Connect with us

JAKARTA

Tegas Sekali, Bapas Bogor Usulkan Status Bebas Bersyarat John Kei Dicabut!

Published

on

John Kei. (Foto : Instagram @dittahti.pmj)
Indonesiaraya.co.id, Bogor – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM memproses pencabutan bersyarat John Kei setelah Bapas Bogor mengeluarkan SK pencabutan pembebasan bersyarat tersangka dugaan pembunuhan berencana itu. Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjenpas Rika Aprianti dalam keterangannya, Sabtu (27/06/2020) mengatakan bahwa Bapas Bogor menilai John Kei melakukan pelanggaran ketentuan saat menjalankan masa pembebasan bersyarat dengan ditetapkan sebagai tersangka. Selanjutnya, Kepala Bapas Bogor mengeluarkan Surat Keputusan Pencabutan Sementara Pembebasan Bersyarat Jihnn Refra alias John Kei bernomor W10.PAS.6-PK.01.05.02-2381 dan mengusulkan pencabutan pembebasan bersyarat bernomor W11.PAS.33-PK.01.05.02-2382. “Saat ini menunggu proses pencabutan pembebasan bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ujar Rika Aprianti. John Kei menjalani pembebasan bersyarat pada tanggal 26 Desember 2019 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor Pas-1502.PK.01.04.06 Tahun 2019/tertanggal 23 Desember 2019. John Kei menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 723K/PID/2013 yang memvonis 16 tahun penjara karena terlibat pembunuhan pengusaha Tan Hari Tantono alias Ayung pada tahun 2013. Selama menjalani masa pidana, John Kei mendapat total remisi 36 bulan 30 hari dan bisa bebas pada tanggal 31 Maret 2025. Namun, karena perbuatannya pekan lalu, John Kei yang dijerat pasal berlapis, di antaranya Pasal 88 KUHP tentang permufakatan jahat, Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang perusakan, dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 195. Dia terancam hukuman maksimal pidana mati. Demikian, seperti dikutip Hallobogor.com (*/hal)

Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

Polda Tindak Sebanyak 46.134 Pelanggar PSBB dalam Sepekan

Published

on

Polda Metro Jaya Menghukum Para Pelanggar PSBB. (Foto : Instagram @humas.pmj)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Polda Metro Jaya telah menindak sebanyak 46.134 pelanggaran PSBB dalam satu pekan Operasi Yustisi protokol kesehatan. Dalam sepekan, jumlah denda dari pelanggaran PSBB yang terkumpul mencapai Rp 280.501.500.

“Laporan hasil akumulatif Operasi Yustisi Polda Metro Jaya dan jajaran dalam sepekan, total sanksi ada sebanyak 46.134 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus).

Ia menjelaskan jumlah tersebut terbagi dalam tiga kategori yakni pelanggar yang hanya dikenakan teguran, pelanggar yang diberikan sanksi sosial dan kategori berikutnya pelanggar yang hanya membayar sanksi administrasi.



“Sanksi teguran tertulis sebanyak 22.885 orang, sanksi sosial sebanyak 22.576 orang dan sanksi administrasi sebanyak 1.890 orang,” lanjutnya.

Sanksi sosial yang diberikan petugas adalah membersihkan tempat umum dan membaca Pancasila. Operasi Yustisi PSBB digelar oleh TNI – Polri bersama Pemprov DKI Jakarta dengan mengikutsertakan petugas kejaksaan dan pengadilan.

Pelanggar protokol kesehatan yang memilih sanksi administrasi akan langsung disidang untuk kemudian membayarkan denda yang selanjutnya akan disetorkan kepada kas negara.

“Kemudian dari penindakan dalam bentuk denda administrasi dari tanggal 14 –  20 September 2020, terkumpul sebanyak Rp 280.501.500,” pungkasnya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Liputan6.com Lapor ke Polda Terkait Kasus Doxing Jurnalisnya

Published

on

Liputan6.com menindaklanjuti serangan doxing terhadap jurnalis. (Foto : img.etimg.com)

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Liputan6.com akhirnya melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian Untuk menindaklanjuti serangan doxing terhadap jurnalis.

“Pelaporan akan disampaikan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Senin (21/09/2020)pukul 09.00 WIB,” kata Irna Gustiawati.

Sebagai pihak pelapor, pihaknya akan didampingi oleh LBH Pers dalam proses pelaporan dan penanganan perkara.



“Langkah hukum yang kami lakukan tidak hanya ditujukan untuk membela hak asasi korban. Kami berharap, ini bisa memperkuat upaya untuk menghentikan kejahatan digital, termasuk intimidasi dan doxing,” sambungnya.

Karena kondisi pandemi, ia mengimbau kepada awak media untuk tidak melakukan peliputan terkait kasus tersebut untuk menghindari meluasnya kasus covid – 19. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

DRPD Dukung Penuh Polda Metro Jaya Tertibkan Pelanggar PSBB

Published

on

Polda Metro Jaya Menghukum Para Pelanggar PSBB. (Foto : Instagram @humas.pmj

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Polda Metro Jaya berencana untuk menyebar pamflet, yang berisikan ketentuan batas penumpang selama masa PSBB di sejumlah moda transportasi publik Jakarta.

Anggota Komisi A bidang pemerintahan DPRD DKI Jakarta (Lukmanul Hakim) mendukung penuh rencana tersebut.

Ia menilai, penyebaran pamflet itu adalah langkah tepat lantaran masih banyak transportasi publik yang belum mematuhi aturan kapasitas 50 persen. Misalnya, pada angkot di kawasan Tanah Abang dan Cengkareng.



“Tentu dengan adanya pamflet atau himbauan dari Polda Metro Jaya akan menyadarkan para sopir dan penumpang. Nantinya juga harus dibarengi dengan pengawasan yang lebih ketat,” ujar Lukmanul Hakim.  

Ia juga berharap agar Polda Metro Jaya melakukan pengawasan dan penindakan pelanggaran terhadap ketentuan PSBB secara masif. 

“Harapan kami kepada Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat lagi,” tambahnya. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017