Connect with us

POLITIK

Sandiaga Uno pada Para Relawan, Menyebar, Sampaikan Perubahan Ekonomi 2019

Published

on

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno dihadapan para relawan dan partai koalisi di Roemah Djoeang di kawasan Lanto Daeng Pasewa Makasar, Minggu (4/11/2018).

Indonesiaraya.co.id, Makasar — Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno dihadapan para relawan dan partai koalisi di Roemah Djoeang di kawasan Lanto Daeng Pasewa Makasar, Minggu (4/11/2018) agar tidak bergerombol tapi menyebar menyampaikan visi dan misi Prabowo Sandi kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan,

“Sampaikan pada masyarakat kalau kita fokus pada ekonomi yang terpusat pada penciptaan dan penyerapan lapangan kerja, juga harga-harga bahan pokok yang stabil serta terjangkau,” terang Sandi.

BACA JUGA : Sandiaga Uno dan Kisah Sukses Warung Kopi Azzahra di Makasar

Menurut Sandi, relawan kerjaannya bukan swafoto dan bergerombol setiap ada acara. Tapi melakukan sosialisasi yang terstruktur, sistematis dan efisien.

“Sampaikan kepada para pemilih yang masih bingung dengan pilihannya. Jelaskan kepada mereka kita punya program dibidang ekonomi yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan. 2019 adalah perubahan ekonomi, 2019 referendum ekonomi, 2019 lapangan kerja, 2019 harga yang terjangkau,” ucap Sandi.

Mantan wakil gubernur DKI ini juga berharap para relawan menciptakan politik yang memoersatukan bukan memecah belah. Ciptakan politik yang sejuk. Politik berpelukan.

“Ayo rebut pikiran dan hati masyarakat dengan program ekonomi kita. Sampikan di warung kopi, pasar, tetangga dan kerabat,dan di mana saja, Prabowo Sandi terpilih, Indonesia adil makmur,” tutup Sandi. (ver)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BREAKING NEWS

Pasar Menunggu Terpilihnya Prabowo-Sandi

Published

on

Litbang Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Hasil Pilpres 17 April 2019 tidak hanya ditunggu oleh rakyat saja, tapi juga ditunggu oleh investor dan pelaku pasar.

Para investor dan pelaku pasar ini menunggu terpilihnya presiden baru yang bisa memberikan harapan bagi mereka.

“Terutama setelah kondisi pasar keuangan dan ekonomi yang kurang bergairah selama empat tahun terakhir,” kata Tim Ekonomi Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika dalam keterangannya, Kamis, 21 Maret 2019.

Harryadin menilai, program kerja yang ditawarkan inkumben belum mampu meyakinkan pelaku pasar bahwa situasi di masa depan akan membaik. Belum lagi fakta bahwa dalam empat tahun ini IHSG relatif stagnan dan rupiah terus melemah. Tak hanya itu, pemerintah juga dianggap belum mampu menyelesaikan defisit yang sewaktu-waktu bisa membahayakan kondisi perekonomian.

Sebaliknya, Prabowo-Sandi dianggap berani menawarkan banyak hal yang bisa memperbaiki iklim investasi di tanah air.

Salah satunya ekspektasi pasar terhadap rencana pemotongan tarif pajak dari Prabowo-Sandi. Menurut Harryadin, ekspektasi ini tentu akan membuat pasar saham naik, karena program ini akan membuat ekspektasi keuntungan perusahaan-perusahaan akan meningkat.

“Tentu saja hal ini memberikan suntikan gairah baru bagi investor dan pelaku pasar.

Gairah semacam ini yang tidak ditemui selama periode pemerintahan Joko Widodo, dimana EPS (earning per share) saham-saham cenderung mengalami penurunan pertumbuhan. Hal ini menunjukkan Bahwa perusahaan-perusahaan semakin sulit mencari keuntungan,” ucap Harryadin.

“Pelaku pasar dan investor kini juga tidak lagi mempan ditakut-takuti tentang potensi terjadinya anjloknya bursa saham (market slump) apabila Prabowo-Sandi terpilih. Mereka tahu benar bahwa operasional ekonomi Indonesia dan pasar keuangan sudah berdasarkan common practice,” imbuh Harryadin.

Harryadin memastikan, Prabowo-Sandi dalam kampanye dan program-programnya tidak akan mengubah hal-hal baik yang sudah dipraktekkan. Terutama yang terkait dengan industri keuangan.

Apalagi dengan latar belakang Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sendiri yang merupakan pengusaha sekaligus juga investor dan pelaku pasar. Keduanya tentu faham benar tentang cara terbaik untuk mendorong pertumbuhan sektor ini, demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

“Akhirnya, kita semua menunggu momen Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan membuka sesi perdagangan di IDX pada tanggal 21 Oktober 2019, sehari setelah mereka dilantik,” kata Harryadin. (ver)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

Gerindra Klaim Separuh Anggota DPRD Setuju Saham Perusahaan Bir Dijual

Published

on

Wakil Ketua DPRD dari Partai Gerindra, M. Taufik.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Wakil Ketua DPRD dari partai Gerindra, M. Taufik mengklaim bahwa hampir separuh jumlah anggota DPRD DKI Jakarta setuju menjual saham milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di perusahaan bir PT Delta Djakarta.

“Inikan saya lagi komunikasi terus dan saya kira sudah nambah yang setuju. Insya Allah sudah lebih dari separuh,” kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Rabu (20/3/2019).

Namun, di enggan menyebutkan dari partai mana saja anggota dewan yang setuju dari rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menjual saham itu.

“Janganlah, jangan disebutin, kan komunikasi mesti informal namanya juga lobi,” katanya.

Dia mengungkapkan, mekanisme penjualan saham minuman beralkohol itu haruslah dipenuhi 2/3 jumlah anggota DPRD dalam fraksi-fraksi politik di dalamnya.

“Ambil keputusan harus 3/4. Eh 2/3 sama, jumlah absolutnya harus sama. Bukan soal fraksinya. Nanti kita hitung dari fraksi berapa,” katanya.

Sebelumnya Anies mengatakan penjualan saham Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk tidak perlu dilakukan kajian.

“Ini adalah untuk kita uangnya Rp1, 2 triliun itu untuk rakyat, pilihannya sederhana, bahwa Rp1,2 triliun dipakai untuk membantu usaha produksi bir atau dipakai untuk membantu usaha yang lainnya. Gampang sekali pilihannya dan tidak perlu kajian terlalu rumit,” katanya.

Menurutnya penjualan saham di PT Delta Djakarta Tbk kalau dilihat uangnya justru lebih bermanfaat untuk kegiatan lainnya yang bermanfaat untuk warga.

Saat ini Gubernur untuk melepas saham tersebut tidak disetujui oleh Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi. Bahkan Gubernur telah mengirim surat dua kali kepada Ketua DPRD pada tanggal 16 Mei 2018 dan 31 Januari 2019. Demikian, seperti dikutip Antara. (sus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

BPN : Sistim Pelayanan Publik Lebih Akurat dengan e-KTP Terintegrasi

Published

on

Diskusi Integrasi e-KTP, Kartu Sakti Revolusi 4.0 di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Konektivitas e-KTP dengan sistem integrasi nasional akan masuk dalam program 100 hari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Melalui chip yang terdapat dalam kartu identitas tersebut, semua program pemerintah bisa terakomodir, seperti jaminan kesehatan, beasiswa, hingga bantuan sosial untuk masyarakat.

Berbeda dengan program tiga kartu baru yang digagas capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin, dengan menggunakan singgle identity number (NIK) di dalam e-KTP masyarakat tidak perlu lagi mengantongi banyak kartu untuk bermacam situasi.

Hal itu seperti disampaikan Dewan Pakar Ekonomi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Laode Kamaluddin dalam diskusi Integrasi e-KTP, Kartu Sakti Revolusi 4.0 di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Maret 2019.

“Di dalam sistim pemetaan yang modern, orang menghindari banyak kartu. Satu kartu dianggap lebih mudah secara manajemen, dari operasional lebih murah dan lebih mudah digunakan,” kata Laode.

Dihadapkan dengan konsep integrasi e-KTP ala Prabowo-Sandi, Laode mengatakan, program tiga kartu ‘sakti’ yang digagas Jokowi menjadi usang. Banyaknya program kartu yang digagas capres inkumben menunjukkan bahwa program tersebut tidak efisien.

“Di masa depan orang mengarah kepada kesederhanaan, secara kartunya itu satu, kemudian fungsinya diperluas. Kalau satu kartu satu fungsi, beratnya itu di manajemennya. Kalau satu kartu fungsi banyak, itu menunjukan bahwa small government kaya dengan fungsi. Sistim pelayanan akan lebih akurat,” kata Laode.

Sementara itu, Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Ferdinand Hutahaean mengatakan, program integarasi e-KTP yang digagas Prabowo-Sandi adalah sesuatu yang mudah dilaksanakan. Sebab, kata Ferdinand, cikal bakal e-KTP adalah mengarah pada identitas tunggal warga negara Indonesia.

“Kalau kita mencontek Amerika di kartu itu nomor jaminan sosial masyarakatnya ada. Kita juga akan menjurus ke sana. Tetapi di tengah jalan karena e-KTP dicampuri kasus, akhirnya berubah. Sekarang Bang Sandi datang dengan gagasan untuk menyempurnakan ini, menjadikan ini menjadi nyata, jadi melakukan ini tidak sulit,” kata Ferdinand. (dam)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending