Connect with us

KEPRESIDENAN

Presiden Jelaskan Upaya Mengatasi Masalah Ekonomi Dampak Covid-19

Published

on

Presiden Joko Widodo saat menerima pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). (Foto : Instagram @sekretariat.kabinet)
Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 telah berupaya untuk memberikan stimulus, jalan keluar, terhadap berbagai kebuntuan situasi ekonomi yang ada, misalnya bunga untuk kesehatan dan sosial sebesar 0 persen. Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Bambang Soesatyo usai diterima oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Rabu (8/7). “Ini kesepakatan dengan Bank Indonesia dan untuk UMKM 3.3 persen, saya kira ini upaya-upaya yang luar biasa daripada langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah,” ujar Bamsoet panggilan akrab Ketua MPR saat menyampaikan hasil pertemuan dengan Presiden. Lebih lanjut, Ketua MPR menjelaskan bahwa Presiden juga menyampaikan kondisi yang sama dialami semua pemimpin dunia, tetapi apapun Pemerintah tetap optimis bisa keluar dari situasi ini dengan baik. Kepala Negara, menurut Ketua MPR, juga menyampaikan ada stimulus bantuan subsidi kepada pesantren setidak-tidaknya 2.6 triliun diharapkan bisa mendorong pesantren, pusat-pusat pendidikan keagamaan, yang berjalan dengan baik di tengah-tengah situasi Covid-19. “Beliau menyampaikan Pemerintah sudah sepakat memberikan subsidi kepada 20 juta pemakai listrik 450 watt untuk gratis selama 6 bulan dan diskon 50 persen bagi pengguna 900 watt,” jelas Ketua MPR. Turut hadir dalam agenda tersebut Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan para Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, Sjarifuddin Hasan, Zulkifli Hasan, Arsul Sani, Fadel Muhammad, serta Sekretaris Jenderal MPR Ma’ruf Cahyono. (skt)

Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

KEPRESIDENAN

Presiden Jokowi Tinjau Sarana Terdampak Bencana Banjir di Kabupaten Banjar

Published

on

Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan lokasi terdampak bencana banjir. /Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas.

INDONESIA RAYA – Di tengah guyuran hujan, Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan lokasi terdampak bencana banjir.

Hal itu terkait dengan kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan, Senin, 18 Januari 2021.

Di Kelurahan Pekauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Jokowi menyaksikan area yang terdampak banjir.



Kepala Negara tampak memberikan instruksi kepada jajaran terkait yang di antaranya ialah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kepala BNPB Doni Monardo dari atas Jembatan Pekauman.

Dalam kesempatan tersebut, tampak pula Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Bupati Banjar Khalilurrahman yang turut serta dalam peninjauan.

Di sela peninjauan, Presiden turut menyerahkan sejumlah bantuan sembako, makanan siap saji, dan masker ke beberapa warga di lokasi terdampak.

Sebelum keberangkatan menuju Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan bahwa kunjungan Presiden ke lokasi terdampak bencana kali ini bertujuan untuk meninjau sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

KEPRESIDENAN

56 Perusahaan Besar Gandeng 196 UMKM dengan Potensi Kontrak Sebesar Rp1,5 Triliun

Published

on

Presiden Ri, Joko Widodo. /Dok Media Apakabar/ Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

INDONESIA RAYA – Kemitraan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan perusahaan-perusahaan besar merupakan suatu hal yang penting bagi peningkatan kelas UMKM.

Oleh karena itu, kemitraan kedua pihak tersebut harus terus dikembangkan dengan prinsip saling menguntungkan hingga dapat berdaya saing di pasar global.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa bentuk kemitraan tersebut diperlukan UMKM untuk tumbuh kompetitif dan turut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.



Demikian kata Presiden saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Kerja Sama Dalam Rangka Kemitraan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Untuk diketahui, program kemitraan ini merupakan tindak lanjut BKPM terhadap sejumlah arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan adanya kolaborasi atau keterlibatan UMKM dengan usaha-usaha besar demi peningkatan kualitas UMKM dan pemerataan ekonomi.

Dalam acara penandatanganan yang berlangsung di Ruang Nusantara, Gedung Suhartoyo, Kantor BKPM, sebanyak 56 perusahaan besar, baik perusahaan luar maupun dalam negeri, menandatangani komitmen kemitraan dengan 196 UMKM lokal yang tersebar di seluruh Indonesia dengan potensi nilai kontrak sebesar Rp1,5 triliun.

“Kemitraan UMKM dengan usaha besar ini sangat penting agar UMKM bisa masuk dalam rantai produksi global, meningkatkan peluang UMKM untuk naik kelas, dan meningkatkan kualitas usaha UMKM menjadi lebih kompetitif,” ujarnya secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 18 Januari 2021.

Pages: 1 2 3


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

KEPRESIDENAN

Presiden Jokowi akan Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Kalimantan Selatan

Published

on

Presiden Joko Widodo menuju Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka kunjungan kerja. /Dok. Media Apakabar/Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden.

INDONESIA RAYA – Presiden Joko Widodo pada Senin, 18 Januari 2021, bertolak menuju Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka kunjungan kerja.

Bersama rombongan terbatas dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Kepala Negara lepas landas menuju Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekira pukul 10.05 WIB.



Setibanya di Pangkalan TNI AU Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Kepala Negara diagendakan untuk langsung meninjau lokasi terdampak bencana banjir.

Khususnya yang berada di Kelurahan Pakauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, dengan perahu karet.

Dalam kunjungan kerja dan peninjauan kali ini, Presiden juga akan meninjau lokasi terdampak lainnya seperti Jembatan Mataraman yang aksesnya terputus karena bencana banjir tersebut.

Jokowi juga akan mendatangi posko pengungsian untuk meninjau kondisi warga terdampak serta kesiapan bantuan yang diberikan kepada mereka.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017