Connect with us

MALUKU

Temui Jibu-Jibu Ikan Maluku, Sandi Siap Berdayakan Ekonomi Emak-Emak

Published

on

Cawapres 2019 Sandiaga Uno mengunjungi jibu-jibu ikan atau dalam bahasa Indonesia disebut penjual ikan keliling di Pasar Tulehu.

Indonesiaraya.co.id, Maluku Tengah – Bakal calon wakil presiden yang diusung Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN Sandiaga Uno mengunjungi jibu-jibu ikan atau dalam bahasa Indonesia disebut penjual ikan keliling di Pasar Tulehu, Kec. Salahutu, Maluku Tengah pada Jumat (7/9/2018). Sandi memandang ekonomi akar rumput yang digerakkan oleh para pedagang sayur mayur dan jibu-jibu ikan harus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Maluku

“Saya bertemu Mama-mama Jibu-jibu di sini. Kawasan pasar tradisional di sini komoditasnya ada sayur mayur, namun utamanya adalah ikan. Mama-mama jibu-jibu ini ingin agar usahanya dapat berkembang dan naik kelas,” ungkap Sandi

Dalam kesempatan tersebut, Sandi meyakini pelatihan, pendampingan, dan pengaturan keuangan terkait kewirausahaan akan mampu meningkatkan ekonomi Jibu-jibu. Selain itu, ia menilai pemberian modal dapat membantu usaha jibu-jibu dan pedagang pasar tradisional dapat tumbuh berkembang.

“Saya menemui Ati Lengkoliang, seorang UMKM di sini. Ia membutuhkan sedikit dana untuk mengembangkan usahanya. Saya juga berbincang dengan Mama Tila Malbari, pedagang jibu-jibu. Ia mengaku hanya bisa menjual tiga loyang dalam satu hari. Hampir semua keluhannya sama yaitu soal pelatihan dan modal usaha agar mereka bisa berkembang dan naik kelas,” jelas Sandi lebih lanjut

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini kembali menegaskan pemberdayaan ekonomi emak-emak melalui lapangan pekerjaan yang terbuka dan harga kebutuhan pokok yang terjangkau. Baginya, isu ekonomi akar rumput sangat dipengaruhi sumber pendapatan dan pengeluaran biaya hidup. Bagi Sandi, salah satu solusi alternatifnya adalah melalui kewirausahaan dan menjaga stabilitas harga sembako.

“Selain itu, di sini juga dikenal sebagai Kampung Sepak Bola. Salah satu pemain nasional kebanggaan kita lahir di sini yairu Ramdhani Lestahulu. Kita ingin ke depan, selain mama-mama jibu-jibu, lapangan pekerjaan bisa diciptakan melalui atlet-atlet bertalenta yang mendapatkan pelatihan dan akhirnya membawa harum nama bangsa,” tandasnya (bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

MALUKU

Gempa 5,6 SR Terjadi di Buru Selatan

Published

on

Gempa tektonik berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) menguncang kabupapaten Buru Selatan.

Indonesiaraya.co.id, Ambon – Gempa tektonik berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) menguncang kabupapaten Buru Selatan, Maluku pada Kamis (11/10/2018), pukul 11.55 WIT.

Data Kominfo BMKG menyatakan, lokasi gempa 4.95 LS dan 126.71 BT atau 135 KM Tenggara Buru Selatan pada kedalaman 10 KM.

Pemkab Buru Selatan maupun BPBD Maluku belum memberikan penjelasan soal dampak gempa tersebut.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa Maluku termasuk salah satu daerah yang rentan dan rawan terjadi bencana alam berupa gempa tektonik yang dapat menimbulkan kerusakan berat, termasuk terjadinya tsunami.

Maluku berada pada pertemuan tiga lempeng besar, yakni Pasifik, Indo Australia, dan Eurasia.

Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia, bertemu dengan Lempeng Pasifik sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan. Demikian, seperti dikutip Antara. (lex).


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

HUKUM

KPK Periksa Kepala KPP Pratama Ambon

Published

on

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ambon La Masikamba (tengah) tiba di gedung KPK, jakarta, Kamis (4/10/18).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap dua orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Ambon, Maluku, Rabu (3/10/2018).

Dua orang itu tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/10/2018) sekitar pukul 11.20 WIB setelah dibawa dari Ambon pada Kamis pagi. Keduanya sebelumnya telah menjalani pemeriksaan awal di Ambon.

Salah satunya yang dibawa adalah Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ambon La Masikamba.

Selain dua orang itu, KPK juga membawa tiga orang lainnya untuk pemeriksaan lanjutan di gedung KPK, Jakarta.

Namun, tiga orang tersebut sampai berita ini diturunkan belum tiba di gedung KPK Jakarta.

Dalam OTT itu, KPK total mengamankan enam orang dan langsung dilakukan pemeriksaan awal di Ambon.

“Yang kami amankan di lokasi dan akan dibawa ke Jakarta itu ada pejabat setingkat Kepala Kantor Pajak, ada tim pemeriksa, ketua tim, dan anggota timnya, ada pegawai setempat, dan wajib pajak selaku pihak swasta,” ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/10/2018) malam.

Sebelumnya, KPK mendapat informasi akan ada transaksi terkait upaya mengurangi pembayaran pajak perorangan.

“Kami mengamankan sejumlah uang setidaknya sampai saat ini yang sudah dihitung Rp120 juta. Kami masih identifikasi lebih lanjut komitmen “fee” berapa terkait pengurangan kewajiban pajak,” kata Febri. Demikian, seperti dikutip Antara. (bnd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

MALUKU

KPK Lakukan OTT di Ambon

Published

on

Gedung KPK, Jakarta.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Ambon, Maluku, Rabu (3/10/2018).

“Iya ada tim di sana, kegiatan penindakan di Ambon,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Febri belum bisa menjelaskan lebih lanjut siapa pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Namun, kata dia, OTT tersebut terkait dengan upaya mengurangi pembayaran pajak.

“Informasi yang lain nanti di-“update” lagi,” ucap Febri, seperti dikutip Antara. (bnd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending