Connect with us

BOGOR

Ribuan Purnawirawan TNI/Polri dan 300 Purnawirawan Jenderal Temui Prabowo di Hambalang

Published

on

2500 purnawirawan TNI/Polri yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) saat mendatangi kediaman Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Sebanyak 2500 purnawirawan TNI/Polri dari seluruh tingkatan dan 300 Purnawirawan Jenderal yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) mendatangi kediaman Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/1/2019).

Kehadiran mereka dalam rangka memberikan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno untuk memenangkan Pilpres 2019 ini.

Dalam pertemuan tersebut, Capres Prabowo Subianto mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para seluruh purnawirawan TNI-Polri dan para purnawirawan Jenderal yang ikut bergabung bersamanya dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Menurut Prabowo, tidak ada istilah pensiun bagi seorang prajurit untuk mempertahankan kedaulatan bangsa dan ikut berjuang mensejahterahkan rakyat Indonesia.

“Terimakasih atas kehadiran dan dukungannya yang diberikan kepada saya dan saudara Sandiaga Uno. Mari kita berjuang bersama mewujudkan cita-cita pendiri bangsa kita menciptakan Indonesia yang adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena tidak ada istilah pensiun bagi prajurit untuk membela rakyatnya yang lemah,” ungkap Prabowo dalam pidatonya dihadapan purnawirawan TNI-Polri.

Prabowo menjelaskan, sudah selayaknya seorang prajurit TNI maupun Polri baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun dari kedinasan untuk selalu membela rakyat Indonesia yang lemah. Sebab, seorang prajurit TNI-Polri lahir dari rakyat dan untuk membela rakyat.

“Seorang prajurit tentara dan polisi lahir dari rakyat, diberi makan oleh rakyat, maka harus terus berbakti untuk keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Itulah perjuangan kita. Kita harus berjuang untuk rakyat, kita harus mewujudkan keadilan dan kemakmuran untuk rakyat,” ungkap Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo Subianto juga memberikan penghargaan untuk para pejuang pejuang PPIR yang hingga saat ini masih aktif keliling ke desa-desa di pelosok Indonesia untuk bersama-sama berjuang menciptakan Indonesia yang adil dan makmur seperti apa yang di cita-citakan oleh para pendiri bangsa.

“Sebagian sudah lebih dari 70 tahun, bahkan 80 tahun masih aktif keliling ke desa-desa setiap hari untuk meyakinkan rakyat. Karena itu saya berikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada mereka yang tetap bersemangat meski usia mereka sudah di atas 70 tahun. Itu lah prajurit ksatria hingga akhir usianya ia tetap berjuang untuk rakyat,” imbuhnya.

Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu juga memberikan salam hormat kepada seluruh ribuan purnawirawan TNI/Polri yang hadir dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, semangat dan perjuangan yang sama untuk menciptakan Indonesia yang adil dan makmur perlu terus digelorakan untuk memperbaiki kondisi bangsa Indonesia saat ini.

“Biasanya tradisi kita saat menjadi prajurit, bawahan hormat kepada atasan, hari ini saya ingin sampaikan ucapkan terima kasih kepada kalian semua yang berjuang bersama saya dan sandiaga uno untuk memperbaiki kondisi bangsa ini. Saya minta berdiri semua, Saya hormat kepada kalian semua,” tutup Prabowo memberikan hormat kepada seluruh hadirin. (dam)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BOGOR

Prabowo Minta Pendukungnya Tetap Tenang

Published

on

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menggunakan hak pilihnya di TPS 041, Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/4/2019).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta seluruh pendukungnya tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis.

“Kami sudah mendengar ada bentrok di tingkat bawah seperti di Madura, Pak Prabowo menyampaikan agar para pendukungnya tetap tenang setenang kami di sini dan jangan melakukan tindakan anarkis,” kata Dahnil saat konferensi pers di Jalan Kertanegara Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Dahnil berharap seluruh relawan dan pendukung Prabowo-Sandi tetap tenang dan tidak bersikap anarkis walaupun banyak fakta ketidakadilan yang diterima pihaknya sehingga harus bertindak dalam koridor hukum.

Dia mengatakan yang paling penting saat ini adalah memastikan proses penghitungan suara di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) dikawal secara ketat.

“Jadi tetap tenang, santai dan senyum, apabila perlu menari. Hadapi dengan senyuman karena proses penghitungan suara sedang berlangsung,” ujarnya.

Dia juga meminta para pendukung Prabowo-Sandi tidak terprovokasi termasuk hasil yang dikeluarkan lembaga survei yang tiba-tiba memenangkan salah satu pasangan calon.

Dahnil mengatakan saat ini berdasarkan hasil survei internal BPN Prabowo-Sandi, pasangan nomor urut 02 itu unggul 55,4 persen sehingga pada pendukung jangan terprovokasi kabar yang bisa mengganggu kemenangan. Demikian, seperti dikutip Antara. (ibl)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Bersama Para Ulama dan Petinggi BPN, Prabowo Resmikan Masjid Nurul Wathan di Hambalang

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat meresmikan sebuah Masjid bernama Nurul Wathan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Menjelang hari pemilihan besok, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto bersama para ulama dan petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi meresmikan sebuah Masjid bernama Nurul Wathan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo secara simbolis menggunting pita sebagai tanda diresmikannya Masjid Nurul Wathan. Hadir dalam acara peresmian masjid tersebut antara lain, KH Abdul Rasyid Syafii, Ustadz Ansufri Idrus Sambo, Ketua Dewan Majelis Syuro PKS Ustadz Salim Segaf Al-Jufri, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Djoko Santoso, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah, putra sulung Ahmad Dhani Al Ghazali, serta para ulama lainnya.

“Dengan mengucapkan bismillaahirrahmaanirrahim, maka saya resmikan Masjid Nurul Wathan ini,” kata Prabowo sembari menggunting pita tanda diresmikannya masjid yang berlokasi di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/4/2019).

Usai meresmikan Masjid Nurul Wathan, para jamaah yang dipimpin oleh KH Abdul Rasyid Abdullah Syafii juga memanjatkan surat Alfatiha untuk Almarhum ayahanda Prabowo yakni Soemitro Djojohadikusumo. Setelah itu, Prabowo bersama para jamaah dan tamu undangan yang hadir melaksanakan ibadah sholat dzuhur bersama di masjid yang berdinding dan berpondasi kayu jati tersebut.

Mengikuti Langkah Rasulullah

Usai melaksanakan sholat dzuhur bersama, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais diberikan kesempatan untuk memberikan tausiahnya kepada para jamaah dan tamu undangan. Dalam tausiahnya, Amien menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW pertama kali yang dilakukan ketika hijrah dari Makkah ke Madinah adalah dengan membangun masjid.

“Rosullulah SAW pertama kali membangun masjid ketika hijrah dari Makkah ke madinah, bukan membangun pasar atau gedung bertingkat. Dan itu mengawali perjuangannya dalam menyebarkan agama islam. Dan masjid adalah tempat manusia membangun hubungan vertikal dengan Allah SWT dan menjalin hubungan horizontal dengan antar sesama umat manusia,” ungkap Amien.

Karena itu, ia sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan membangun masjid sebelum bangsa Indonesia melakukan pemilihan umum untuk membangun peradaban kehidupan yang baru. Ia juga berdoa kepada Allah SWT, Tuhan yang maha esa agar memberikan kemenangan kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam Pilpres 2019 ini sehingga bangsa Indonesia menjadi negara yang sejahtera dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Saya yakin insyaallah kita memang, beliau membangun masjid di bukit hambalang ini, dengan nama cahaya negeri. Nurul wathan. Semoga allah memberikan kemenangan kepada pak prabowo, sehingga negara ini menjadi negara yang sejahtera, yang aman untuk seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Dibangun dalam Tiga Bulan

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan kepada para jamaah dan tamu undangan yang hadir. Ia menyampaikan pesan mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para ulama, kiyai, dan tokoh-tokoh nasional yang hadir dalam peresmian Masjid Nurul Wathan ini.

“Alhamdulillah kita berkumpul untuk meresmikan Masjid Nurul Wathan di Padepokan Garuda Yaksa ini, Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian yang besar yang diberikan besar, dan hadir pula tokoh-tokoh besar disini, ulama besar dan tokoh-tokoh nasional,” ungkap Prabowo.

Ia menjelaskan, bahwa masjid yang dibangun diareal kediamannya itu membutuhkan waktu selama tiga bulan saja. Meskipun para pekerja pembangunan masjid memprediksi bangunan tempat ibadah tersebut dapat selesai dengan waktu yang cukup lama.

“Alhamdulillah Masjid ini baru selesai tadi pagi, lampu baru dipasang kemarin pagi, karpet baru selesai subuh tadi, ini kurang dari 3 bulan kita bangun. Padahal ini di prediksi penyelesaiannya memakan waktu yang cukup lama, tetapi saya minta agar masjid ini dapat selesai sebelum 17 april. Dan alhamdulillah Allah SWT memberikan kemudahan dan hari ini masjid ini dapat kita gunakan bersama,” ungkapnya.

Usai memberikan sambutannya, Prabowo pun langsung bersilahturahmi dan bersalaman dengan para Kiyai, ulama dan para jamaah yang hadir di masjid tersebut. Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu juga menyempatkan diri untuk menanam pohon di areal sekitar masjid. Sehingga, kelak pohon tersebut memberikan keteduhan bagi masyarakat yang menjalankan ibadah di Masjid itu.

Untuk diketahui, nama Nurul Wathan yang disematkan pada nama masjid yang dibangun oleh Prabowo Subianto itu adalah atas saran dari Ustadz Adi Hidayat yang memiliki arti Cahaya Tanah Air atau Cahaya Kebangsaan. (dam)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Hadiri Wisuda UKRI, Prabowo : Kalian Harus Terus Mengabdi kepada Rakyat Indonesia

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat menghadiri undangan wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Dalam mengisi masa tenang Pemilu 2019, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri undangan wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Prabowo yang juga merupakan Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia itu diberikan kesempatan untuk memberikan pidatonya. Prabowo meminta kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk menjadi manusia yang bermanfaat serta mengabdi bagi bangsa dan rakyat Indonesia.

“Saya berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk terus berjuang membela rakyat Indonesia, kalian juga harus bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi bangsa dan negara Indonesia. Dengan begitu, anda bisa menjadi manusia yang terhormat,” ungkap Prabowo dalam pidatonya diacara wisuda UKRI di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (14/4/2019).

Prabowo juga meminta agar seluruh lulusan UKRI, harus turun untuk mengabdi kepada masyarakat dalam memperbaiki kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Tak hanya itu, Prabowo juga berpesan jika kelak para wisudawan dan wisudawati UKRI menjadi elit yang memimpin bangsa Indonesia kedepan, maka harus tetap berjuang dan berkorban demi tercapainya cita-cita para pendiri bangsa dalam mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

“Lulusan UKRI harus terjun memperbaiki kehidupan bangsa dan negara, kelak kalian juga harus menjadi elit yang selalu membela rakyat Indonesia. Itu lah cita-cita luhur para pendiri bangsa yang harus kita jaga,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menjelaskan bahwa akan ada kampus kedua UKRI yang akan ia bangun di Padepokan Garuda Yaksa ini selain kampus utama yang berada di Bandung, Jawa Barat. Sehingga, kelak ia dipanggil oleh Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa, tempat yang selama ini ia tempati bisa melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa.

“Inshaa Allah kampus kedua akan saya bangun di padepokan garuda yaksa ini, agar jika nanti saya dipanggil yang maha kuasa, tempat ini bukan menjadi hotel dan museum, tapi menjadi tempat melahirkan pemimpin-pemimpin muda terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia,” tandasnya. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending