Connect with us

BALI

Satpol PP Jembrana Menyegel Perumahan Tanpa Izin

Published

on

Satpol PP Jembrana melakukan penyegelan terhadap pembangunan perumahan karena belum memiliki izin, Selasa (6/11/2018).

Indonesiaraya.co.id, Bali – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jembrana, Bali, menyegel dan menghentikan pembangunan perumahan di Desa Perancak karena tanpa memiliki izin.

“Pembangunan perumahan ini kami hentikan dengan memasang segel di bangunannya karena pengembang belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan,” kata Asisten I I Nengah Ledang, yang memimpin penyegelan tersebut di Negara, Jembrana, Selasa (6/11/2018).

Di lokasi tersebut sudah dibangun 34 unit rumah yang sudah selesai 50 persen, 23 pondasi serta satu villa yang sudah dikerjakan 45 persen. Namun seluruhnya belum memiliki IMB.

Sebelum diambil tindakan penyegelan, instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perijinan Terpadu, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Dan Pemukiman bersama kejaksaan, kepolisian dan pengadilan negeri sudah datang ke lokasi, termasuk bersurat ke pengembang.

“Jadi, sebelum disegel ada tahapan aturan yang sudah kami tempuh, tapi karena pengembang tidak mematuhinya, pembangunan perumahan ini kam hentikan,” katanya.

Dengan disaksikan Perbekel atau Kepala Desa Perancak I Nyoman Wijana, Bendesa Adat Perancak I Nengah Parna serta Badan Permusyawaratan Desa setempat, Satpol PP memasang stiker penyegelan di setiap rumah yang dibangun.

Pembangunan perumahan tanpa izin, menurut Ledang, melanggar Peraturan Daerah Jembrana No 3Tahun 2017 yang mengatur tentang pembangunan gedung.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Jembrana Gusti Ngurah Rai Budi mengatakan, setelah disegel, pengembang diberikan waktu 15 hari untuk mengurus izin, yang apabila tidak dilakukan pihaknya akan mengambil tindakan lebih lanjut.

Sebelumnya, pembangunan perumahan ini juga mendapatkan penolakan dari masyarakat adat setempat, hingga mereka bersurat ke bupati karena lokasinya berdekatan dengan Pura Pusek di desa adat setempat. Demikian, seperti dikutip Antara. (nfy)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BALI

Aprindo Bali Dukung Pengurangan Kantong Plastik

Published

on

Aprindo Bali mendukung program Pemerintah Kota Denpasar terkait program pengurangan penggunaan kantong plastik.

Indonesiaraya.co.id, Denpasar – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali mendukung program Pemerintah Kota Denpasar terkait program pengurangan penggunaan kantong plastik yang telah tertuang dalam Perwali.

“Kami mendukung gerakan pengurangan penggunaan kantong plastik yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 36 Tahun 2018,” kata Ketua Aprindo Bali, Anak Agung Ngurah Agung Agra Putra di Denpasar, Jumat (18/1/2019).

Ia mengatakan pada masa sosialisasi Perwali tersebut pihaknya juga sudah menyampaikan kepada anggota dari Aprindo untuk kesiapan dan mengantisipasi ketiga terjadi pengurangan penggunaan kantong plastik.

“Kami juga sebelum diberlakukan Perwali itu, kami sudah melakukan langkah-langkah sosialisasi kepada anggota Apindo,” kata Agung Agra didampingi Ketua Aprindo Denpasar Komang Tangkas Perwira Negara.

Terkait dukungan tersebut kepada pemkot, pihaknya juga melakukan tatap muka dengan Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara pada Kamis (17/1). Pihaknya terus berupaya maksimal, bersinergi dan melakukan koordinasi terkait dengan kebijakan pemberlakukan Perwali itu sejak 1 Januari 2019.

“Pada prinsipnya kami sangat mendukung kebijakan ini, hampir sudah 97 persen anggota kami sudah tidak lagi menyediakan kantong plastik untuk konsumen,” ucapnya.

Dikatakan, bahwa kebijakan ini juga memberikan keuntungan kepada pemilik toko ritel karena dapat mengurangi biaya penyediaan kantong plastik.

“Positifnya kami justru diuntungkan karena tidak lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk menyediakan kantong plastik, masyarakat juga sudah banyak yang sadar membawa tas belanja sendiri,” ucapnya.

Ke depan, kata Agung Agra, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan Pemkot Denpasar, terutama kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang membidangi hal ini. Selain itu, koordinasi ke depannya diharapkan lebih intens agar capaian program itu juga dapat lebih maksimal.

Seperti halnya alternatif yang ditawarkan untuk mengganti plastik seperti penggunaan kardus untuk jumlah belanja yang relatif banyak, ataupun kebijakan untuk menganjurkan konsumen membeli katong belanja.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan dukungan Aprindo Bali dalam menyukseskan Perwali ini sangat diapresiasi. Pada dasarnya, setiap kebijakan pasti menuai tantangan sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

“Bali adalah daerah pariwisata, Jadi jangan sampai permasalahan plastik yang sudah menjadi isu global tidak bisa kita atasi bersama. Terima kasih teman-teman dari Aprindo sudah mendukung langkah program ini, karena yang kita perjuangkan bersama adalah kepentingan global,” katanya.

Lebih lanjut Jaya Negara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengurangi penggunaan kantong plastik, dan terus mencetuskan inovasi-inovasi untuk menyukseskan langkah positif ini.

“Harapan kami seluruh lapisan masyarakat mampu memberikan ide-ide cerdasnya sebagai pengganti kantong plastik sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kreativitas yang berdampak pada ekonomi kreatif,” katanya. Seperti dikutip Antara . (iks)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BALI

Denpasar Masuk 10 Kota Tersehat di Dunia

Published

on

Kota Denpasar masuk sebagai 10 kota tersehat di dunia dari penilaian yang dilakukan Travel Supermarket berdasarkan beragam aspek penilaian dan menjadi satu-satunya kota di Indonesia.

Indonesiaraya.co.id, Denpasar – Kota Denpasar masuk sebagai 10 kota tersehat di dunia dari penilaian yang dilakukan Travel Supermarket berdasarkan beragam aspek penilaian dan menjadi satu-satunya kota di Indonesia.

Kabag Humas dan Protokol Kota Denpasar Dewa Gede Rai di Denpasar, Kamis (10/1/2019), menguraikan daftar 10 besar kota tersehat menurut Travel Supermarket yakni, urutan satu di tempati Kota Paris Perancis, posisi kedua Chiang Mai Thailand, posisi ketiga Barcelona Spanyol, posisi keempat Pattaya Thailand, posisi kelima Vancouver Kanada, posisi keenam Miami AS, posisi ketujuh San Francisco AS, posisi delapan Lisbon Portugal, posisi sembilan Denpasar Indonesia, dan posisi 10 Buenos Aires Argentina.

Ia menyebutkan dalam menyusun daftar ranking ini, Travel Supermarket memanfaatkan beragam sumber data seperti kelompok peneliti pasar Euromonitor International, TripAdvisor, Yelp hingga World Weather and Climate.

Travel Supermarket juga memiliki beberapa aspek penilaian sebagai tolak ukur kesehatan dalam sebuah kota. Beberapa aspek yang menjadi penilaian adalah jumlah taman atau ruang terbuka hijau, jumlah gym atau pusat kebugaran.

Selain itu, Travel Supermarket juga menilai jumlah Spa, studio yoga dan studio pilates yang terdapat pada kota yang dinilai.

Tak hanya itu, makanan juga menjadi aspek penilaian penting dalam menyusun daftar 10 kota tersehat di dunia ini. Terkait makanan, “Travel Supermarket” menilai jumlah toko makanan sehat dan restoran dengan opsi vegan di tiap kota.

Travel Supermarket lalu membandingkan data tersebut dengan ukuran luas kota untuk mengetahui angka densitas per kilometer persegi. Tak hanya itu, tim analisa juga memperhitungkan jumlah paparan matahari per tahun dan rata-rata harga untuk menginap di hotel.

Setelah melakukan beragam analisis data, Travel Supermarket membuat daftar 50 kota tersehat di dunia. Dari seluruh kota yang ada, Paris berhasil memuncaki peringkat teratas.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab mengatakan bahwa ini merupakan pencapaian yang membanggakan, tidak saja bagi pemerintahan kota, tetapi juga bagi publik Denpasar bahkan kebanggaan Indonesia.

Ia mengatakan pencapaian ini tentu tidak bisa terlepas dari kerja keras Pemerintahan Kota Denpasar yang terus menerus menata kotanya agar memberikan rasa nyaman kepada publiknya, terutama inovasi-inovasi kultural yang dihasilkan telah ikut menyehatkan publiknya seperti penataan taman kota dan sungai yang mengalir di tengah kota. (iks)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BALI

BNN Bali Tangkap Anggota Aindikat Bawa 25 Kilogram Ganja

Published

on

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol, Putu Gede Swastawa.

Indonesiaraya.co.id, Denpasar – Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali menangkap dua anggota sindikat narkoba Lapas Kerobokan yakni Kurniawan Risdianto dan Muh Haryono dengan barang bukti berupa lima paket ganja seberat lebih dari 25 kilogram.

“Kedua tersangka kami tangkap di tempat parkir jasa pengiriman barang di Sanur, Denpasar Selatan pada hari Minggu (6/1) Pukul 21.00 WITA,” kata Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Putu Gede Swastawa di Kantor BNN Bali, Rabu (9/1/2019).

Dari hasil penggeledahan petugas di dalam mobil putih dengan Nomor Polisi DK-1879-DK milik tersangka, petugas menemukan ganja di bagasi mobil dan kaki jok depan kiri mobil tersebut.

Saat interogasi, kedua tersangka mengaku diperintahkan seseorang berinisial RZ yang berada di dalam LP Kerobokan.

Swastawa menegaskan, ganja tersebut dikirim dari seseorang dari Medan menuju Bali untuk diedarkan di Pulau Dewata dan diperintahkan untuk mengambil ke jasa pengiriman barang oleh RZ yang sudah ditahan di Lapas terkait kasus narkoba.

Untuk tindak lanjut pengungkapan kasus narkoba ini, BNN Bali akan melakukan lidik ke Lapas Kerobokan untuk mencari pengendali narkoba di dalam lapas ini agar ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini meski sudah menjadi tahanan.

“Kedua tersangka ini ada yang menjadi pengguna yakni Kurniawan Risdianto yang juga sekaligus sebagai kurir dan pengedar narkoba bersama rekannya Muh. Haryono,” ujarnya.

BNN Bali akan mengembangkan kasus ini, apakah barang narkoba jenis ganja ini akam diedarkan di luar Bali lagi atau lainnya.

“Kedua tersangka ini belum pernah ditahan karena kasus narkoba dan paket narkoba ini dikirim kepada keduanya dengan menggunakan alamat fiktif,” ujarnya.

Akibat perbuatanya kedua tersangka ini, dikenakan melanggar Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 111 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Dari penyitaan barang bukti 25 kilogram ini petugas berhasil memyelamatkan 2.500 orang pemuda di Bali,” katanya. Seperti dikutip Antara . (mad/fal)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending