Connect with us

DIGITAL

Realme Luncurkan Ponsel Empat Kamera Realme 5 dan Realme 5 Pro

Published

on

Realme 5 dipersenjatai prosesor Snapdragon 665 berbasis 11nm dan dilengkapi generasi ke-3 Qualcomm AI Engine, serta baterai berkapasitas jumbo berdaya 5.000 mAh.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Realme meluncurkan smartphone empat kamera pertamanya Realme 5 dan Realme 5 Pro dengan konfigurasi kamera ultra wide-angle, kamera utama, kamera potrait dan lensa ultra macro.

“Kami bangga bisa merevolusi pengalaman pengguna dengan Realme 5, ponsel quad camera dengan harga Rp2 jutaan dan Realme 5 Pro dengan segmen harga Rp3 jutaan,” ujar Marketing Director Realme South East Asia, Josef Wang, di Jakarta, Kamis.

Realme 5 untuk varian ROM 3GB dan RAM 32GB dibandrol Rp1,999 juta, sementara untuk varian ROM 3GB dan RAM 64GB ditawarkan dengan harga Rp2,199 juta, sedangkan varian ROM 4GB dan RAM 128GB dilego di harga Rp2,699 juta.



Realme 5 dipersenjatai prosesor Snapdragon 665 berbasis 11nm dan dilengkapi generasi ke-3 Qualcomm AI Engine, serta baterai berkapasitas jumbo berdaya 5.000 mAh.

Untuk pengaturan quad camera, Realme 5 memiliki kamera utama sensor 12MP dengan f/1.8, lensa ultra-wide 8MP, lensa potrait 2MP dan lensa macro 2MP. Sementara pada bagian depan, disematkan kamera 13MP.

Dari segi desain, Realme mengusung 6,5 inci HD+ mini drop display dengan rasio screen to body 89 persen, dan hadir dalam dua pilihan warna Crystal Blue dan Crystal Purple.

Sementara itu, Realme 5 Pro untuk varian RAM 4GB dan ROM 128GB dibandrol Rp2,999 juta, sementara untuk varian ROM 8GB dan RAM 128GB ditawarkan dengan harga Rp3,699 juta.

Realme 5 Pro dipersenjatai prosesor Snapdragon 712 dengan kecepatan clock CPU 2,3GHz dan GPU Qualcomm Adreno 616, serta baterai 4.035 mAh yang delengkapi teknologi pengisi daya cepat VOOC Flash Charge 3.0.

Dari segi kamera, konfigurasi quad camera Realme 5 Pro antara lain lensa utama 48MP, lensa ultra-wide angle 8MP, lensa potrait 2MP dan lensa macro 2MP. Sementara untuk selfie disematkan lensa 16MP.

Tampilan empat kamera Realme 5 Pro yang resmi diluncurkan di Jakarta, Kamis (19/9/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)

Untuk desain, Realme mengusung 6,3 inci FHD+ newdrop display dengan rasio screen to body 90,6 persen, dan hadir dengan pilihan warna Sparkling Blue dan Crystal Green. Demikian, seperti dikutip Antara. (arm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

DIGITAL

Apple Mulai Memproduksi Kacamata Pintar

Published

on

Kacamata AR Apple hanya akan dibekali layar, sensor kamera, dan elektronik konektivitas nirkabel.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Sebuah sumber informasi yang andal mengklaim bahwa Apple memulai produksi kacamata dalam proyek augmented bernama Project StartBoard akhir tahun ini, dan akan meluncurkan perangkat tersebut pada kuartal kedua tahun 2020.

Analis Apple Ming-Chi Kuo–yang hampir selalu tepat dengan prediksinya–telah mengonfirmasi ini pada laporan kepada kliennya di TF International Securities. Kuo menyebutkan penyedia sasis kacamata itu adalah perusahaan China Changying Precision.

Kuo telah memperkirakan kedatangan kacamata pada tahun 2020 untuk sementara ini, mengutip sumber-sumber di dalam rantai pasokan Apple, sebagaimana dilansir dari Bloomberg, Jumat.



Dalam laporan itu, Kuo mengatakan bahwa kacamata tidak akan memiliki prosesor grafis atau CPU sendiri, tapi terhubung dengan iPhone untuk mendorong pengalaman AR (augmented reality).

Kacamata AR Apple hanya akan dibekali layar, sensor kamera, dan elektronik konektivitas nirkabel, membuatnya lebih ringan dan lebih hemat daya baterai daripada Hololens 2 dan kacamata AR lainnya.

Selain itu, kacamata ini kabarnya akan lebih murah daripada kompetitor. Kuo kembali menegaskan detail ini dalam laporan barunya.

Menurut Kuo, Apple sudah berencana membuat kacamata pintar tahun lalu ketika mereka mengakuisisi Akonia Holographics, sebuah startup berbasis di Colorado dengan lebih dari 200 paten untuk membuat “lensa kaca pintar transparan yang tipis, penuh warna, dan cerah, serta gambar dengan sudut pandang luas.

Pembelian itu adalah yang terakhir dari garis panjang akuisisi terkait AR yang telah meletakkan dasar untuk membuat kacamata AR menjadi mungkin. “Dan kita sudah tahu bahwa CEO Tim Cook percaya bahwa AR akan menjadi besar dan bahwa dia menyinggung beberapa proyek AR di bawah lini Apple,” katanya. Demikian, seperti dikutip Antara. (sry)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Google akan Luncurkan Jam Tangan Pintar Saingi Apple

Published

on

Google akan mengumumkan pengembangan smartphone 5G, memperkenalkan dua ponsel 4G Pixel baru, dan mungkin sebuah jam tangan pintar (smartwatch).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Google telah mulai menguji produk smartphone 5G yang mungkin akan diluncurkan segera minggu depan, sebagai bagian ekspansi agresifnya untuk mencuri pasar dan mengikat konsumen ke layanan pencarian dan komputasi awan (cloud).

Dalam peluncuran produk baru 15 Oktober nanti, Google akan mengumumkan pengembangan smartphone 5G, memperkenalkan dua ponsel 4G Pixel baru, dan mungkin sebuah jam tangan pintar (smartwatch) dan laptop baru, kata sumber terpercaya kepada Nikkei Asian Review.

Gadget berteknologi tinggi seperti ini adalah inti dari strategi Google untuk memikat konsumen dengan perangkat keras merek sendiri dan dengan demikian memadukannya semakin dekat dengan mesin pencari yang dikenal lebih baik dan perangkat lunak yang digerakkan oleh kecerdasan buatan.



“Dua [Pixel 4] smartphone sudah memasuki produksi massal dan akan siap dikirim setelah [produk baru] Google diluncurkan minggu depan,” kata salah satu dari beberapa sumber yang dekat dengan situasi tersebut.

“Google juga sedang mengerjakan versi dengan teknologi 5G, yang sedang dalam uji produksi,” katanya.

Jika Google benar sedang membuat smartphone 5G, berarti menjadi perusahaan AS pertama yang masuk ke pasar ponsel 5G sekaligus menghadirkan tantangan langsung bagi Apple dan produsen ponsel terkemuka lainnya seperti Samsung dan Huawei, demikian mengutip Nikkei Asian Review, Jumat.

Selain Google, Microsoft juga telah masuk kembali ke pasar ponsel dengan produk sendiri berlayar lipat, Surface Duo, pekan lalu.

Itu merupakan kembalinya Microsoft ke pasar smartphone setelah sempat mengakuisisi Nokia dan kurang sukses hingga memilih tiarap pada 2016.

Google tidak merahasiakan tujuannya untuk masuk ke pasar perangkat keras meskipun percepatan yang jelas dari rencana investasinya, dikombinasikan dengan kantong dalam perusahaan, akan meningkatkan tekanan pada pesaing.

Alphabet, perusahaan induk Google, memiliki sekitar 117 miliar dolar dalam bentuk tunai, sementara Apple 102 miliar dolar.

“Menyatukan perangkat lunak dan perangkat keras … memang memiliki banyak nilai sinergis … dan cara utama untuk melakukannya hari ini untuk produk [pencarian dan perangkat lunak] inti kami adalah dengan menggunakan perangkat keras,” CEO Google Sundar Pichai, mengatakan kepada analis di konferensi bulan Februari.

Sebagai pendatang baru di pasar ponsel pintar global, seri telepon Pixel Google masih memiliki pangsa pasar kurang dari 0,5 persen. Tapi itu tumbuh secara eksponensial. Tahun ini perusahaan menargetkan mengirimkan sebanyak 10 juta ponsel, kata sumber, lebih dari dua kali lipat capaian tahun lalu.

Model 5G Google saat ini sedang diuji coba diproduksi di China. Tetapi untuk menghindari tarif AS dari sengketa perdagangan China, dan untuk mencari tenaga kerja yang lebih murah, semua produksi Google yang ditujukan untuk AS pada akhirnya akan dilakukan di luar China.

Opsi utama adalah fasilitas Vietnam yang siap pada akhir tahun, seperti yang dilaporkan Nikkei Asian Review.

Google akhirnya dapat memutuskan untuk meluncurkan model 5G baru pada musim semi tahun depan, kata sumber itu, bersamaan dengan rilis telepon Pixel yang murah.

Tetapi tanggal rilis itu masih akan menempatkan Google di depan Apple dalam perlombaan untuk memproduksi ponsel 5G generasi berikutnya.

Handset Google 5G akan datang dengan platform seluler Snapdragon 855, yang dibuat oleh pembuat chip Qualcomm, sumber menambahkan.

Sementara itu seri Pixel 4 andalan baru akan menampilkan layar dioda pemancar cahaya organik canggih, seperti iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max, model premium Apple yang diluncurkan pada bulan September. Demikian, seperti dikutip Antara. (sry)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Jelang Pelantikan Presiden, Menkominfo Imbau Masyarakat Jauhi Hoaks

Published

on

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Menjelang pelantikan presiden pada 20 Oktober, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengimbau masyarakat untuk menjauhi hoaks.

“Saya berharap kita punya presiden yang mau dilantik kita dukung, ngapain bikin hoaks juga. Lebih baik kita bersatu,” ujar Rudiantara di Jakarta, Kamis.

Rudiantara mengatakan hoaks ada yang bersifat disinformasi, ada pula yang memprovokasi, menghasut, bahkan mengadu domba.



“Kalau hoaks setiap hari ada dan tiap hari juga kita pantau,” kata dia.

Terkait dengan hoaks yang menyebar ketika unjuk rasa terjadi pada akhir September lalu, Rudiantara mengatakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan take down ratusan ribu URL yang digunakan untuk menyebarkan hoaks.

“Ada puncaknya sehari 270 ribu lebih ya itu paling tinggi. Tanggal 25 September itu paling tinggi 270 ribu lebih URL yang dipakai untuk menyebar hoaks,” ujar Rudiantara.

Saat ditanya apakah Kominfo akan melakukan kontrol atau pembatasan akses internet untuk mengantisipasi penyebaran hoaks saat pelantikan presiden nanti, Rudiantara tidak mau berandai-andai.

“Kita berfikirnya positif. Kita jangan berandai-andai terus,” ujar dia.

Mengenai buzzer, menurut Rudiantara, tidak ada yang salah dengan buzzer, sebab di undang-undang tidak ada larangan menjadi buzzer, namun dilarang adalah kontennya yang melanggar undang-undang. Demikian, seperti dikutip Antara. (arm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending