Connect with us

JAWA BARAT

Pjs Sekda Jabar di Lantik Selasa sore

Published

on

Gubernur Jawa Barat (Jabar), M Ridwan Kamil.

Indonesiaraya.co.id, Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan pelantikan penjabat sementara (Pjs) Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar akan dilakukan di Gedung Sate Bandung, Selasa sore.

“Insya Allah nanti sore dilantik Pjs Sekda, itu Pak Daud Ahmad ya (dilantik menjadi Pjs Sekda Jabar),” kata Gubernur Emil di Gedung Sate Bandung, Selasa (10/29/2019).

Sebelumnya, pada 30 Juli 2019 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menunjuk Daud Achmad sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Jabar.



Orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat ini mengatakan nantinya jika Daud Ahmad resmi menjadi Pjs Sekda Jabar maka akan diberikan sejumlah tugas.

Tugas tersebut di antaranya mempersiapkan proses lelang terbuka untuk mendapatkan Sekda Jabar yang baru menggantikan Iwa Karniwa yang resmi non-aktif setelah ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gubernur Emil mengatakan dirinya membutuhkan sosok sekda yang tidak tertarik dengan urusan politik.

Hal ini, kata dia, karena didasarkan pada pengalaman Iwa Karniwa yang terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pencalonan kandidat Cagub Jabar di Pilgub 2018. Demikian, seperti dikutip Antara. (ast)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAWA BARAT

Kota Bandung Gelar Peringatan Hari Kanker Anak

Published

on

Puluhan warga menggunduli kepalanya di Taman Dewi Sartika Balai Kota Bandung, Minggu (16/2/2020). Aksi ini merupakan bentuk dukungan kepada para anak-anak penderita kanker.

Indonesiaraya.co.id, Bandung – Puluhan warga menggunduli kepalanya di Taman Dewi Sartika Balai Kota Bandung, Minggu (16/2/2020). Aksi ini merupakan bentuk dukungan kepada para anak-anak penderita kanker. Aksi ini juga sekaligus untuk memperingati hari kanker anak.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bandung, Siti Muntamah Oded mengapresiasi seluruh stake holder yang telah memberikan dukungan kepada para penderita kanker khususnya anak-anak.

“Bagaimana pun yang terkena kanker harus didukungan dengan kepedulian. Kesembuhan adalah cita-cita bersama, tetapi tentu saja dengan usaha yang bisa dilakukan semua,” katanya.



Umi, sapaan akrab Siti Muntamah mengatakan, pihaknya terus berusaha menyosialisasikan sial kanker, khususnya kanker terhadap anak. Salah satu upaya pencegahan kanker yaitu demgan pola hidup sehat.

“Hidup sehat sangat penting. Ketika ada anggota keluarga atau warga Bandung yang terkena kanker, hadirkan kepedulian. Tidak panik kemudian cari tahu dan berobat,” bebernya.

Mengenai penanganan kanker, lanjut Umi, Jawa Barat sudah menyediakan layanan unit untuk kanker di Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan.

Menurutnya, layanan unit di rumah sakit tersebut perlu mengacu kepada layanan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) agar pelayanan khususnya kepada kanker lebih baik.

“Jabar sudah sediakan unit layanan khusus kanker di Rumah Sakit Al Ihsan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Bandung, Ina Lintang merasa bangga karena tahun ini diselenggarakan di taman kota. Ia yakin taman kota sangat pas bagi anak – anak agar bisa bermain.

“Spesial tahun ini lebih membumi ada di taman kota sebelumnya di mall. Didukung juga oleh Umi oded luar biasa, ini membumi,” tuturnya.

Ina menjelaskan, kunci untuk sembuh dari kanker adalah pengobatan yang rutin dan tepat.

“Kuncinya sembuh berdasarkan pendamping itu taat dalam pengobata. Itu 2-3 tahun prosesnya panjang. 5 tahun dinyatakan sembuh ketika mereka bisa ‘survive’. Ada yang sudah sembuh, ada yang sudah kuliah bahkan kerja. Intinya, keberlangsungan anak-anak bisa melanjutkan kehidupan normal,” ucapnya.

Salah satu orang tua yang anaknya penderita kanker, Aris Sodiman (39) menyampaikan bahwa putrinya yang berusia 4 tahun 8 bulan itu, baru diketahui mengidap penyakit tersebut ketika berusia 3 tahun. Anaknya itu sering demam, panas, lalu sembuh dan terasa kembali hal yang sama.

“Nafa ini (anaknya) baru ketahuan lebaran tahun kemarin. Awalnya, demam naik turun, demam lagi lalu badannya panas, minum obat dan sembuh, selang berapa minggu demam lagi. Akhirnya tahu, kita cek ke lab, di rumah sakit wilayah Banjar,” katanya.

Setelah mengetahui hal itu, ia pun mendapatkan saran dari sahabatnya untuk mengunjungi rumah singgah YKAKI di Kota Bandung. Atas tekad yang kuat untuk kesembuhan anaknya, Aris pun melancong dari kota Asalnya, Cilacap ke Kota Bandung.

“Saya disarankan ke sini (YKAKI) Alhamdulillah, anaknya mau, juga layanannya baik. Ketika pertengahan Juli 2019, 4 bulan pertama itu tinggal di sana (YKAKI Cabang Bandung),” jelasnya.

Setelah melakukan tahapan tersebut, putrinya pun melakukan kemoterapi selama satu bulan sekali.

“Dia (anaknya) lakukan kemoterapi 1 bulan sekali, biaya ditanggung sama YKAKI. Alhamdulillah ini membantu sekali saya sebagai buruh tani,” ujarnya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Sampaikan Dua Raperda

Published

on

Bupati Bogor, Ade Yasin.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Bupati Bogor, Ade Yasin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Dalam Rangka Penyampaian Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Dan Raperda Tentang Pembangunan Kepemudaan, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong pada Jumat (14/2/2020)

Dalam sambutannya Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan sebagaimana diketahui, di dalam pasal 25 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 tahun 2019 tentang Perangkat Daerah yang melaksanakan urusan Pemerintahan di Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik mengamanatkan bahwa penyesuaian susunan organisasi, tugas dan fungsi badan kesatuan bangsa dan politik dilaksanakan paling lambat 1 (satu) tahun sejak diundangkannya peraturan menteri tersebut.

“Kita diharuskan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kelembagaan badan/kantor kesatuan bangsa dan politik guna mengakomodir dinamika perkembangan pelaksanaan tugas dan fungsinya. Adapun ketentuan mengenai nomenklatur kelembagaan badan/kantor kesatuan bangsa dan politik, diatur di dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 100-440 tahun 2019 tentang evaluasi kelembagaan perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan di Bidang Kesatuan Pangsa dan Politik.”



Selain itu menurut Bupati Bogor, sesuai dengan peraturan menteri dalam negeri nomor 5 tahun 2017 tentang pedoman nomenklatur perangkat daerah provinsi dan daerah kabupaten/kota yang melaksanakan fungsi penunjang penyelenggaraan urusan pemerintahan, kita pun diharuskan melakukan penyesuaian nomenklatur badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan. Materi pokok yang diatur dalam raperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 12 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah antara lain perubahan kelembagaan kantor kesatuan bangsa dan politik menjadi badan kesatuan bangsa dan politik, penyesuaian nomenklatur badan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan menjadi badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia.

“Upaya dimaksud sangat penting dan strategis, guna mendorong tegaknya aturan-aturan yang berkaitan dengan perangkat daerah, sehingga dengan demikian pemerintah kabupaten bogor, telah melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan,”ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Bupati juga menyampaikan rancangan peraturan daerah Kabupaten Bogor tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 12 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Bogor dan rancangan peraturan daerah Kabupaten Bogor tentang pembangunan kepemudaan yang telah melalui pembahasan intensif secara mendalam di tingkat eksekutif dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang relevan.

“Dengan segala kemampuan dan kewenangan yang kami miliki, kami telah berupaya mengakomodasi berbagai masukan dan saran yang mengemuka selama proses penyusunan raperda, dengan tujuan agar raperda ini menjadi perda yang secara yuridis mampu mendukung pembangunan kepemudaan serta menguatkan keberadaan seluruh organisasi perangkat daerah di kabupaten bogor khususnya badan kesatuan bangsa dan politik dan badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia, sehingga berkesesuaian dengan tujuan mendorong percepatan pembangunan dan pelayanan yang lebih berkualitas.”

“Saya berharap penyampaian raperda ini akan segera diikuti dengan proses pembahasan lanjutan yang intensif untuk mendorong proses pembentukannya menjadi perda,”harapnya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Akibat Ulah Importir Timbun Bawang Putih Harga Bawang Putih di Kota Bandung Sempat Naik

Published

on

Kepala Disdagin Kota Bandung, Eli Wasliah.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Memanfaatkan isu virus corona, salah satu importir di Jawa Barat melakukan penimbunan bawang putih hingga 150 ton. Tindakan importir tersebut diduga menjadi salah satu penyebab harga bawang putih di Kota Bandung melonjak dalam beberapa hari, karena tidak ada penimbunan, stok untuk Kota Bandung seharusnya aman sampai Maret mendatang.

“Kemarin Disperindag Provinsi Jawa Barat dengan Satgas Pangan Jabar menemukan ada importir menimbun bawang putih, disidak 150 ton yang disimpan di gudang Karawang Timur. Itu yang seharusnya keluar November, karena kuota 2019,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Eli Wasliah pada acara Bandung Menjawab di Ruang Media Balai Kota Bandung, Kamis (13/2/2020).

Setelah Disdagin Pemprov Jabar berhasil mengungkap penimbunan, harga bawang putih di Kota Bandung mengalami penurunan. Berdasarkan pantauan Disdagin Kota Bandung di delapan pasar tradisional di Kota Bandung, harga bawang putih turun menjadi Rp50.000 per kilogram dari semula Rp56.000-60.000 per kilogram.



Eli menuturkan, importir yang melakukan penimbunan diduga memanfaatkan isu penyebaran virus corona untuk memanipulasi distribusi bawang putih yang 90% memang diimpor dari Cina.

Ia menjelaskan, isu virus corona seharusnya tidak menjadi alasan terhambatnya impor produk holtikultura sebab komoditas itu tidak dilarang. Pelarangan impor dari Cina hanya berlaku pada hewan hidup yang berpotensi menularkan penyakit.

“Keran impor bawang putih dan hortikultura masih diizinkan impor dari Cina, yang disetop itu hewan hidup yang dianggap bisa menularkan virus. Kalau yang lainnya tidak berpotensi menularkan,” katanya.

Bawang putih menjadi salah satu komoditas penting di Kota Bandung yang 90% memang diimpor dari Cina. Sedangkan 10% sisanya menggunakan varietas lokal yang secara kualitas memang tidak sama.

“Bawang putih itu termasuk tumbuhan yang hidup di iklim subtropis. Kalau di Indonesia kan tropis, jadi pertumbuhannya pasti tidak optimal,” ujarnya.

Dalam sehari, Kota Bandung membutuhkan 93 ton bawang putih. Tingginya kebutuhan itu membuat Kota Bandung menjadi barometer harga yang terus dipantau hingga oleh pemerintah pusat.

“Apalagi di Kota Bandung penduduknya banyak, dan jadi tujuan wisata kuliner,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Eli menyampaikan, harga komoditas pangan lain selain bawang putih, relatif normal. Sedikit kenaikan terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang mencapai Rp82.500 per kilogram dan cabai keriting Rp68.000-70.000 per kilogram.

“Kalau itu biasanya karena musim hujan. Jadi lebih tinggi kadar airnya sehingga lebih cepat busuk. Biasanya juga karena ada gangguan hama dan kegagalan panen,” tutur mantan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung itu. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending