Connect with us

JAKARTA

Sistem Keamanan Fasilitas MRT Belum Detail

Published

on

Fase satu MRT Jakarta antara Lebak Bulus ke Bundaran HI sepanjang 16 kilometer, persoalan keamanannya diatur oleh tiga Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pengamanan fasilitas sarana transportasi Moda Raya Terpadu (MRT), disebut oleh PT MRT Jakarta, belum mendetil, terutama terkait pengamanan oleh TNI dan Polri.

“Dalam sistem keamanan, kami memiliki security yang dikontrak khusus untuk keamanan stasiun lalu kita juga kerjasama dengan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya. Ini belum mendetil terutama dengan Kepolisian dan TNI, saat ini masih berupa MoU,” kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin, di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Menurut Kamaluddin, pelibatan keamanan dari unsur kepolisian dan TNI tidak akan di semua lokasi fasilitas MRT, tapi tergantung tingkat kerawanan lokasi fasilitas tersebut.

“Kan ada eskalasi tingkat keamanan, jadi tidak semua harus dipegang Kodam dan Pamobvit Polda Metro Jaya, tergantung kerawanannya,” ujar Kamaluddin.

Kamaluddin menjelaskan fase satu MRT Jakarta antara Lebak Bulus ke Bundaran HI sepanjang 16 kilometer, persoalan keamanannya diatur oleh tiga Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP).

“Dan BUJP ini, berdasarkan regulasi yang ada, bisa merekrut polisi,” ujarnya.

PT MRT Jakarta sendiri, diketahui pernah mengajukan fasilitas Depo Lebak Bulus sebagai objek vital nasional karena pertimbangan sangat pentingnya fasilitas tersebut bagi operasional MRT.

“Saat ini belum secara resmi jadi obvitnas. Tapi apapun statusnya, terutama fasilitas depo harus dengan pengamanan ketat karena di sanalah pusat komando MRT yang berkaitan langsung dengan operasional, bahkan sampai keselamatan setiap orang yang ada di fasilitas MRT, karenanya kami tidak main-main dengan pengamanan ini,” ujar Kamaluddin.

MRT Jakarta fase satu saat ini, tengah diuji publik dan akan berlangsung pada 12-24 Maret 2019. Masyarakat bisa mengakses seluruh (13) stasiun sepanjang jalur Lebak Bulus-Bundaran HI.

Selepas uji publik, paling lambat bulan April 2019, MRT Jakarta akan beroperasi secara komersial. Demikian, seperti dikutip Antara. (ric)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JAKARTA

Polisi Sebut RP Sudah Pelajari Mesin ATM Sejak 2018

Published

on

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Argo Yuwono.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Polda Metro Jaya mengatakan Ramyadjie Priambodo (RP) sudah mempelajari mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk melakukan kejahatan membobol bank atau skimming, sejak 2018.

“Sudah sejak 2018 RP mempelajari cara kerja mesin ATM tersebut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Argo menyebut RP yang mendapatkan data nasabah dari deep web di internet tersebut, membeli mesin ATM tersebut dari temannya, namun belum diketahui siapa yang dimaksud temannya tersebut.

“Mesin itu dia beli untuk dipelajari kelemahan mesin ATM itu seperti apa dan dimana,” ujarnya.

RP juga disebutkan oleh Argo menggunakan hasil kejahatannya yang senilai Rp300 juta digunakan untuk keperluan jual beli dana virtual bitcoin.

“Untuk ancaman hukuman di atas lima tahun ya atas kejahatannya,” katanya.

Selama melakukan kejahatan, kata Argo, pelaku sudah 50 hingga 91 kali melakukan transaksi ATM.

Saat ditanyakan mengenai aliran dana hasil pembobolan RP, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan.

“Belum ada info soal aliran dana. Kemana mengalirnya, kita tunggu penyidik,” kata Argo, seperti dikutip Antara. (ric)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Polisi Tetapkan Tersangka Pembajakan Tangki Pertamina Jadi 10 Orang

Published

on

Pembajakan Dua truk tangki Pertamina yang terjadi pada Senin (18/3/2019), pada pukul 05.00 WIB di pintu Tol Ancol, Jakarta Utara.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Polda Metro Jaya kembali menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pembajakan truk tangki milik Pertamina, setelah sebelumnya polisi menetapkan lima tersangka atas kejadian di Jakarta Utara tersebut.

“Kemarin kan kita periksa saksi lima orang. Mereka berlima itu sudah dinyatakan sebagai tersangka hingga sekarang ada 10 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/3/2019).

Kendati demikian, Argo tak merinci indentitas lima tersangka baru tersebut.

Sebelumnya, Kelima prang yang telah ditetapkan tersangka adalah N, TK, WH, AM dan M. Mereka merupakan pedemo dari Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) yang sempat berdemonstrasi sambil membawa mobil pengangkut BBM ke depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kelimanya ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap memprovokasi para pedemo untuk membajak truk pengangkut BBM. Bahkan, menurutnya, demonstrasi yang digelar mereka itu juga tak mendapatkan izin dari kepolisian.

“Dalam kegiatan unjuk rasa tersebut juga tidak ada pemberitahuan ke kepolisian,” ujar Argo.

Atas perbuatannya itu, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dan Pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum. Dari penerapan pasal berlapis itu, mereka terancam kena pidana 20 tahun penjara. Demikian, seperti dikutip Antara. (ric)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Pasar Menunggu Terpilihnya Prabowo-Sandi

Published

on

Litbang Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Hasil Pilpres 17 April 2019 tidak hanya ditunggu oleh rakyat saja, tapi juga ditunggu oleh investor dan pelaku pasar.

Para investor dan pelaku pasar ini menunggu terpilihnya presiden baru yang bisa memberikan harapan bagi mereka.

“Terutama setelah kondisi pasar keuangan dan ekonomi yang kurang bergairah selama empat tahun terakhir,” kata Tim Ekonomi Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika dalam keterangannya, Kamis, 21 Maret 2019.

Harryadin menilai, program kerja yang ditawarkan inkumben belum mampu meyakinkan pelaku pasar bahwa situasi di masa depan akan membaik. Belum lagi fakta bahwa dalam empat tahun ini IHSG relatif stagnan dan rupiah terus melemah. Tak hanya itu, pemerintah juga dianggap belum mampu menyelesaikan defisit yang sewaktu-waktu bisa membahayakan kondisi perekonomian.

Sebaliknya, Prabowo-Sandi dianggap berani menawarkan banyak hal yang bisa memperbaiki iklim investasi di tanah air.

Salah satunya ekspektasi pasar terhadap rencana pemotongan tarif pajak dari Prabowo-Sandi. Menurut Harryadin, ekspektasi ini tentu akan membuat pasar saham naik, karena program ini akan membuat ekspektasi keuntungan perusahaan-perusahaan akan meningkat.

“Tentu saja hal ini memberikan suntikan gairah baru bagi investor dan pelaku pasar.

Gairah semacam ini yang tidak ditemui selama periode pemerintahan Joko Widodo, dimana EPS (earning per share) saham-saham cenderung mengalami penurunan pertumbuhan. Hal ini menunjukkan Bahwa perusahaan-perusahaan semakin sulit mencari keuntungan,” ucap Harryadin.

“Pelaku pasar dan investor kini juga tidak lagi mempan ditakut-takuti tentang potensi terjadinya anjloknya bursa saham (market slump) apabila Prabowo-Sandi terpilih. Mereka tahu benar bahwa operasional ekonomi Indonesia dan pasar keuangan sudah berdasarkan common practice,” imbuh Harryadin.

Harryadin memastikan, Prabowo-Sandi dalam kampanye dan program-programnya tidak akan mengubah hal-hal baik yang sudah dipraktekkan. Terutama yang terkait dengan industri keuangan.

Apalagi dengan latar belakang Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sendiri yang merupakan pengusaha sekaligus juga investor dan pelaku pasar. Keduanya tentu faham benar tentang cara terbaik untuk mendorong pertumbuhan sektor ini, demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

“Akhirnya, kita semua menunggu momen Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan membuka sesi perdagangan di IDX pada tanggal 21 Oktober 2019, sehari setelah mereka dilantik,” kata Harryadin. (ver)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending