Connect with us

DIGITAL

Polri Waspadai Maraknya Hoaks Efek Kemajuan Teknologi

Published

on

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol, Dedi Prasetyo.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa kemajuan teknologi digital dapat memberikan dampak negatif diantaranya adalah maraknya penyebaran berita hoaks.

“Penyebaran berita hoaks di media sosial pun kini bak rumput liar ketika memasuki era digital,” kata Brigjen Dedi di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Ia menambahkan bahwa hal tersebut berpotensi untuk merusak persatuan NKRI.



“Hal tersebut juga dapat membunuh karakter generasi milenial dan menumbuhkan rasa premanisme yang bisa merusak persatuan NKRI,” katanya.

Oleh karena itu menurut dia karakter masyarakat perlu untuk dibentuk agar dapat menyaring berbagai informasi yang ada.

“Kemajuan teknologi pun harus diiringi dengan pembentukan karakter, pemahaman dan kedewasaan dalam menyaring berbagai bentuk konten dan informasi yang ada,” ujarnya.

Ia mengatakan Polri terutama Divisi Humas Polri harus mampu berperan dalam menciptakan generasi milenial yang berkualitas.

“Divisi Humas Polri sebagai salah satu satuan kerja di Polri yang memiliki fungsi menyalurkan informasi yang benar kepada masyarakat harus memainkan peran dan turut andil dalam menciptakan generasi milenial yang berkualitas dan intelektualitas demi masa depan bangsa dan negara,” katanya.

Ia juga mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan ketertiban di tengah masyarakat agar terhindar dari hal-hal yang dapat merusak generasi penerus bangsa. Demikian, seperti dikutip Antara. (apd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DIGITAL

Vietnam akan Luncurkan Layanan Komersial 5G Tahun Ini

Published

on

Pemerintah Vietnam tahun lalu memberikan lisensi percobaan 5G pertamanya untuk Viettel, perusahaan telekomunikasi terbesar di negara itu.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Vietnam berencana untuk meluncurkan layanan seluler 5G komersial tahun ini, Kementerian Informasi dan Komunikasi Vietnam menyebutkan dalam di situs webnya, lansir Reuters, Selasa (14/1/2020).

Pemerintah Vietnam tahun lalu memberikan lisensi percobaan 5G pertamanya untuk Viettel, perusahaan telekomunikasi terbesar di negara itu.

Pada bulan Juni, perusahaan saham gabungan Vingroup JSC menandatangani kesepakatan dengan Qualcomm dan Fujitsu untuk memproduksi ponsel pintar 5G di Vietnam.



Sementara itu, di Indonesia, perbincangan hangat dunia teknologi dan telekomunikasi juga berputar di sekitar 5G sepanjang 2019.

Indonesia belum menetapkan target kapan jaringan 5G akan dipakai di Indonesia, namun, pemerintah mengatakan 5G diharapkan datang di waktu yang tepat untuk menggunakan teknologi tersebut sehingga tidak hanya menjadi tempat untuk memasarkan 5G.

Meski pun belum jelas kapan 5G akan masuk Indonesia, pemerintah dan lembaga yang terlibat, termasuk industri telekomunikasi, sudah menyiapkan berbagai hal agar dapat mengadopsi jaringan 5G.

Smartfren pada pertengahan 2019 menguji coba jaringan 5G di pabrik pengolahan kelapa sawit di Marunda, beberapa waktu lalu, menggunakan frekuensi 28GHz milimeter wave, untuk memantau lokasi publik secara aktual, real time, dipadukan dengan internet of things (IoT) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Uji coba terbaru dari Telkomsel pada akhir November 2019, bersama dengan OPPO, menguji coba jaringan 5G di Batam untuk panggilan telepon melalui protokol internet (VoIP) di perangkat Reno versi 5G. Demikian, seperti dikutip Antara. (ari)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Apple Daur Ulang iPhone Pakai Robot Daisy

Published

on

Apple Inc mendaur ulang iPhone di manufaktur di Austin, Texas.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Apple Inc menggunakan robot Daisy untuk membongkar unit iPhone agar kandungan mineral di ponsel tersebut bisa diambil dan digunakan kembali.

Robot Daisy merupakan salah satu bagian rencana Apple untuk menjadi pabrik “closed-loop”, mereka tidak ingin hanya bergantung pada industri pertambangan untuk mendapatkan bahan baku pembuatan komponen.

“Kami tidak berkompetisi dengan pertambangan. (Industri) pertambangan tidak perlu takut dengan pengembangan ini,” kata kepala kebijakan lingkungan dan sosial Apple, Lisa Jackson, dikutip dari Reuters.



Apple Inc mendaur ulang iPhone di manufaktur di Austin, Texas. Robot Daisy bisa membongkar agar 14 mineral yang ada di sebuah unit ponsel, termasuk lithium, bisa diekstrak.

Untuk saat ini, baru iPhone yang didaur ulang lewat Daisy karena ponsel ini sangat populer.

Salah satu pekerjaan robot ini adalah mengeluarkan baterai iPhone, pertama ponsel dipanaskan di udara bersuhu -80 derajat Celsius. Kedua, robot akan mengeluarkan baut dan modul di dalam ponsel.

Komponen-komponen ini kemudian dikirim ke pendaur ulang untuk diekstrak dan dimurnikan. Robot Daisy bisa membongkar 200 unit iPhone per jam.

Apple sudah menggunakan mineral daur ulang untuk produk-produknya, antara lain untuk timah dan kobalt. Demikian, seperti dikutip Antara. (nat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Amazon Ingin buat Teknologi Pemindai Tangan untuk Belanja

Published

on

Amazon.com, Inc. adalah perusahaan teknologi multinasional Amerika yang berbasis di Seattle, Washington, yang berfokus pada e-commerce, komputasi awan, streaming digital, dan kecerdasan buatan.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Amazon membuat paten untuk mengembangkan toko tanpa kasir Amazon Go, bukan lagi lewat aplikasi, di masa depan pengunjung bisa berbelanja cukup dengan memindai tangan mereka.

Patent and Trademark Office Amerika Serikat, dikutip dari laman Vox, mempublikasikan pemakaian paten dari Amazon tentang sistem pemindai tanpa sentuh untuk mengindentifikasi orang dengan karakteristik telapak tangan, termasuk urat nadi dan kerutan.

Dalam berkas paten tersebut, dijelaskan pemindai akan ditempatkan di pintu keluar toko. Ketika pengunjung mengambil sesuatu dari rak barang dan meninggalkan toko, Amazon secara otomatis akan menghitung barang tersebut dan memasukkannya ke akun belanja sang pengunjung.



Paten tersebut juga memberikan gambar ilustrasi seseorang sedang memindai tangan di gerbang masuk, mirip dengan gerbang yang ada di toko Amazon Go, sehingga diperkirakan teknologi akan digunakan di tempat tersebut.

Vox melaporkan juru bicara Amazon tidak berkomentar untuk hal ini.

Meski pun sudah membuat paten, tidak berarti Amazon pasti akan mengembangkan dan menggunakan teknologi berbelanja dengan pemindai tangan.

September lalu, New York Post menulis Amazon menguji coba pengunjung Whole Foods untuk memindai tangan untuk membayar belanjaan. Demikian, seperti dikutip Antara. (nat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending