Connect with us

NASIONAL

Soal Kontroversi Tampang Boyolali, Prabowo Jelaskan Lagi Via Vlog

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Masalah “tampang Boyolali” yang digoreng maksimal oleh pihak sebelah, ternyata gagal membuat opini publik yang negatif terhadap Capres RI Prabowo Subianto.

Bukan itu saja, seperti bumerang, serangan malah berbalik karena rakyat menjadi paham dengan disain yang dilakukan oleh lawan-lawan politik Prabowo Subianto.

BACA JUGA : Senangnya Anti Dikasih Sepatu oleh Sandiaga Uno

Mereka mengira rakyat bisa dibikin gagal faham, atau bisa dibohongi oleh narasi-narasi yang menyesatkan, dan pencitraan-yang mengelabui. Mereka lupa, rakyat sudah pintar karena belajar dari pengalaman politik sebelumnya.

Prabowo dengan penuh kesantunan dan kebijaksanaannya – meskipun tidak ada kesalahan yang dilakukannya, menyampaikan mohon maaf kepada yang tersinggung atas empati yang dilakukannya terhadap rakyat Boyolali.

“Dan maksud saya bukan menghina justru empati gitu loh, jadi kalau saya bicara tampang, tampang Boyolali ya di Boyolali, tampang Brebes ya di Brebes, itu kan selorohnya dalam arti empati saya solidaritas saya,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, justru yang dipermasalahkannya tentang ketidakadilan, kesenjangan, ya ketimpangan, dan yang semua orang tau ini semakin lebar. Makin tidak adil yang menikmati kekayaan Indonesia kan hanya segelintir orang saja.

“Maksudnya tidak negatif, tapi kalau ada yang merasa tersinggung ya saya minta maaf. Maksud saya tidak seperti itu ya saya minta maaf,” kata Prabowo.

Berikut ini adalah transkrip lengkap vlog anggota BPN Prabowo Subianto, Dahnil Simanjuntak dengan Capres RI dari Koalisi Adil Makmur, Prabowo Subianto sebagai berikut :

Dahnil Simanjuntak (DS) : Lagi rame nih pak, katanya Pak Prabowo dituduh menghina orang Boyolali karena menyebut tampang Boyolali padahal kan bapak tampang Bojongkoneng pak. Hahhaa gimana pak?

Prabowo Subianto (PS) : Saya kira itu mungkin berlebihan ya, saya tidak ada niat sama sekali, itu kan cara saya kalau bicara saya itu kan familiar, ya istilah bahasa bahasa dari seorang teman.

Dan audiensi itu tidak terlalu besar sekitar paling hanya 400 sampai 500 kader dari partai-partai koalisi kita, (di) peresmian kantor pemenangan. Ya saya seloroh lah dan itu sambutan saya kira kira satu jam, 40 menit lebih, dan paling itu kan paling hanya 2 menit.

Dan maksud saya bukan menghina justru empati gitu loh, jadi kalau saya bicara tampang, tampang Boyolali ya di Boyolali, tampang Brebes ya di Brebes, itu kan selorohnya dalam arti empati saya solidaritas saya.

Saya tau kondisi kalian kan, justru yang saya permasalahan tentang ketidakadilan, kesenjangan, ya ketimpangan, dan yang semua orang tau ini semakin lebar, makin tidak adil yang menikmati kekayaan Indonesia kan hanya segelintir orang saja. Jadi maksud saya itu.

Ya kalau saya tampang Bojongkoneng ya terimakasih lah.

DS : Ya teman-teman Bojongkoneng itu adanya di bogor hambalang, tempat tinggal nya pak Prabowo.

PS : Betul betul. Dan ya, tapi kalau saya maksudnya tidak negatif, tapi kalau ada yang merasa tersinggung ya saya minta maaf. Maksud saya tidak seperti itu ya saya minta maaf.

Dan saya siap kalau suatu saat saya diminta dialog langsung gak ada masalah kita baik-baik saja. Demokrasi kan harus dinamis, kalau demokrasi tidak boleh melucu, tidak boleh berselolor, tidak boleh joke, gak boleh becanda ya bosan.

DS : Ya padahal kan kita ingin menggembirakan

PS : Ya tidur nanti kan semuanya. Capek mereka kasihan. Kan begitu maksud saya.

DS : Jadi pesan pak Prabowo temen-temen, maksud beliau ingin akrab dengan masyarakat Boyolali, dan ingin akrab dengan seluruh rakyat Indonesia.

PS : Ya saya kira itu. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

NASIONAL

Buku Karya Prabowo Dibagikan Usai Silaturahmi di Tanah Abang

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan warga Tanah Abang, Jakarta Pusat sore tadi. Usai acara, buku ‘Paradoks Indonesia: Negeri Kaya Raya, Tetapi Masih Banyak Rakyat Hidup Miskin’ karya Prabowo dibagikan.

Silaturahmi itu digelar di aula Masjid Al-I’tisham, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (11/11/2018). Usai acara, seorang pemuda berbaju koko tampak membawa setumpuk buku ‘Paradoks Indonesia.

Tidak ada logo partai yang digunakan oleh pembagi buku tersebut. Buku dibagikan kepada warga yang ditemui pemuda itu. Anak-anak sampai orang tua dengan senang hati menerima buku yang masih tersampul itu.

“Dibaca ya bukunya,” kata pria tersebut.

Usai acara, Prabowo sempat bersalaman dengan sejumlah warga. Tak lama kemudian, dia meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, silaturahmi tersebut disiarkan langsung dalam halaman Facebook resmi Prabowo. Kegiatan ini sebelumnya tidak ada di jadwal resmi Prabowo.

“Silaturahmi Bersama Masyarakat Tanah Abang dalam acara Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ‘Memahami Arti Kalimat Tauhid dengan Mengkaji Ilmu Tauhid’,” demikian keterangan di Facebook Prabowo, seperti dikutip Detikcom. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

NASIONAL

Pemerintah Diminta Ungkap Aktor di Balik Penangkapan Habib Rizieq

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono meminta pemerintah Indonesia mengungkap aktor di balik penangkapan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab di Makkah beberapa waktu lalu.

Pasalnya, sebelum ditangkap, rumah yang dihuni Habib Rizieq tiba-tiba terdapat bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid yang diduga bendera organisasi terlarang di Arab Saudi.

“Ini kan bendera yang ditempel tiba-tiba, sedangkan Habib Rizieq tinggal di rumah itu bukan baru kemarin. Pemerintah harus ungkap siapa aktor intelektual di balik penangkapan Habib di Makkah,” kata Ferry melalui keterangannya, Kamis (8/11/2018).

Menurut dia, hal tersebut dilakukan dengan sengaja oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan nama baik Habib Rizieq. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mengatakan, cara-cara tersebut tidak mempan karena Habib Rizieq akhirnya dibebaskan oleh kepolisian setempat.

“Jelas ini dilakukan oleh aktor intelek dengan sengaja, tapi tidak bisa,” ujarnya.

Ferry mengingatkan, Habib Rizieq tidak semudah itu untuk difitnah termasuk dengan menempel bendera di kediamannya. Menurutnya, cara-cara tersebut hanya akan menguras energi yang sia-sia.

“Sudahlah tidak usah memakai cara-cara seperti itu dan membuat kegaduhan-kegaduhan baru di tahun politik ini,” tandasnya. (adm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

NASIONAL

Supiori Jadi Target Sosialisasi Program Pengembangan Lini Lapangan KB

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Papua – Sebagai tindak lanjut pencanangan Kampung KB, BKKBN Provinsi Papua menyelenggarakan Sosialisasi dan Pengembangan Program Lini Lapangan di Kampung KB bersama Mitra di Kampung Maryaidori, Distrik Supiori Selatan, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, Kamis (8/11/2018).

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Papua, Sarwandi menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian target kinerja program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang berkualitas. Terutama dalam penguatan kinerja para penyuluh KB atau petugas lapangan KB dalam menjalankan tugasnya.

“PLKB adalah ujung tombak di lapangan. Bila jumlah mereka mencukupi, maka program kependudukan dan KB akan berhasil. Selain itu program ini juga akan mempercepat pencapaian target kenerja program kependudukan, KB, dan pembangunan keluarga,” ungkap Sarwandi.

Ia menjelaskan, keberhasilan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tidak terlepas dari dukungan dan peran serta tenaga lini lapangan yang meliputi penyuluh KB atau petugas lapangan KB yang berstatus PNS maupun Non PNS, para Kader Program serta keluarga-keluarga yang secara konsisten menjadi peserta KB yang dapat dijadikan motivator untuk keluarga lainnya.

Ia menyebutkan, pentingnya peran serta masyarakat di desa atau kampung yang yang telah dicanangkan Kampung KB oleh BKKBN untuk mensukseskan Program Kampung KB. Karena itu, saat ini BKKBN fokus meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju Indonesia sejahtera dengan keluarga sebagai sasaran.

“Tujuan program Kampung KB yaitu meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat, mendekatkan pelayanan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKB­PK), tentunya dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan penguatan fungsi keluarga yang dilakukan terintegrasi lintas sektor,” ungkapnya. (adm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending