Connect with us

POLITIK

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Joko Widodo – Ma’ruf Amin

Published

on

Presiden RI, Joko widodo dan Wakil Presiden Ri KH Maruf Amin. (Foto : Instagram @jokowi.amin)

Indonesiaraya.co.id – Saya lihat banyak yang perlu dibenahi soal crisis management (krisis manajemen), dan making decision (membuat keputusan).

Memang saat ini tersandera dengan UU Omnibus Law Cilaka. Saya lihat ini baik tapi di saat menyusun perlu melibatkan lembaga terkait, pakar-pakar di bidang masing-masing. Lantaran ini pertama di Indonesia dan 70 Undang-undang yang digabung.

Perlu juga Jokowi menegur keras para bawahannya dan perlunya me-reshuffle menteri yang berkinerja buruk.



Ada harapan dengan UU turunan Omnibus Law. Undang-undang ini di buat untuk kepentingan akyat bukan kepentingan legislator.

Kadang good (baik) tapi belum best (terbaik) ataupun paling baik (better). Dalam ini istilah Vox Populi (suara rakyat) perlu didengari

Saya yakin jika Preaiden mendengar keluh kesah dan jeritan rakyat kelompok grassroot atau kaum marjinal maka negara akan aman, damai dan sejahtera.

Memang komunikasi publik agak lemah dan perlu dirubah. Untuk Jubir jangan semua bicara. Saran saya Mensesneg Pratikno dilibatkan saja sebagai jubir. Saat ini ada banyak yang bicara.

Baru para kabinetnya harus tahan diri. Jangan bicara bukan tupoksinya.

Justru itu, komunikasi antar lembaga dan publin perlu diperkuat. Kan ada pakar komunikasi Effendi Ghazali, Prof Tjipta Lesmana dan Emrus Sihombing. Penting juga melibatkan mereka.

Soal pembangunan sudah baik tapi saat ini saran saya kalau bisa fokus ke penanganan Covid-19 ketimbang infrastruktur. Baru perkecil berutang pada World Bank.

Saya sarankan Maruf Amin sebagai Wapres perlu dilibatkan juga baik ide dan pemikiran.

Jokowi perlu bangun tim yang solid; perlu adanya open bureaucratic system (sistem keterbukaan birokrasi), transparancy system untuk menjadikan good and clean goverment.

Membangun infrastruktur saya nilai sudah sangat baik mulai dari bandara, jembatan dan jalan. Tapi saat ini saran lebih baik fokus ke pandemi corona.

Bagi saya periode pertama itu bagus sebetulnya tinggal melanjutkan.

Pentingnya focus and commitment (fokus dan komitmen).

Untuk UU Ciptaker perlu lagi dipelajari oleh para staf ahli Presiden mana yang bermasalah dan tidak, yang merugikan buruh dan elemen masyarakat yang lain.

Sebetulnya, kerja sama yang bagus Jokowi-JK periode lalu. Yang utama presiden jangan diatur oleh bawahannya. Mereka yang patuh pada perintah atasan.

Data BI yang dirilis Juli 2020, ULN Indonesia sudah meningkat tajam dibandingkan periode awal Jokowi yakni sebesar 409,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 6.063 triliun (kurs Rp 14.800.

Pentingnya pemerintahan menekan Utang Luar Negeri. Pentingnya mendukung KPK dalam memberantas para mafia di Indonesia.

Public policy and goverment policy (kebijakan publik dan kebijakan pemerintah) harus sinkron dan seirama. Jangan tumpah tindih antara pusat dan daerah.

Tim ekonomi Jokowi perlu diperkuat. Lantaran menurut Lembaga Survei Indikator pada Februari 2020 atau sebelum virus corona ditemukan di Indonesia.

Hasilnya, hanya 24 persen responden yang menyebutkan kondisi ekonomi nasional buruk. Pada Mei, angka itu melonjak menjadi 81 persen.

Kalau tidak maka akan berdampak buruk.

Paling utama, mengedepankan kebijaksanaan dan kejujuran dalam bertindak.

Oleh : Jerry Massie, Pengamat Politik Political and Public Policy Studies.


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

POLITIK

Tak Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Berikut Alasan Habib Rizieq Shihab

Published

on

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab./Instagram.com/devianggraeni398/

INDONESIA RAYA – Rizieq Shihab tak memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus kerumunan massa di Petamburan yang diduga telah melanggar Pasal 106 KUHP dan/atau Pasal 93 UU Kekarantinaan Nomor 6 Tahun 2018.

“Kami menjelaskan MRS tidak dapat memenuhi panggilan pihak kepolisian. Ini bukan mangkir, beliau hadir diwakili tim kuasa hukum,” kata pengacara Rizieq Shihab (Aziz Yanuar).

Ia mengatakan, alasan Rizieq Shihab tidak hadir karena sedang beristirahat setelah keluar dari rumah sakit beberapa hari yang lalu.



“Alasannya tidak dapat memenuhi panggilan polisi dengan alasan sedang istirahat terkait beliau baru saja keluar dari Rumah Sakit Ummi Bogor, artinya dalam masa pemulihan,” sambungnya.

Meski demikian, Ia tidak memberikan jawaban pasti apakah Rizieq Shihab akan memenuhi panggilan kedua yang dilayangkan penyidik Polda Metro Jaya.

Terkait pemanggilan kedua, Kuasa hukum Hanif Alatas (Kamil Pasha) juga tidak memberikan jawaban pasti apakah kliennya akan memenuhi panggilan tersebut.

“Nanti kita lihat lagi ya, kan kita juga perlu koordinasi lagi juga dengan tim kuasa hukum lain dan dengan klien,” ujarnya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

Sambut Habib Rizieq, Polisi Siapkan ‘Raisa’ di Polda Metro Jaya, Apaan Tuh?

Published

on

Polda Metro Jaya menyiapkan Kendaraaan Raisa (Pengurai massa). /Dok. humas.polri.go.id.

INDONESIA RAYA – Pihak kepolisian siap memanggil Imam dan Ketua FPI (Habib Rizieq Shihab) ke Polda Metro Jaya.

Pemanggilan tersebut dilakukan dengan pemeriksaan tindak pidana yang mungkin saja dilakukan terkait adanya pelanggaran protokol kesehatan saat dirinya mengadakan acara Maulid Nabi dan pernikahan anaknya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Karena pemanggilan tersebut, Wakil Sekretaris Jendral PA 212 (Novel Bamukmin) menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh kepolisian tersebut ialah berbahaya.



Ia menyatakan jika memang benar Habib Rizieq datang untuk memenuhi panggilan hari ini, jutaan umat akan turut hadir guna mengawalnya. 

Namun kini, pihak Polda Metro Jaya sudah menyiapkan sebuah taktik khusus untuk menyambut para massa pendukung Habib Rizieq.

Polisi menyiapkan Raisa (Pengurai massa), ialah kendaraan taktis milik pihak kepolisiannya yakni Brimob sudah siap berada di sekitar Polda Metro Jaya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

Laskar FPI Hadang Penyidik Polda Metro Jaya di Kediaman Habib Rizieq Shihab

Published

on

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab./Instagram.com/kaffah_story/

INDONESIA RAYA – Selasa, 2 Desember 2020, Kericuhan terjadi di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Kericuhan dipicu umpatan dan kecaman massa dan simpatisan FPI kepada penyidik Polda Metro Jaya saat berupaya menyambangi kediaman Imam Besar FPI (Habib Rizieq).

Penyidik Polda Metro Jaya diketahui melayangkan surat panggilan kedua usai Habib Rizieq menolak untuk diperiksa di hari sebelumnya.

Penyidik tiba di Gang Paksi, Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat sekira pukul 13.00 WIB. Mereka mendapat hadangan dari Laskar FPI yang berjaga di lokasi.



Pihak Laskar FPI meminta aparat menunggu terlebih dahulu sembari melakukan koordinasi dengan keluarga Habib Rizieq.

Selama 45 menit waktu berjalan, Penyidik tak kunjung berhasil menemui keluarga Rizieq Shihab untuk menyerahkan surat panggilan. Negosiasi berjalan alot. Tangisan hingga umpatan tak henti – hentinya mengiringi proses tersebut.

Lantaran tidak menemui titik terang, Penyidik memutuskan untuk meninggalkan lokasi. Mereka, dan juga awak media yang meliput dihujani kalimat umpatan. Intimidasi juga didapat oleh wartawan.

“Keluar, Lu!,” seru warga menyuruh Polisi dan wartawan meninggalkan lokasi.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017