Connect with us

BOGOR

Polisi Fokus Buru Napi Narkoba Asal China ke Hutan Tenjo Bogor

Published

on

Narapidana kasus narkoba Cai Changpan (53) dari Lapas kelas 1 Tangerang. (Foto : Pixabay.com)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pihak kepolisian dan Tim khusus dari lapas masih melakukan pengejaran terhadap narapidana Cai Chang Pan yang kabur dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Klas 1 Tangerang, pada 14 September 2020 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebut Cai Chang Pan sempat bertemu dengan anak dan istrinya di kediamannya kawasan Tenjo Bogor, Jawa Barat. Menurut informasi, setelah itu narapidana kasus narkoba itu kabur ke dalam hutan.

“Info dari beberapa warga yang kita dalami yang bersangkutan masuk ke hutan sana. Sementara kita ada beberapa tim fokus ke sana,” ujar Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (1/10/2020).



Terkait informasi itu, pihak kepolisian tetap melakukan pengembangan ke lokasi lain untuk menangkap napi tersebut. Dia juga menyebut sudah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) kepada Cai Chang Pan.

“Semoga dengan DPO dan sebarkan foto tersangka agar masyarakat bisa bantu untuk memberi informasi kepada petugas kita. Itu harapan kita,” ujar Yusri.

Diketahui, Cai Changpan melarikan diri pada Senin (14/9/2020) sekitar pukul 02.30 WIB. Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang, Jumadi mengatakan pihaknya sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Sebagai informasi, Cai Changpan divonis mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada 19 Juli 2017 karena kasus narkoba. Terpidana mati ini lantas mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Banten pada 28 September 2017, tapi ditolak.

Cai Changpan divonis bersalah atas kasus narkoba jenis sabu dengan barang bukti 1.135 bungkus plastik. Dalam putusan pengadilan, total berat sabu tersebut mencapai 135 kilogram. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BOGOR

Sungguh Keterlaluan, Pria di Bogor Terluka Parah Setelah Diserang Geng Motor

Published

on

Warga bogor menjadi korban penyerangan segerombolan pemuda yang mengendarai sepeda motor. /Pixels.com/Daria Usanova.

INDONESIA RAYA – Seorang warga bernama Edi Junaedi (55) menjadi korban penyerangan segerombolan pemuda yang mengendarai sepeda motor. 

Ia diserang saat sedang melakukan ronda di Cimanggu Warung Legok, Tanah Sereal, Kota Bogor.

“Saat itu, korban bersama dua warga lainnya sedang melakukan ronda, tiba-tiba datang sekelompok pemuda sekitar 30 orang menggunakan sepeda motor menyerang korban,” ujar Kapolsek Tanah Sereal, Kompol Indrianingtyas dalam keterangannya, Rabu, 2 Desember 2020.



Indrianingtyas mengatakan, insiden penyerangan membabi-buta itu terjadi pada Rabu, 2 Desember 2020, sekitar pukul 02.45 WIB. Korban menderita luka di bagian kepala, pundak dan tangan kiri.

“Rekan korban dan warga setempat saat itu mengejar para pelaku, akan tetapi mereka berhasil kabur dari kejaran massa,” jelasnya.

Korban yang mengalami luka cukup parah, kata Indrianingtyas, langsung dievakuasi warga ke Rumah Sakit Hermina, Bogor untuk mendapatkan perawatan medis.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Anggota DPR Endang Setyawati Tebar Ribuan Bioflok Lele di Bogor

Published

on

Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari. /Dpr.go.id.

INDONESIA RAYA – Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari menyerahkan bantuan aspirasi berupa sistem budi daya air tawar bioflok dan ribuan benih lele kepada warga Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. Ia mengatakan penyerahan bantuan berupa benih lele ini untuk mengantisipasi problem stunting di Kota Bogor. Dimana angka problem stunting di Kota Bogor saat ini masih tinggi yakni mencapai 40 persen.

“Problem stunting di Kota Bogor sangat tinggi mencapai 40 persen. Nah, kita harus mengantisipasinya dengan mengembangkan melalui bio teknologi perikanan yang namanya bioflok,” kata Endang di sela-sela penyerahan bantuan yang dihadiri Kepala Balai Besar Budidaya Air Tawar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Dinas Perikanan Kota Bogor, Penyuluh dan Perangkat Desa setempat, Minggu 22 November 2020.

Sejauh ini, lanjut Endang, masyarakat masih banyak yang belum mengetahui manfaat kandungan protein dari perikanan. Padahal, kandungan dari perikanan ini sangat baik dan manfaatnya bisa mencegah stunting. “Perikanan itu salah satu protein, tetapi belum dikenal oleh masyarakat. Padahal lebih murah dan bisa mengantisipasi stunting,” ujar politisi Fraksi Partai Gerindra itu.



Selain menyerahkan bantuan berupa lele kepada kelompok Mina Best Akuatic, sebelumnya Endang menyerahkan bantuan untuk membangun atau pembuatan kolam lele beserta peralatan lainnya. “Jadi dua minggu lalu kami menyerahkan bantuan untuk pembuatan kolam lele dan hari ini kita sama-sama menebar benihnya kedalam kolam sebanyak 24.000 ekor,” jelas Endang.

“Mudah-mudahan apa yang kita berikan ini bisa dipelihara dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama bisa membantu antar sesama untuk mengantisipasi stunting di Kota Bogor,” harap legislator dapil Jawa Barat III itu yang meliputi Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur. (dpr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

10.000 Masyarakat Kabupaten Bogor Menerima Sertifikat Tanah

Published

on

Pembagian sertipikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Kabupaten Bogor. (Foto: Instagram @kabupaten.bogor)

Indonesiaraya.co.id, Cibinong – Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo membagikan sertipikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Kabupaten Bogor sebanyak 10.000 bidang tanah melalui media virtual zoom meeting.

Penyerahan secara simbolis juga berlangsung dengan dihadiri 50 warga Kabupaten yang mendapatkan sertipikat PTSL bertempat di Ruang Serbaguna I, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, pada Senin (9/11/2020).

Bupati Bogor Ade Yasin yang juga membuka acara mengaku sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, yang sudah membantu memberikan sertipikat kepada masyarakat Kabupaten Bogor.



“Alhamdulillah kita dapat bantuan sertifikasi dari pemerintah pusat. Hari ini kita serahkan kepada 50 warga secara simbolis, sebelum nantinya diserahkan kepada pemiliknya masing,” katanya.

Selain itu Bupati Bogor menyampaikan Program PTSL dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kebijakan bidang pertanahan dan pengendalian pemanfaatan ruang, juga mempertegas batasan pemanfaatan tanah, sehingga nantinya dapat mendorong terciptanya harmonisasi dan integritasi pembangunan di daerah.

“PTSL merupakan bagian dari program yang dilaksanakan untuk mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah di Indonesia, sehingga masyarakat penerima manfaat dapat turut serta membangun lingkungan yang kondusif dan melakukan pengembangan perekonomian yang produktif,” katanya.

Ia juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor secara periodik telah melaksanakan kegiatan sertifikasi tanah milik masyarakat, baik melalui program daerah yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bogor, maupun melalui dukungan terhadap program nasional dan Program Tanah Sistematis Lengkap.

“Berbagai program tersebut dilaksanakan, tentunya sebagai bentuk kepedulian dalam meringankan beban masyarakat dalam perolehan sertipikat tanah dengan harapan akan lebih meningkatkan tertib administrasi pertanahan serta mewujudkan kepastian hukum tanah sehingga dapat meminimalisasi timbulnya sengketa,” ungkapnya.

Ia juga berpesan agar sertipikat tersebut dijaga dan dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan fungsinya sebagai sumber kekuatan yuridis kepemilikan tanah yang bernilai ekonomis.

Sementara itu, Kepala Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional(ATR/BPN) Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto mengatakan, jumlah penerbitan sertipikat PTSL kali ini secara menyeluruh hampir 1 juta tanah, dengan sumber pembiayaan APBN.

Menurut dia, dalam rangka Bulan Bakti Agraria dan Tata Ruang, Presiden Jokowi menerbitkan sebanyak 1 juta sertipikat PTSL.

Sepyo mengungkapkan, ATR/BPN Kabupaten Bogor tahun ini menargetkan 18.800 bidang tanah yang bakal masuk program sertipikat PTSL, dan hingga kini sudah mencapai 80 persen jumlah yang sudah mendapatkan sertifikat gratis dari pemerintah. (bgr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017