Connect with us

DIGITAL

Peraturan Taksi Daring Berlaku Juni 2019

Published

on

Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Peraturan taksi daring, yaitu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 118 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus mulai berlaku pada Juni 2019 atau enam bulan setelah peraturan tersebut terbit.

“Penerapan pada Bulan Juni, saat ini kita sedang sosialisasi, kemarin sudah di Solo,” kata Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani dalam konferensi pers di Kemenhub, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Dia mengatakan saat ini masih dilakukan pengawasan untuk tarif, di mana tarif batas, yakni Rp3.500 sampai Rp6.500 per kilometer.

“Melihat kondisi saat ini pastinya kita melakukan survei dengan pihak ketiga dan saat ini kita sedang sosialisasi, untuk tarif pengawasan bagaimana kalau ada yang melanggar,” katanya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menegaskan bahwa tidak ada lagi perubahan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 118 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus.

Dia mengatakan tidak tertutup kemungkinan adanya perubahan, namun tidak saat ini karena seluruhnya sudah disahkan dan jelang pemberlakuan.

“Mungkin beberapa tahun kemudian karena perkembangan politik, teknologi mungkin kita akan lakukan perubahan. Saya akan akomodir dan eksekusi dulu, baru dilaksanakan (perubahan) kemudian. Jadi, saat ini enggak ada perubahan lagi,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi di Medan, Balikpapan dan Semarang setelah di Surabaya.

Pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Perhubungan resmi mengeluarkan PM 118/2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Sewa Khusus sebagai pengganti PM 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek pada 18 Desember 2018 setelah ditandatangani oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

PM 118/2018 menjadi payung hukum keempat yang mengatur taksi daring setelah, tiga peraturan dimentahkan oleh Mahkamah Agung.

Terdapat perbedaan dalam PM 118 tahun 2018 dengan PM sebelumnya, yakni menghapus aturan mengenai kewajiban memasang stiker di kaca taksi daring, kewajiban uji KIR, kewajiban mempunyai tempat penyimpanan kendaraan dan aturan mengenai penyelenggara taksi online harus memiliki paling sedikit lima kendaraan. Demikian, seperti dikutip Antara . (jtr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

DIGITAL

Ketua DPR Ingin Milenial buat Aplikasi Media Sosial

Published

on

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menginginkan generasi milenial membuat media sosial dalam negeri sehingga aplikasinya tidak tergantung kepada aplikasi buatan luar negeri.

“Kaum milenial jangan hanya bertindak sebagai pengguna, tetapi diharapkan juga dapat membangun sendiri aplikasi media sosial karya anak bangsa,” kata Bambang Soesatyo di Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Menurut dia, dengan demikian tingkat ketergantungan Indonesia kepada media sosial raksasa yang dibangun oleh negara lain seperti Amerika Serikat juga dapat berkurang.

Politisi Golkar itu mengingatkan bahwa bila saja pemerintah luar negeri yang memiliki media sosial memutuskan untuk memblokir, maka bila Indonesia memiliki aplikasi sendiri, pemblokiran itu juga tidak akan terlalu berpengaruh dampaknya.

“DPR RI mendorong kaum milenial dan anak bangsa lainnya untuk bisa menjawab tantangan dan peluang tersebut dengan membangun platform atau aplikasi media sosial sendiri,” katanya.

Sebelumnya, peneliti dari lembaga riset independen Alvara Research Center meminta pemerintah untuk bisa mendorong masyarakat agar menggunakan aplikasi digital dalam negeri.

“Pemerintah harus mendorong konsumen indonesia itu untuk lebih peduli lebih sadar untuk menggunakan produk nasional,” ujar Ceo dan Founder Alvara Research Center Hasanuddin Ali dalam diskusi E-commerce Kita Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri, di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Hasan mengatakan arus persaingan aplikasi digital akan terus berkembang seiring dengan tingkat kebutuhan masyarakat. Begitu pula dengan perusahaan penyedia platform aplikasi digital baik dalam maupun luar akan semakin menjamur.

Menurut dia, yang patut diwaspadai adalah penyedia layanan aplikasi digital asal luar negeri. Apabila masyarakat tidak didorong untuk lebih menggunakan aplikasi dalam negeri, maka secara perlahan pasar Indonesia akan dikuasai mereka. Demikian, seperti dikutip Antara. (mrr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Banyak Kebocoran Data Pribadi, Kinerja Kominfo Dipertanyakan

Published

on

Anggota Komisi I DPR RI, Supiadin Aris Saputra.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aris Saputra mengatakan, bahwa tingkat kepentingan untuk menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) saat ini sudah sangat mendesak.

Pasalnya, sudah banyak kebocoran data pribadi yang tidak memiliki payung hukum kuat sehingga tidak ada perlindungan bagi masyarakat ketika mengakses data.

“Kalau hal ini tidak terkontrol dengan baik, maka bisa terjadi data kita itu terbuka dan itu yang bisa memicu munculnya kejahatan-kejahatan perbankan,” kata Supiadin di Jakarta, Minggu (7/7/2019).

Politisi Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini pun mengaku bahwa RUU ini sangat diperlukan dan sudah lama didiskusikan. Namun secara prosedural tahapan ini masih berada di ranah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sehingga belum ada perkembangan yang signifikan.

“Karena kita semua pasti punya kepentingan pribadi yang tidak ingin diketahui rahasia itu oleh orang lain, terutama yang berkaitan dengan masalah perbankan,” jelasnya. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Sudah Diperbaiki, Instagram Masih Down di Beberapa Negara

Published

on

Sebaran kerusakan Instagram meluas, yang terbanyak berasal dari Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Brazil, Spanyol dan Australia.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pengguna Instagram di beberapa negara masih melaporkan kendala di platform tersebut hingga pagi ini.

Berdasarkan data di situs pelaporan aplikasi Down Detector, jumlah laporan memang sudah menurun menjadi 1.555 sekitar pukul 07.00, 91 persen kendala masih berada di laman utama News Feed.

Sejak dilaporkan down semalam, sebaran kerusakan Instagram meluas, yang terbanyak berasal dari Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Brazil, Spanyol dan Australia.

Tanda pagar #instagramdown pun masih bertengger di trending topic Twitter di Indonesia pagi ini.

Sementara laporan kendala untuk WhatsApp per pukul 07.00 turun menjadi 229, setelah semalam juga mengalami kendala.

Pengguna di Amerika Latin paling banyak melaporkan kendala di WhatsApp.

Instagram melalui akun resmi di Twitter membenarkan ada kendala mengunggah dan mengirim gambar dan video di Instagram, namun, tidak menjelaskan apa penyebab aplikasi mereka down sejak kemarin malam.

Instagram memastikan pagi ini mereka sudah memperbaiki kerusakan tersebut.

“Kami kembali! Masalah sudah diperbaiki dan kami seharusnya sudah kembali 100 persen untuk semua orang. Kami minta maaf untuk ketidaknyamanan ini,” kata Instagram.

Warganet di seluruh dunia mengeluhkan mereka sulit mengakses konten di platform Instagram sejak Rabu (3/7/2019) malam. TIidak hanya Instagram, kendala juga terjadi di aplikasi WhatsApp. Demikian, seperti dikutip Antara. (lws)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending