makassar, Minggu.

“Totalnya sudah 23 orang yang [sudah] diamankan,” kata Listyo Sigit saat jumpa pers di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, di Jakarta, Rabu malam.

Jumpa pers tersebut digelar beberapa jam pasca terjadinya peristiwa masuknya seorang perempuan ke dalam markas besar hamba hukum tersebut dan mengeluarkan senjata api dan akhirnya perempuan tersebut ditembak mati oleh polisi hingga tewas.



Baca Juga: Ingin Sepert UMKM Vietnam, Ini Kebijakan Menteri Teten Terhadap Pengusaha Kecil Menengah

Kapolri menyatakan para terduga teroris tersebut berhasil ditangkap di Makassar sebanyak 13 orang, salah seorang diantaranya berinisial W yang disebut sebagai otak perakit bom. Selanjutnya lima orang ditangkap di Jakarta dan lima lainnya ditangkap di Bima, Nusa Tenggara Barat.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel Pengembangan Kasus Bom Makassar Terkini, Polri Telah Tangkap 23 Tersangka Teroris


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement

HUKUM

Oknum Dosen Universitas Jember Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur

Published

on

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak. /Dok. Media Apakabar/m. Rifa'i Azhari

INDONESIA RAYA – Kepolisian Resor (Polres) Jember, Jawa Timur akhirnya resmi menetapkan oknum dosen Universitas Jember (Unej) berinisial RH sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

“Gelar perkara kasus itu dengan menghadirkan para pihak telah dilakukan hari ini dan dalam gelar perkara itu ada kesesuaian antara keterangan saksi dengan surat visum psikiatri, sehingga kami menetapkan tersangka,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember Iptu Diyah Vitasari di Mapolres Jember.

Penetapan tersebut juga didukung sejumlah barang bukti dan alat bukti juga menjadi dasar oknum dosen Unej RH sebagai tersangka. Yakni, keterangan saksi, surat visum obgyn dari Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi, bukti rekaman suara saat kejadian pelecehan seksual yang direkam korban, dan keterangan ahli.



Baca Juga: Inilah Enam Sinetron Televisi yang Layak Ditoton di Bulan Ramadhan, Termasuk ‘Ikatan Cinta’

Penetapan dilakukan setelah dilakukan gelar perkara dengan menghadirkan para pihak, Selasa, 13 April 202, ada kesesuaian antara keterangan saksi dengan surat visum psikiatri.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel Oknum Dosen Universitas Jember Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

Ketimbang Getol Operasi Tangkap Tangan, Luhut Pandjaitan Sarankan Ini kepada KPK

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. /Instagram.com/@luhut.pandjaitan.

INDONESIA RAYA – Hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak seperti yang diharapkan.

Pasalnya tidak membuat orang kapok, justru KPK seharusnya mengedepankan upaya pencegahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan dalam Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK Tahun 2021-2022 di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 13 april 2021.



Baca Juga: Doa dan Keutamaan Sholat Tarawih Hari Ke-2 Puasa Bulan Ramadhan

“Maaf kalau saya bicara agar terbuka, OTT juga menurut saya buahnya tidak seperti yang kita harapkan, (apa) orang jadi kapok? Tidak juga, pencegahan ini yang menurut hemat saya yang perlu KPK dari awal selalu kedepankan,” kata Luhut.

Baca Juga: Masih Pandemi Covid-19, Berikut Ini 7 Tips Ikuti Tren Dekorasi Ruang di Ramadhan 2021

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikelKetimbang Getol Operasi Tangkap Tangan, Luhut Pandjaitan Sarankan Ini kepada KPK


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

KPK Periksa Sepuluh Saksi Dugaan Korupsi Stadion Mandala, Ini Daftar Lengkapnya

Published

on

Stadion Mandala Krida. /Instagram.com/mandala_krida

INDONESIA RAYA – KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memanggil sepuluh saksi dalam penyidikan dugaan korupsi dalam pembangunan Stadion Mandala Krida, dalam APBD Tahun Anggaran 2016-2017, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Demikian penjelasan, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin, 12 April 2021 Sepuluh saksi karyawan swasta, yakni Ingga Herlin, Kadarmanta Baskara Aji, Yulika Anggraini, Swen Spengler, Shaktyawan Yudha Prasmanto Ardhi Arief Azazie Zain, Eka Yulianta, Prambudi Setiono, Hardiman Aris, dan Soeharto.

Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilaksanakan di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY.



Baca Juga: Ini Maksud Pemkab Bogor Mengajak Kolaborasi Generasi Muda dalam Proyek Samisade

Disebutkan bahwa saksi Kadarmanta adalah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DIY tetapi dalam surat KPK, yang bersangkutan dipanggil dalam kapasitas sebagai karyawan swasta. Kadarmanta sebelumnya pernah diperiksa KPK, pada hari Rabu 24 Februari 2021.

Baca Juga: Pasca Pengambilalihan Hak Kelola TMII dari Yayasan Harapan Kita, Ini yang Dilakukan oleh Setneg

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel KPK Periksa Sepuluh Saksi Dugaan Korupsi Stadion Mandala, Ini Daftar Lengkapnya


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017