Connect with us

BOGOR

SAKIP 2019, Pemkot Bogor Naik Peringkat Raih Predikat BB

Published

on

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menyerahkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2019 kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menyerahkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2019 kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Dari hasil evaluasi SAKIP tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berhasil meraih predikat BB atau mengalami peningkatan setelah lima tahun sebelumnya hanya mendapat predikat B.

Atas peningkatan tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan yang diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat di Raddison Golf & Convention Center Batam, Kota Batam, Senin (10/02/2020) malam.



“Alhamdulillah kemarin mewakili pak Wali Kota, saya berkesempatan menerima penghargaan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2019 dengan predikat nilai BB, naik setelah 5 tahun kita hanya mendapat nilai B. Senang dan bangga bisa mendapat predikat BB,” ujar Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, Selasa (11/02/2020).

Capaian prestasi ini menurutnya memberikan gambaran bahwa Pemkot Bogor dalam menggunakan anggaran telah bekerja yang berorientasi kepada hasil, sehingga hanya 1 (satu) rupiah pun APBD di Kota Bogor sudah bisa dipertanggungjawabkan.

Sekda berharap kedepannya semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dapat meningkatkan kinerja agar lebih baik lagi. Pasalnya, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki.

“Terlepas masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Semoga penghargaan ini bisa menjadi motivasi kita semua dalam bekerja untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Secara khusus ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, khususnya kepada anggota tim SAKIP atas kinerja yang sudah maksimal.

Turut mendampingi, Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Bogor, Amik Herwidiastuti dan Kepala Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Hanafi serta jajarannya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BOGOR

Wabup Bogor Datangi Keluarga Korban Bencana Tanah Longsor di Ciawi

Published

on

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan didampingi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, meninjau lokasi rumah yang terkena bencana tanah longsor.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Hujan deras yang terjadi, Kamis (20/2) dini hari di wilayah Ciawi Kabupaten Bogor memicu tanah longsor. Kondisi ini mengakibatkan satu keluarga di Kampung Cibolang RT 01 RW 01, Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi tewas tertimbun material longsor.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengaku turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa terhadap satu keluarga yang meninggal dunia.

“Saya turut prihatin dan belasungkawa atas satu keluarga meninggal dunia saat musibah tanah longsor di kampung Cibolang, Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi” ucapnya pada Kamis (20/2) saat meninjau lokasi tanah longsor



Wabup didampingi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, meninjau lokasi rumah yang terkena bencana tanah longsor.

Iwan Setiawan dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan kepada kerabat korban yang tertimpa musibah dan juga ikut sholat jenazah untuk para korban di masjid sekitar lokasi.

Wabup meminta agar warga sekitar tetap waspada, jika berada di daerah rawan longsor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, identitas korban tewas yakni Basri Abdul Latif (45), Ela (35), dan dua anak di bawah umur bernama Esa (6) dan Efan (5). Mereka merupakan satu keluarga.

Awalnya tetangga korban mendengar suara gemuruh dan setelah dilihat, rumah Basri Abdul Latif tepatnya di kamar tidurnya tembok/dinding kamar yang bersebelahan tanah tebing telah ambruk bercampur material tanah menimpa kamar.

Korban tewas sudah dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Polisi dengan dibantu pihak terkait langsung melakukan pembersihan di sekitar lokasi. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Bupati Bogor Paparkan RDTR Perkotaan Parung Panjang Dihadapan Kementerian ATR/BPN

Published

on

Bupati Bogor, Ade Yasin.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan presentasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Perkotaan Parung Panjang Kabupaten Bogor Tahun 2020-2040 di depan Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/ BPN, Abdul Kamarzuki beserta jajaran.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bogor pada acara rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Pada kesempatan ini, Ade Yasin menjelaskan tentang penataan wilayah Parung Panjang Kabupaten Bogor. “Untuk wilayah Parung Panjang kita sangat intens koordinasi baik dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat untuk penataan wilayah perkotaan parung panjang, pengembangan kawasan parung panjang sendiri mempunyai potensi sebagai kawasan yang maju dan berkualitas dengan berbagai potensi,” ujar Ade Yasin.



Ia pun menambahkan, guna mewujudkan panataan wilayah parung panjang, Pemkab Bogor mempunyai kebijakan dan strategi. “Pemerintah Kabupaten Bogor juga mempunyai kebijakan dan strategi untuk menata Parung Panjang, diantaranya kebijakan pengembangan pusat pemukiman yang berdaya saing tinggi, kemudian kebijakan pengembangan sistem transportasi terpadu dan kebijakan pengembangan kota berketahanan air berwawasan lingkungan,” tambahnya.

Ade pun menekankan, agar penataan parung panjang berjalan dengan lancar, butuh kerja sama semua pihak dan dukungan dari pemerintah pusat. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Bogor berharap penataan wilayah parung panjang menjadi perhatian khusus dari pemerintah pusat, untuk masalah transportasi sendiri sebenernya kita sudah sering berkomunikasi dengan BPTJ, kedepan kita minta Kementerian ATR/BPN juga lebih memperhatikan wilayah parung panjang yang mempunya banyak potensi,” pungkasnya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Pemprov Jabar dan Pemkab Bogor Bersinergi Berantas Praktek Prostitusi Berkedok “kawin kontrak” di Kawasan Puncak

Published

on

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Indonesiaraya.co.id, Cibinong – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan memasang baliho sebagai kampanye untuk melawan praktek prostitusi yang dibalut “kawin kontrak” di kawasan Puncak, Cisarua Kabupaten Bogor. Hal itu dikatakan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

“Pemasangan baliho tersebut mnerupakan upaya pencegahan atau peringatan agar orang tidak melakukan prostitusi di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Selain itu, kita sedang hitung juga dampak ekonominya berapa supaya kita akan geser ke ekonomi yang alternatif,” ujar Kang Emil panggilan akrab Ridwan Kamil.

Menurut Gubernur, upaya pemasangan baliho adalah langkah kecil yang dilakukan oleh dirinya untuk mencegah prostitusi di Puncak, Bogor. Hal ini untuk meminimalisir parktek prostitusi yang selama ini kebaradannya di wilayah Puncak, Cisarua Kabupaten Bogor.



“Tapi minimal di Jabar saya gubernur kita akan usahakan. Soal berhasil atau tidak berhasil lihat nanti, yang penting kita buat bebas dari citra negatif dan kegiatan mudarat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin memberikan apresiasi dan berterima kasih atas kinerja Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri yang telah membongkar praktik prostitusi berkedok nikah siri atau kawin kontrak di daerah Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Ade Yasin juga tetap berharap agar praktek prostitusi yang terjadi diwilayahnya itu dapat diberantas bersama aparat kepolisian, TNI dan Kantor Imigrasi Bogor. Karena dengan sinergitas antar aparat penegak hukum dan peraturan daerah (Perda) tersebut untuk mengungkap kasus perdagangan manusia ini.

“Kami merasa terbantu, khususnya oleh langkah Ditipidum Bareskrim Polri yang telah membongkar praktik prostitusi berkedok nikah siri atau kawin kontrak ini. Tim gabungan Kabupaten Bogor juga akan melakukan langkah serupa, agar prostitusi bermodus kawin kontrak ini bisa dihilangkan,” ujar Ade Yasin kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

Lebih lanjut Ade Yasin mengatakan, selain melaksanakan operasi gabungan mengungkap kasus perdagangan manusia, jajarannya pun akan menertibkan tempat-tempat usaha yang kerap dijadikan sarana praktek prostitusi terselubung tersebut.

“Prostitusi yang berkamuflase menjadi kawin kontrak ini jadi perhatian dunia internasional, hingga kami pun akan menyekat pergerakan pria hidung belang dan wanitanya, baik itu dengan operasi tangkap tangan atau menertibkan tempat usaha yamg kerap jadi sana praktek kawin kontrak,” tandasnya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending