Connect with us

BEKASI

Polisi dan Petugas BPBD Akhirnya Evakuasi Jasad Pria di Kali Bekasi

Published

on

Jasad pria ditemukan mengambang di Kali Bekasi, Kota Bekasi. (Foto: istockphoto.com)

Indonesiaraya.co.id, Bekasi – Sesosok jasad pria berusia 35 tahun ditemukan mengambang di Kali Bekasi, Kota Bekasi. Mayat tersebut kini sudah dievakuasi dan diselidiki pihak kepolisian.

Kapolsek Jatiasih, Kompol Yulianto mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab korban tenggelam di Kali Bekasi. Ia pun belum bisa menyampaikan perihal kematian korban dan masih menunggu hasil penyelidikan.

“Masih nunggu hasil visum dari rumah sakit, agar kita mengetahui penyebabnya,” ujar Kompol Yulianto, Minggu (8/11/2020).



Sementara itu, Ketua Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono menyebut titik awal penemuan jasad itu di belalang Kantor Sekretariat RW 13 Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML), Kecamatan Jatiasih.

Atas informasi itu, lanjut dia, pihaknya langsung dilakukan koordinasi dengan Kepolisian dan TNI untuk melakukan evakuasi. Langkah evakuasi sempat menemui kendala karena arus yang deras.

“Jasad terus bergerak karena arus sungai, kami terus lakukan penyisiran sampai tengah malam, tapi nihil. Akhirnya jasad kembali muncul, pada pukul 10.00 WIB pada Sabtu (7/11/2020) kemarin,” tutur Karsono.

“(Jasad) sudah kami evakuasi bersama petugas kepolisan,” ungkap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), .

Saat ditemukan, kata Karsono, jasad mengenakan celana jins dan kaus putih. Ditemukan satu buah dompet berisikan identitas E-KTP, SIM A dan C, ATM, dan uang tunai Rp2.062.000.

“Identitas bernama Parman Sagala, jenis kelamin laki-laki usia 35 tahun. Alamat di Jalan Raya Pacet, Kampung Sukamaju, RT 005/013, Desa. Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung,” tukasnya. (pmj)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BEKASI

Polres Metro Bekasi Kota Musnahkan Barang Bukti Sabu 507 Gram

Published

on

Polres Metro Bekasi Kota melakukan pemusnahan barang bukti dari hasil pengungkapan sejumlah kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. /Pixabay.com/RenoBeranger.

INDONESIA RAYA – Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi Kota melakukan pemusnahan barang bukti (Barbuk) dari hasil pengungkapan sejumlah kasus penyalahgunaan narkoba, Selasa1 Desember 2020. Total narkotika jenis sabu yang dimusnahkan sebanyak 507 gram.

Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Parlin Lumbantoruan menyebut barang bukti hasil dari Operasi Nila selama 2 pekan, yang digelar sejak tanggal 19 Oktober – 2 November 2020.

“Hari ini kita lakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 507 gram dengan mengundang pejabat Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Pengadilan Negeri Kota Bekasi, BNN, LSM dan Tokoh masyarakat Kota Bekasi,” jelas AKBP Parlin.



Parlin mengatakan, sebelum pemusnahan dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti oleh saksi dan tamu undangan. 

Pemusnahan sabu dengan cara di blender dan dibuang ke selokan air melalui selang.

“Kita musnahkan dengan diblender yang dicampur air, lalu dibuang keselokan pakai selang yang sudah kita sediakan,” tukasnya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BEKASI

Dua Orang Polisi Gadungan Peras Korban di Bekasi Berhasil Diringkus

Published

on

Polisi Gadungan di Bekasi Berhasil Diringkus. /Pixabay.com.

INDONESIA RAYA – Dua orang bernama Hendra Hutajulu dan Andi Winarto diamankan pihak kepolisian, lantaran mengaku-ngaku menjadi anggota kepolisian dengan tujuan untuk memeras warga.

“Para pelaku dalam melakukan aksinya itu berdua. Mereka biasanya sering melakukan aksi pemerasan di kawasan Rawalumbu dan Bekasi Timur,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing dalam keterangannya kepada wartawan, Senin, 30 November 2020.

Kompol Erna mengatakan para pelaku mengaku kepada pihak kepolisian baru melakukan aksi tersebut sebanyak dua kali, pada 19 dan 21 November 2020.



“Modus yang dilakukan para pelaku sudah melakukan pemerasan dengan mengaku sebagai anggota Polri dengan cara membuntuti korban yang telah selesai membeli obat-obat tramadol.” 

“Ketika di tempat sepi pelaku memepet korban dengan mangaku anggota kepolisian sambil menodongkan senjata korek jenis glok,” ungkapnya.

Setelah mengancam korban, para pelaku kemudian menggeledah tas milik korban dan menyandera Hp korban. Saat itu, para pelaku juga mengancam para korban untuk mentransfer sejumlah uang kepada para pelaku.

“Kalau korbannya tidak mau, para pelaku langsung mengambil paksa Hp korban dan langsung pergi meninggalkan korban,” ucapnya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BEKASI

Kisah Pilu, Balita yang Diajak Mengemis Tewas di Pangkuan Ibunya

Published

on

Balita berusia dua tahun meninggal dunia saat diajak Mengemis. /Pixabay.com/kelin.

INDONESIA RAYA – Seorang balita berusia dua tahun di Bekasi meninggal dunia saat digendong ibunya. Balita itu meninggal dunia saat dibawa sang ibu mengemis.

Kepala Sub-Bagian Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing membenarkan kabar tersebut.

“Ya betul, kejadiannya pada Kamis 26 November 2020 lalu di Pasar Bantar Gebang, Bekasi. Dari keterangan sang ibu (NA), tiba-tiba bayinya itu terdiam diduga meninggal,” kata Kompol Erna dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu, 28 November 2020.



Sang ibu yang mengetahui anaknya meninggal itu sontak menangis dengan keras dan membuat warga sekitar mendatanginya.

Saat itu polisi pun melakukan pengecekankepada bayi tersebut, dan setelah dilihat bayi itu sudah dalam kondisi pucat.

“Saat itu bayi tersebut kita bawa ke RSUD Bantar Gebang untu mendapatkan perawatan. Akan tetapi sesampainya di lokasi korban sudah meninggal dunia,” tutupnya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017