Connect with us

SULAWESI SELATAN

Serangkaian Gempa Guncang Mamasa, Picu Kepanikan Warga

Published

on

Gempa dengan magnitudo 5,5 Skara Richter pukul 01.35 WIB (02.35 WITA) yang berpusat di darat 12 kilometer tenggara Mamasa.

Indonesiaraya.co.id, Mamuju – Gempa kembali mengguncang wilayah Kabupaten Mamasa pada Selasa (6/11/2018) dini hari hingga siang, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah, bahkan ada yang sampai memutuskan meninggalkan kota karena khawatir gempa susulan datang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa dengan magnitudo 5,5 Skara Richter pukul 01.35 WIB (02.35 WITA) yang berpusat di darat 12 kilometer tenggara Mamasa pada kedalaman 10 kilometer. Getarannya dirasakan di Mamasa (IV MMI), Mamuju (III-IV MMI), Toraja (III-IV MMI), Polewali (III-IV MMI) dan Majene (III-IV MMI).

“Guncangan gempa yang terjadi tadi sangat terasa, bahkan lebih keras dibanding saat pertama kali terjadi gempa pada Sabtu (3/12),” kata Tompo, seorang warga Kabupaten Mamasa, ketika dihubungi dari Mamuju, Selasa (6/11/2018) siang.

“Sebagian besar warga meninggalkan Kota Mamasa, termasuk saya bersama keluarga karena masih khawatir akan terjadi gempa susulan,” katanya.

Berikutnya, pada pukul 07.25 WIB, gempa dengan magnitudo 3,4 Skala Richter yang berpusat di darat 17,6 kilometer timur laut Mamasa pada kedalaman 10 kilometer getarannya terasa (MMI) II di Mamasa. Gempa dengan magnitudo 4,6 Skala Richter terjadi pukul 10.18 WIB (11.18 WITA) dengan pusat di darat enam kilometer tenggara Mamasa pada kedalaman 10 kilometer. Getarannya dirasakan II-III MMI di Mamasa, dan II-III MMI di Toraja.

Getaran gempa dengan intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI) dirasakan beberapa orang dan membuat benda ringan goyang, getaran III MMI dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seakan ada truk berlalu, dan getaran IV MMI pada siang hari dirasakan banyak orang di dalam rumah dan beberapa orang di laur rumah serta bisa menyebabkan gerabah pecah, pintu dan jendela berderik, dinding berbunyi.

“Gempa terbaru hari ini, yakni pada pukul 12.51 WITA dengan kekuatan 3,3 magnitudo di arah 22 kilometer Tenggara Mamasa dengan kedalaman 10 kilometer,” kata prakirawan BMKG Majene Arman.

Ia mengimbau warga tetap tenang namun waspada serta memantau informasi dari otoritas resmi seperti BMKG.

“Kami pastikan bahwa informasi yang menyebar yang menyebutkan bahwa gempa di Mamasa dengan Palu dan Lombok tidak benar. Jadi, ada informasi yang menyebutkan bahwa fenomena gempa di Mamasa sama dengan di Palu dan Lombok dan kami menyatakan bahwa itu tidak benar. Kalau karakternya, yakni pada gempa di Mamasa dan Palu serta Lombok dimana pada gempa susulanya lebih besar dibandingkan gempa utama, itulah yang sama,” kata Arman, seperti dikutip Antara. (amr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS

Di Pantai Seruni, Ini kata Sandiaga Uno soal Utang RI

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Bantaeng — Sandiaga Salahuddin Uno berharap Ifa, balita yang digendong ibunya, tidak lagi menanggung utang di masa depannya nanti, karena utang negara Republik Indonesia (RI) yang makin besar dan menumpuk.

“Karena Indonesia banyak berutang, Ifa sekarang sudah berhutang tiga belas juta rupiah. Jadi 2019 kita akan cicil hutangnya, agar Ifa bahagis dan tidak punya utang lagi. Jadi 2019 kita cicil utang Indonesia,” kata Samdiaga di Pantai Mutiara Bantaeng Sulawesi Selatan, Selasa (25/12/2018).

Menurut mantan wakil gubernur DKI ini, jika terpilih bersama Prabowo Subianto melayani rakyat Indonesia dalam Pemilihan Presiden 2019, akan menggerakkan ekonomi rakyat, menciptakan juga menyediakan lapangan kerja, serta bahan pokok yang stabil terjangkau.

“Kami berpihak kepada para pelaku UMKM, petani, nelayan dan rakyat yang belum diperhatikan di Indonesia yang kaya raya ini. Kita akan stop impor barang-barang atau bahan baku yang bisa diproduksi di dalam negeri. Termasuk larangan keras impor ketika para petani kita sedang panen,” terangnya.

Sebelum menuju Bantaeng, Mantan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mersemikan Roemah Djoeang di Kabupaten Jeneponto. Di sini Samdi berpesan pada para telawannya untuk bekerja keras hingga 17 April 2019. (yug)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Ditengah Jalan Jeneponto, Sandiaga Uno Dihadang dan Dipaksa Turun

Published

on

Ditengah jalan jeneponto, Sulawesi Selatan, sekelompok massa menyemut di tengah jalan yang dilalui rombongan calon wakil presiden nomor urut 02 tersebut.

Indonesiaraya.co.id, Jeneponto — Dalam perjalanan dari Kabupaten Takalar menuju Ke Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa (25/12/2018) Sandiaga Salahuddin Uno dicegat di tengah jalan. Ditengah jalan provinsi, sekelompok massa menyemut di tengah jalan yang dilalui rombongan calon wakil presiden nomor urut 02 tersebut.

Rombongan pun terpaksa berhenti karena massa tumpah ruah di jalan dengan menggunakan atribut partai koalisi. Sandi pun membuka pintu kaca depannya, seorang pria menghampiri dan meminta mantan wakil gubernur DKI ini untuk turun. Sandi juga meminta tim pengawalannya untuk tetap tenang.

“Pak ini posko pemenangan Prabowo Sandi, gunting pita pak, satu menit saja,” kata pria tersebut setengah memaksa sambil berusaha membuka pintu.

Dengan tenang Sandi meminta relawan militannya itu untuk menarik nafas dan relaks. “Pak kami tidak dijadwalkan untuk bersosialisasi di sini, bawaslu akan mencatatnya sebagai pelanggaran,” ucap Sandi. Namun pria itu keukeuh, masih setengah memaksa dia berujar, “satu menit saja pak, hanya peresmian posko pak,” katanya lagi.

Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan, Agus Manggabarani, akhirnya menjelaskan lagi kepada relawan militan itu soal peraturan sosialisasi.

Sandi akhirnya mengambil jalan tengah, meminta relawan membawa pita dan dia akan mengguntingnya dan meresmikannya di dalam mobil. “Bawa pitanya kemari, saya potong. Dengan Bismillah saya resmikan rumah pemenangan ini,” kata Sandi sambil memotong pita dengan gunting.

Begitu Sandi menggunting pita, teriakan gemuruh Prabowo presiden bergemuruh. Rombongan pun melanjutkan perjalanannya menuju rumah juamg Jeneponto. (yug)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Ini Curhat Dua Nelayan Takalar kepada Sandiaga Uno

Published

on

Capres 2019 Sandiaga Uno melakukan sosialisasi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) BEBA Galesong Utara, Takalar Sulawesi Selatan, Selasa (25/12/2018).

Indonesiaraya.co.id, Takalar — Haji Anwar dan Haji Sayamsurizal langsung curhat pada Sandiaga Salahuddin Uno, saat calon wakil presiden nomor urut 02 ini melakukan sosialisasi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) BEBA Galesong Utara, Takalar Sulawesi Selatan, Selasa (25/12/2018). Haji Anwar mengeluhkan langkanya solar, ijin melaut dan tidak terserapnya ikan laut yang mereka dapat.

“Solar langka sekali pak. Kami terkadang tidak melaut. Ini menganggu produksi dan kadang banyak kapal nelayan yang tidak bisa melaut,” kata Haji Anwar.

Hal senada diungkapkan Haji Syamsurizal. “Selain solar yang langka, Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPA – red) juga menyulitkn kami pak yang punya kapal 30 GT. Kalau bisa pak, kebijakan ini diubah atau kalau bisa dipermudah,” harap Syamsurizal.

Selain itu, lanjut Anwar, masalah lainnya adalah harga jual ikan yang menyedihkan, hingga membuat para nelayan turun omsetnya. Harga ikan di pagi hari dengan harga di siang hari bisa berbeda, bahkan hingga 90 persen. “Harga ikan katakanlah, sepuluh ribu rupiah, nah makin siang dan sore harganya bisa hanya seribu rupiah,” jelas Anwar.

Mantan wakil gubernur DKI ini, mendengarkan dan menyerap aspirasi serta keluhan nelayan. Dia berharap di tahun 2019 nanti, jika terpilih bersama Prabowo Subianto akan mencari solusi permasalahan para nelayan.

“In Shaa Allah kami akan menemukan solusi dari keluhan para nelayan ini. Pemerintah memang harus hadir untuk menggerakan ekonomi para nelayan ini. Kami akan fokus pada penciptaan dan penyediaan lapangan kerja, harga-harga kebutuhan pokok stabil serta terjangkau. In Shaa Allah 2019 Nelayan Sejahtera,” kata Sandi yang diaambut riuh ratusan nelayan.

Sandi juga sempat mampir ke warung yang menjajakan ikan laut. Di sepanjang jalan menuju TPI ini, memang penuh warung pinggir laut dengan menu utama ikan bakar. Sandi sempat ikut membakar ikan di salah satu warung yang kebanyakan tanpa nama itu. (dam)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending