Connect with us

KALIMANTAN UTARA

PUPR Bangun Jalan Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kaltara

Published

on

Kementerian PUPR pembangunan jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Utara. (Foto : Instagram @kemenpupr)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap melanjutkan pembangunan jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km.

Pembangunan infrastruktur jalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah atau membuka akses daerah terisolir, juga sebagai pemerataan hasil-hasil pembangunan di luar Pulau Jawa, terutama di daerah perbatasan.

“Jaringan jalan perbatasan ini merupakan infrastruktur yang bernilai strategis bagi NKRI dengan fungsi sebagai pertahanan dan keamanan negara dan mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui siaran pers yang diterima Selasa (28/7/2020).



Secara keseluruhan, jalan perbatasan di Kaltara sepanjang 966,59 Km terdiri dari jalan paralel perbatasan sepanjang 614,55 Km dan akses perbatasan 352,04 Km. Hingga akhir 2019, dari total panjang tersisa 80,8 Km belum terbuka. Pada Tahun Anggaran (TA) 2020, Kementerian PUPR menganggarkan sebesar Rp231 miliar untuk pembangunan delapan ruas jalan perbatasan dan tiga ruas akses perbatasan di wilayah Kaltara.

Untuk pembangunan jalan perbatasan yang telah konstruksi adalah Jalan Long Semamu Long Bawan 3 sepanjang 1,2 Km dengan progres 0,38 persen, Jalan Long Semamu Long Bawan 4 sepanjang 1,8 Km progres fisik 1,6 persen dan biaya Rp20,9 miliar, Jalan Long Boh Metulang Long Nawang sepanjang 3,5 Km progresnya 37,12 persen, dan Jalan Long Boh Metulang Long Nawang 2 sepanjang 2,5 Km dengan progres 33,7 persen. Sementara untuk  empat ruas sisanya masih dalam tahap persiapan lelang yakni Jalan Malinau Semamu 1 sepanjang 1,4 Km, Jalan Long Semamu Long Bawan sepanjang 2 Km, Jalan Long Semamu Long Bawan 2 sepanjang 2,1 Km, dan Jalan Long Nawang sepanjang 400 meter.

Selain jalan perbatasan, anggaran TA 2020 Kementerian PUPR juga digunakan untuk melanjutkan pembangunan akses perbatasan seperti Ruas Jalan Malinau – Long Semamu – Long Bawan – Long Midang (Indonesia) – Lawas (Sarawak, Malaysia) sepanjang 8,5 Km dari total panjang 198,71 Km, Ruas Jalan Malinau – Mensalong – Tau Lumbis – Keningau (Sabah, Malaysia) sepanjang 221,73 Km, dan Ruas Jalan Malinau – Langap – Long Kemuat – Long Nawang (Indonesia) – Sibu (Serawak, Malaysia) sepanjang 6,4 Km dari total panjang 443,43 Km.

Pekerjaan pengaspalan diprioritaskan pada area yang sudah ada permukiman atau padat penduduk serta terdapat fasilitas umum seperti Puskesmas, pasar, sekolah, dan kantor pemerintahan. Sementara penggunaan lapisan agregat digunakan pada area yang masih butuh peningkatan lalu lintas harian-nya (LHR).

Kehadiran jalan perbatasan dan akses perbatasan tersebut diharapkan akan membuka keterisolasian wilayah yang sangat membantu masyarakat di kawasan perbatasan. Dimana barang kebutuhan pokok akan dapat diperoleh dengan lebih mudah dan murah, sehingga akan mengurangi kesenjangan antarwilayah. Dengan meningkatnya konektivitas masyarakat akan terbentuk jalur-jalur logistik baru yang mendukung tumbuhnya embrio pusat-pusat pertumbuhan. (inf)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

KALIMANTAN UTARA

Divhumas Polri Diskusi Penyelesaian Sengketa Informasi di Polda Kaltara

Published

on

Suasana diskusi tentang penyelesaian sengketa informasi bersama komisi Informasi di Polda Kalimantan Utara. (Foto : Humas.polri.go.id)
Indonesiaraya.co.id, Kalimantan Utara – Pejabat Divisi Humas Polri berkunjung ke Polda Kalimantan Utara dalam rangka menggelar diskusi tentang penyelesaian sengketa informasi bersama komisi Informasi di Polda Kalimantan Utara. Diskusi ini untuk memberikan edukasi tentang penyelesaian sengketa informasi bila terjadi keberatan dan sengketa di komisi Informasi.

Diskusi penyelesaian sengketa informasi digelar di Hotel Luminor, Tanjung Sektor, Kalimantan Utara, Rabu (8/7/2020). Kapolda Kaltara Irjen Drs. Indrajit, S.H. membuka langsung kegiatan tersebut. Wakapolda Kaltara dan pejabat Polda Kaltara juga turut hadir.

Adapun pejabat Divisi Humas Polri yang hadir adalah Katim dari Divhumas Polri Kombes Pol Drs. Tjahjono, Kabag Anev Biro PID Drs. Sugeng Hadi Sutrisno. Selain itu, Ketua Komisi dan anggota komisioner Komisi Informasi provinsi Kaltara juga turut hadir.

Peserta diskusi penyelesaian sengketa informasi ini sebanyak 45 orang yang terdiri dari PPID dan Atasan PPID Satker Polda Kaltara serta Kasubag Humas Polres Jajaran Polda Kaltara beserta atasan PPID (KabagOps), kasihumas Polsek kota serta anggota Bidhumas Polda Kaltara.

Acara diskusi ini merupakan sosialisasi sekaligus bimtek tentang keterbukaan informasi publik yang diamanatkan oleh UU No. 14 Tahun 2008 yang mencakup pelayanan informasi publik serta penyelesaian sengketa informasi apabila terjadi keberatan dan sengketa di Komisi Informasi. Kegiatan diskusi ini tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana aturan pemerintah. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

KALIMANTAN UTARA

Presiden Jokowi Jajal Trek Jalan Perbatasan Nunukan Tunggangi Motor

Published

on

Presiden Jokowi beserta rombongan saat meninjau langsung pembangunan jalan perbatasan di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/12/2019).
Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo “menjajal” trek jalan perbatasan di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dengan menunggangi motor Kawasaki W175 yang “dicustom” oleh Katros Garage.

Diketahui dari video unggahan Menteri BUMN @erickthohir di media sosial Instagram pada Kamis (19/12/2019), Jokowi mengenakan jaket berwarna merah buatan Bulls Syndicate saat riding motornya yang berkelir hijau. Sejumlah Paspampres dengan motor trail pun mengekor di belakang Presiden.

Dalam video itu, Erick merekam kegiatan peninjauan pembangunan jalan perbatasan sepanjang 966 kilometer.

“Diajak Pak Presiden @Jokowi mengunjungi perbatasan Indonesia dan Malaysia naik motor. Saya dibonceng Danpaspampres, Bang Maruli,” demikian caption dalam unggahan video @erickthohir itu.

Dalam video terlihat kondisi jalan yang sudah dikeraskan dengan batu split. Iringan rombongan bermotor pun melewati bukit dan kawasan hutan di Kalimantan Utara. Di sisi kiri jalan juga terlihat berdiri beberapa bendera merah putih yang berkibar di tiang.

Motor custom berkonsep chopper. Selain Erick, tampak juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengendarai motor trail Kawasaki KLX yang mengenakan helm berwarna hijau tua.

Dalam foto Instagram unggahan @pramonoanungw, terlihat Presiden mengenakan helm half face.

“Mengunjungi perbatasan Indonesia-Malaysia di Krayan Kalimantan Utara naik motor trail bersama Presiden @jokowi, menyusuri jalan yang baru dibangun oleh pemerintah RI #kabinetindonesiamaju #bangsaku,” demikian caption dalam unggahan Pram.

Dalam jumpa pers di Kecamatan Krayan, Presiden menjelaskan pembangunan jalan perbatasan sepanjang 966 kilometer telah rampung.

Infrasktruktur jalan diharapkan mendorong ekonomi masyarakat di daerah. Presiden mengatakan pemerintah terus melanjutkan pembangunan infrastruktur ke depan, selain juga membangun Sumber Daya Manusia Indonesia.

“Inilah pentingnya infrastuktur, menghubungkan antara kabupaten dengan kabupaten. Sehingga ekonomi bisa berjalan karena ada mobilitas orang, mobilitas barang, mobilitas komoditas,” demikian Presiden, seperti dikutip Antara. (bay)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

KALIMANTAN UTARA

Presiden Jokowi Tinjau Jalan Perbatasan 966 KM di Nunukan, Kalimantan Utara

Published

on

Presiden Jokowi beserta rombongan saat meninjau langsung pembangunan jalan perbatasan di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/12/2019).
Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan jalan di perbatasan yang berlokasi di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

“Ini adalah garis batas antara Indonesia dan Malaysia. Nunukan, dan di sebelah sana Serawak. Kita harapkan nanti jalan-jalan yang sedang kita kerjakan ini akan segera kita selesaikan,” demikian Presiden dalam laporan Foto ketika jumpa pers di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/12/2019) yang menjelaskan progres pembangunan jalan di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia.

Menurut Presiden, jalan perbatasan di Kalimantan Utara yang telah selesai dikerjakan yakni sepanjang 966 kilometer.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan pembangunan infrastsruktur, salah satunya akses jalan, terus dikerjakan oleh pemerintah.

Pembangunan infrastruktur itu diharapkan Presiden dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa.

“Inilah pentingnya infrastuktur, menghubungkan antara kabupaten dengan kabupaten. Sehingga ekonomi bisa berjalan karena ada mobilitas orang, mobilitas barang, mobilitas komoditas,” ujar Presiden.

Presiden menjelaskan pemerintah tetap meneruskan program pembangunan infrastruktur dalam lima tahun ke depan selain membangun kualitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Nunukan, Presiden juga mendapat penganugerahan gelar adat Dayak Lundayeh.

Usai kegiatan di Nunukan, Jokowi menuju Kabupaten Malinau bertemu dengan Tetua Adat Dayak Kenyah beserta 11 ketua suku di kabupaten itu.

Kemudian Presiden direncanakan meninjau potensi “hydro power” melalui udara dengan menumpang helikopter. Demikian, seperti dikutip Antara. (bay)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017