Connect with us

SULAWESI TENGAH

Sandiaga Berlari untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat "Run for Sulteng" di Jakarta Pusat, Selasa malam (2/10/2018) mulai sekitar pukul 20.00 WIB.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Calon Wakil Presiden RI nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengadakan “Run for Sulteng” yang merupakan kegiatan sosial berupa lari sejauh 5,2 kilometer dalam rangka penggalangan dana bagi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).
     
“Ini berlari untuk Palu, Donggala dan korban gempa Sulawesi Tengah,” kata Sandiaga di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2018).

BACA JUGA : Prabowo-Sandiaga Persiapkan Platform yang Memperkuat Ekonomi
     
Kegiatan yang diinisiasi Ruang Sandi tersebut, diawali pemanasan di Sekretariat Nasional (Seknas) Sandi di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat sekitar pukul 20.00 WiB. Lima belas menit berselang, Sandiaga bersama sekitar 40 peserta lainnya mulai berlari.
     
Setelah berlari sekitar 40 menit, semuanya tiba di garis akhir, Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat. Rute lari dari HOS Cokroaminoto-Imam Bonjol-Bundaran Hotel Indonesia-Sutan Syahrir-Teuku Cik Ditiro-Cilacap-Pegangsaan Timur-Pengeran Diponegoro-Teuku Cik Ditiro-Syamsu Rizal-Taman Suropati.
     
Melalui kegiatan tersebut, mantan Wakil Gubernur DKI itu berharap seluruh masyarakat tergerak untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulteng. 

“Ini mungkin inisiasi kami yang menginspirasi bersatu dan bergotong royong membantu saudara kita, membantu memulihkan di sana,” katanya.

 Pada kesempatan sama, penggagas Ruang Sandi, Dimas Akbar menyampaikan apresiasi kepada Sandiaga karena mengosongkan jadwal kampanye dan memilih kegiatan tersebut. 
   
“Pak Sandi menghentikan kampanye untuk solidaritas. Kita adakan ‘crowdfunding’ (penggalangan dana). Tidak ada atribut politik,” katanya. 
       
Dimas menambahkan, masyarakar#t dapat berpartisipasi melalui situs donasi kitabisa.com maupun akun Instagram @ruangsandi. “Ini transparan,” tegasnya.
     
Bantuan yang terhimpun, nantinya disalurkan melalui lembaga nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT). Perwakilan ACT yang hadir menyatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi gempa di Sulteng sejak hari pertama kejadian. Demikian, seperti dikutip Antara. (sus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

SULAWESI TENGAH

Seluruh Pengawas Pemilu di Sulteng Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Published

on

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sulteng, Muhyiddin.

Indonesiaraya.co.id, Palu – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) memberikan perlindungan sosial berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian kepada seluruh pengawas pemilu di tempat pemungutan suara (TPS).

“Kami bekerja sama dengan Bawaslu Sulteng untuk menyelenggarakan dua program perlindungan bagi pengawas pemilu di TPS-TPS,” kata Kepala BPJS TK Cabang Palu, Muhyiddin saat dihubungi dari Palu, Selasa (23/4/2019).

Menurut dia, tercatat 9.192 pengawas TPS dari 12 kabupaten dan Kota Palu yang mengikuti program perlindungan tersebut.

Ia mengapresiasi Bawaslu Sulteng yang menjalin kerja sama dengan BPJS TK dan mungkin satu-satunya Bawaslu provinsi di Indonesia yang melaksanakan program perlindungan sosial ini.

Menurut dia, pengawas pemilu tingkat TPS (P-TPS) menghadapi risiko kerja yang cukup besar, apalagi yang ditugaskan di daerah terpencil dengan jarak yang jauh dan medan yang berat.

Bila ada di antara mereka yang mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia, katanya, akan mendapatkan santunan kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah yang dilaporkan dan bila mengalami sakit karena kecelakaan kerja, akan mendapatkan perawatan hingga pulih total.

Sedangkan bila peserta program ini meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja, akan mendapatkan santunan kematian yang bernilai sekitar Rp24 juta.

Ketika ditanya perlindungan terhadap anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di bawah KPU, Indhy, panggilan akrab Muhyiddin mengaku sempat menawarkan juga program ini ke KPU Sulteng, namun hingga pelaksanaan pencoblosan, tidak ada realisasinya.

Kepala Sekretariat Bawaslu Sulteng Anayanti Sofianita yabng dihubungi terpisah menjelaskan bahwa pihaknya melindungi pengawas TPS ke BPJS Ketenagakerjaan mengingat risiko tugas yang besar dihadapi P-TPS dan iurannya juga sangat ringan bila dibandingkan dengan manfaat yang akan diperoleh bila P-TPS mengalami kecelakaan atau sakit.

Anayanti mengakui bahwa iuran tersebut diambil dari honorarium dan uang transport yang disediakan untuk para P-TPS karena anggaran ini tidak bisa diajukan ke Ditjen Anggaran Kemenkeu sebab masa tugas P-TPS hanya satu hari dan dianggap tidak memenuhi syarat untuk dibiayai dalam pos anggaran Bawaslu.

“Dalam program bimbingan teknis kepada para P-TPS, kami menawarkan program perlindungan bekerja sama BPJS TK ini, dan semua setuju, sehingga kami realisasikan dengan mengambil anggarannya dari honorarium P-TPS,” ujarnya.

Menurut dia, P-TPS dalam menjalankan tugas menerima honorarium Rp550.000/orang, uang makan Rp150.000 dan uang transpor sesuai jarak TPS masing-masing.

“Bahkan untuk beberapa TPS yang jauh dan tantangannya berat, kami masih menambah lagi uang transport mereka. Jadi potongan Rp5.500/orang untuk iuran BPJS TK tersebut sangatlah ringan,” ujarnya.

Terkait kasus yang terjadi, Anayanti mengaku sampai saat ini, tidak ada laporan P-TPS di Sulteng yang meninggal dunia dalam tugas, namun sampai hari ini sudah masuk laporan 51 P-TPS yang sakit, 13 orang mengalami kecelakaan lalu lintas dan dua orang mengalami tindak kekerasan dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Klaim santunan untuk mereka sedang dalam proses,” katanya. Seperti dikutip Antara . (rol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

SULAWESI TENGAH

Prabowo-Sandi Unggul Sementara di Tiga TPS Daerah Terdampak Gempa Sigi

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden RI 2019, Sandiaga Uno.

Indonesiaraya.co.id, Sigi – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto unggul sementara di tiga tempat pemungutan suara di daerah terdampak gempa dan likuefaksi Desa Lolu, Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (17/4/2019).

Pantauan di lapangan korban gempa dan likuefaksi di Desa Lolu Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, menyalurkan hak pilih memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Berdasarkan hasil perhitungan secara manual di TPS 01 Desa Lolu, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno meraih 119 suara, sementara Jokowi dan Ma’ruf Amin meraih 78 suara. Suara tidak sah pada TPS tersebut berjumlah 3 surat suara. Total jumlah surat suara sebanyak 200 surat suara.

Hasil rekapitulasi yang termuat dalam model C1 Plano itu di tandatangani oleh seluruh kelompok penyelenggara pemungutan suara dan saksi masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden. Perhitungan surat suara presiden dan wak presiden di mulai pukul 14.00 wita dan berakhir pukul 15.00 wita.

Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga menang di TPS 02 Desa Lolu Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi. Di TPS tersebut Prabowo dan Sandi meraih 105 dan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin meraih 54 suara.

TPS 11 Desa Lolu pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno juga unggul dengan perolehan suara 123 dan pasangan Jokowi/Ma’ruf meraih 60 suara. Terdapat 15 TPS di Desa Lolu Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi, dengan jumlaj pemilih sebanyak 3.097. Demikian, seperti dikutip Antara. (mhj)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

Penghitungan Suara Pemilu di Daerah Terdampak Bencana Selesai Kamis

Published

on

Penghitungan suara Pemilu 2019 di TPS 01 Desa Lolu, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Rabu (17/4/2019).

Indonesiaraya.co.id, Sigi – Penghitungan suara pemilihan umum presiden dan wakil presiden dan pemilu anggota legislatif di daerah terdampak bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi Desa Lolu, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, selesai pada hari Kamis (18/4/2019).

“Sebagian tempat pemungutan suara selesai pada Kamis dini hari, sedangkan lainnya dilanjutkan penghitungan pada Kamis pagi hingga siang hari,” ucap Kepala Sekretariat Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Lolu Kurniadin Latjedi.

Usai pemungutan, kata Kurniadin, petugas KPPS bersama pengawas pemilu dan para saksi melakukan penghitungan suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden pada hari Rabu pukul 14.00 Wita. Oleh karena itu, surat suara presiden dan wakil presiden menjadi yang pertama selesai dihitung.

Setelah itu, penghitungan surat suara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) dan DPR RI di Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah dan DPRD Kabupaten Sigi.

Rata-rata sebagian besar penghitungan suara untuk legislatif di tempat pemungutan suara memakan waktu yang cukup lama hingga dini hari.

Di beberapa TPS di Desa Lolu, penghitungan diakhiri jelang azan subuh dikumandangkan, Kamis. Beberapa TPS melanjutkan penghitungan suara pada pagi hingga siang hari.

“Saat ini baru ada lima TPS yang telah memasukkan logistik usai melakukan penghitungan, rekapitulasi. Masih ada 10 TPS yang saat ini sudah finishing dan siap diantarkan ke sekretariat TPS,” ujar Kurniadin.

Setelah seluruh logistik dan surat suara masuk ke sekretariat TPS dari 15 TPS, kemudian didistribusikan ke kecamatan.

“Paling lambat besok (Jumat, 19/4) surat suara dikirim ke kecamatan untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” sebut Adi.

Pantauan ANTARA di lapangan, Kamis, beberapa TPS di daerah terdampak becana gempa dan likuefaksi selain Desa Lolu, seperti Kelurahan Petobo, hingga Kamis masih melakukan penghitungan dan rekapitulasi. Demikian, seperti dikutip Antara . (muh)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending