Connect with us

TANGERANG

Rahayu Minta Pelaku Pemerkosaan di Bintaro Dihukum Seberat-beratnya

Published

on

Aktivis Perempuan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. (Foto : Istimewa)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Aktivis Perempuan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berharap pelaku pemerkosaan di Bintaro yang viral dihukum seberat-beratnya.

“Saya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya, saya apresiasi pihak kepolisian yang cepat dan tanggap menangkap pelaku” kata Rahayu Saraswati.

Saraswati juga menjelaskan pentingnya perlindungan terhadap korban dan saksi kasus pemerkosaan, sebagai contoh dari kasus akun AFS yang butuh waktu lama mengumpulkan keberanian melaporkan kasusnya.



“Tak mudah bagi korban untuk bersuara dan membongkar kasusnya, kita berpihak padanya, pada keberaniannya, kita harus melindungi korban dan saksinya,” kata Saraswati yang juga politisi Gerindra.

Saraswati juga mendorong para korban yang selama ini bungkam atau merahasiakan dirinya sebagai korban untuk berani menghubungi lembaga-lembaga yang melindungi hak perempuan atas kasus-kasus serupa. Seperti Komnas Perempuan, P2TP2A, maupun yayasan dan LBH yang fokus pada pendampingan perempuan dan korban.

Rahayu Saraswati yang disebut-sebut akan maju sebagai calon wakil wali kota Tangerang Selatan menegaskan sebuah kota harus dibuat sistem pengamanan yang serius demi menjaga warganya. Terlebih sebuah kota yang nyaman dan aman bagi warga perempuan.

“Perlu tindakan preventif dan kebijakan daerah yang melindungi perempuan agar kota ini bisa aman dan nyaman, seperti pentingnya memperbanyak pemasangan cctv di area-area publik dan Satgas yang siap sedia mendampingi dan melindungi kaum perempuan dan kelompok yang rentan jadi korban” pungkas Saraswati. (psp)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

TANGERANG

Napi Cai Chang Pan Sempat Ajak Teman Satu Sel untuk Kabur

Published

on

Narapidana kasus narkoba Cai Changpan (53) dari Lapas kelas 1 Tangerang. (Foto : Pixabay.com)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan narapidana Cai Chang Pan yang kabur dari Lembaga Permasyarakatan Tangeran Kelas I itu sempat mengajak teman satu selnya.

“Sempat si teman satu sel ini pernah dia diajak,” kata Kombes Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2020).

Namun, kata Yusri, teman satu sel Cai Chang Pan ini menolak ajakan untuk melarikan diri. Napi WNA ini mengaku tidak mau terlibat dalam aksi kabur Cai. Hal tersebut disampaikan saat diperiksa kepolisian.



“Tapi, dia tak mau terlibat dalam hal ini dan tak mau ikut, apa dia tahu? ya dia tahu, makanya dia sampaikan delapan bulan dia lubangi itu, bahkan handphone-nya temannya dibawa,” tuturnya.

Diketahui, Cai Changpan melarikan diri pada Senin (14/9/2020) sekitar pukul 02.30 WIB. Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang, Jumadi mengatakan pihaknya sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Sebagai informasi, Cai Changpan divonis mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada 19 Juli 2017 karena kasus narkoba. Terpidana mati ini lantas mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Banten pada 28 September 2017, tapi ditolak.

Cai Changpan divonis bersalah atas kasus narkoba jenis sabu dengan barang bukti 1.135 bungkus plastik. Dalam putusan pengadilan, total berat sabu tersebut mencapai 135 kilogram. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

TANGERANG

Napi WNA Kabur dari Lapas Tangerang, Polisi Periksa 14 Saksi

Published

on

Polisi melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait kasus kaburnya napi Warga Negara Asing. (Foto : Shutterstock)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Polisi melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait kasus kaburnya napi Warga Negara Asing, Cai Cangpan alias A dari lembaga permasyarakatan Tangerang, beberapa waktu lalu.

“Kita juga sudah melakukan pemeriksaan kepada 14 saksi, termasuk saksi satu sel yang bersangkutan. Mereka juga mengatakan bahwa CP ini sudah menyiapkan sejak 8 bulan.,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2020).

Kombes Yusri menyebut, napi Cai Cangpan itu menggali gorong-gorong untuk kabur sepanjang puluhan meter. Dia juga menyebut tersangka hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk kabur dari hasil lubang yang dia buat.



“Kemarin sudah dilakukan pengecekan olah TKP ke sana dengan mengambil sampel orang yang masuk ke dalam memang muat. Itu bisa memakan waktu sampai 20 menitan, karena memang sangat kecil dan panjang dengan panjang 30 meter,” ungkap Yusri.

Seperti diketahui sebelumnya, Cai Cangpan kabur dari Lapas Tangerang pada Senin (14/9) lalu. Cai kabur dengan cara melakukan pembobolan dinding sel dan membuat lubang yang menembus keparit yang ada di sisi gedung. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

TANGERANG

Kota Tangsel Dipastikan akan Menjadi Kota yang Ramah Sepeda

Published

on

Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati, saat bersepeda di wilayah Tangsel. (Foto : Daryoga)

Indonesiaraya.co.id, Tangerang – Tahun depan, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menjadi Kota Ramah Sepeda.

Janji itu disampaikan calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati, saat bersepeda di wilayah Tangsel, Minggu (24/8/2020) pagi.

Memang, belakangan ini aktivitas bersepeda bukan lagi sekadar tren. Tidak sedikit para pekerja yang berdomisili di Tangsel memilih bersepeda untuk berangkat ke kantor mereka yang letaknya di wilayah DKI Jakarta. 



Sejak lama Tangsel menjadi destinasi favorit masyarakat luas untuk bersepeda, khususnya di hari libur. Begitu pula bagi pesepeda yang menggunakan jaringan KRL untuk menyambung perjalanannya.

Haji Muhamad, mantan Sekda Tangerang Selatan yang saat ini mencalonkan diri menjadi Wali Kota Tangsel berpasangan dengan Saraswati, menjelaskan rencana mereka merevitalisasi tempat-tempat wisata di Tangsel agar dapat dikunjungi para pesepeda dengan nyaman dan aman. 

“Sudah lama Tangsel menjadi destinasi wisata para pesepeda, misalnya Jalur Pipa Gas, Setu, juga Danau Cisawang, dan Monumen Lengkong,” jelas Muhamad.

Saraswati yang pada Minggu pagi bersepeda dengan sepeda lipat buatan lokal menjelaskan lebih jauh soal rencana mereka menjadikan Tangsel sebagai Kota Ramah Sepeda.

“Ya, Tangsel harus jadi Kota Ramah Sepeda. Bukan hanya dibangun jalur khusus sepeda, tapi juga dibuatkan rute yang ramah sepeda dan memasang rambu-rambu khusus kendaraan sepeda,” ujar Saraswati.

Rute sepeda itu harus dirancang khusus, bukan cuma mengikuti jalur kendaraan bermotor yang sudah ada. Apalagi sepeda adalah jenis kendaraan yang bisa masuk ke perumahan dan perkampungan warga. Selain jaraknya lebih pintas, jalur sepeda mesti bebas dari kendaraan bermotor, minim polusi udara dan suara. 

“Para pesepeda itu juga butuh rest area, kalau di Jakarta bentuknya kafe. Nah, kalau di Tangsel nanti bentuknya pondokan milik warga,” lanjut Muhamad.

Saraswati juga sudah punya rencana ingin membesarkan UMKM di Tangsel,  terutama yang dimiliki kaum ibu dan single parent. 

Pondokan rest area sepeda diharapkan bisa menjadi salah satu outlet UMKM dan memberikan pilihan makanan dan jajanan khas lokal kepada para pencinta sepeda. 

“Bisa cari jajanan sarapan khas Betawi, Jawa, Sunda, peranakan dan khas daerah lain. Nah, harus jalan-jalan ke Tangsel nanti,” pungkas Saraswati. (dar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017