Connect with us

BOGOR

Tiga Puskesmas Kota Bogor Bakal Direvitalisasi dengan Anggaran 14 Miliar

Published

on

Pemkot Bogor melalui Dinas Kesehatan bakal menggelontorkan anggaran untuk revitalisasi tiga Puskesmas di Kota Bogor Sebanyak Rp14,4 miliar guna meningkatkan kualitas pelayanan.

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan bakal menggelontorkan anggaran untuk revitalisasi tiga Puskesmas di Kota Bogor Sebanyak Rp14,4 miliar guna meningkatkan kualitas pelayanan.

Ketiga Puskesmas tersebut Puskesmas Kayu Manis, Puskesmas Gang Aut, dan Puskesmas Lawang Gintung. Masing-masing akan menerima untuk Puskesmas Kayu Manis sebesar Rp5,7 miliar, sementara untuk Puskesmas Gang Aut sebesar Rp4 miliar, dan untuk Puskesmas Lawang Gintung bakal menerima sebesar Rp4,7 miliar, anggran tersebut merupakan bagian dari 10 pembangunan prioritas Kota Bogor.

Kasi Humas Dinas Kesehatan (Dinkes), Wahyu Pito Supeni, mengatakan, revitalisasi puskesmas memang menjadi prioritas pihaknya saat ini. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ketiga puskesmas itu dianggap yang paling mendesak untuk men­dapatkan perhatian melalui program revitalisasi.



“Tiga puskesmas ini mau kita sekaligus jadikan prototype atau percontohan untuk puskesmas lainnya, baik dari segi bangunan maupun kegiatan-kegiatan yang ada di dalamnya,” papar pe­rem­puan yang akrab disapa Peni ini seperti dilansir radarbogor, saat dijumpai di kantornya, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, tidak hanya dengan merombak segi bangunan puskesmas agar representatif. Revitalisasi juga bertujuan meningkatkan kualitas yang mencakup ber­bagai kegiatan di dalamnya, yang secara standar palayanan memang harus dikerjakan puskesmas.

“Jadi, ada sarana penunjang juga seperti pengobatan, dilengkapi UGD, ruang kon­sultasi, hingga klinik sanitasi,” papar mantan Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Surveilance (P3MS) ini.

Tidak hanya itu, sarana penunjang seperti laboratorium juga bakal disiapkan di tiap puskesmas itu. Meski sederhana, ke­beradaan laboratorium diharapkan bisa membantu mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan.

Kendati demikian, ia masih belum bisa merincikan spe­sifikasi masing-masing pus­kesmas tersebut. Pasalnya, detail revitalisasi itu berada di tangan pejabat pembuat komitmen (PPK) yang ditunjuk, yakni Bai Kusnadi.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto sebelumnya telah me­ne­gaskan, infrastruktur me­rupakan bagian penting yang ingin dicapai. Ia mewanti-wanti agar tak ada lagi pembangunan infrastruktur yang molor. Bahkan, tak boleh ada yang gagal lelang. Oleh karena itu, setiap instansi diminta untuk lebih cepat menyelesaikan lelang proyek dengan anggaran besar, ter­masuk revitalisasi tiga pus­kesmas itu. “Jangan sampai terbengkalai, jangan sampai gagal perencanaan,” tekannya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

BOGOR

Soal Penahanan SIM/STNK Pasien, RSSM Cibinong akan Berikan Solusi

Published

on

RS Sentra Medika Cibinong menjadi Rumah Sakit di wilayah Bogor yang memiliki fasilitas penunjang medik dan layanan yang berkelas. Terletak di Jl. Mayor Oking Jaya Atmaja No. 09, Cibinong. (Foto : Istimewa)

Indonesiaraya.co.id, Cibinong – Manajemen RS Sentra Medika (RSSM) Cibinong, Kabupaten Cibinong menanggapi dengan positif permintaan pihak Jamkes Watch dan terkait penahanan SIM/STNK milik suami pasien.

Bahkan Direktur Utama RS Sentra Medika Cibinong, Bogor, dr. P Lanjar Sugiyanto MARS menjanjikan akan berusaha memberikan solusi dan informasi yang obyektif untuk masalah ini.

“Kami usahakan singkat, tepat, dan obyektif, serta solutif,” kata dr. P Lanjar Sugiyanto MARS kepada Hallobogor.comHallo Media Network yang meminta klarifikasi soal masalah ini, Rabu (16/9/2020) malam,



Baca : Hallo RSSM, Tolong Kembalikan SIM dan STNK Suami Pasien

Di bawah ini adalah komunikasi singkat selengkapnya, antara Hallobogor.com dengan Direktur Utama RS Sentra Medika Cibinong, Bogor, dr. P Lanjar Sugiyanto MARS, sebagai berikut:

Selamat malam Dok

Selamat malam

Kami mohon klarifikasi dan tanggapan pihak RSMM terkait permintaan Jamkes Watch yang meminta RSSM untuk mengembalikan SIM dan STNK kepada suami pasien.

Baik, nanti kami minta PR (Public Relations – red) klarifikasi. Terimakasih sebelumnya.

Klarifikasi panjang lebar juga boleh pak, kami siapkan khusus sebagai hak jawab dari pihak RSMM.

Baik, kami usahakan singkat tepat dan obyektif serta solutif.

Terima kasih, kami tunggu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Deputi Direktur Advokasi dan Relawan Jamkes Watch, Heri Irawan meminta agar pihak RSSM Cibinong dapat mengembalikan KTP dan STNK pasien, agar pasien bisa bekerja dan menjalani kehidupan dengan tenang

Heri juga mendesak pihak BPJS Kesehatan dan Pemkab Bogor untuk dapat membantu memberikan solusi terkait masalah yang dihadapi oleh Irsan dan keluarganya, terkait masalah administrasi keuangan dengan pihak RSMM. (*/bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Polsek Telusuri Dugaan Penganiayaan Ustad yang Meninggal Dunia

Published

on

Hasil kroscek Kapolsek Babakan Madang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Silfia Sukma Rosa SH S.I.K yang dilakukan bersama dengan Kasat Intel dengan disaksikan keluarga, istri, RT, RW dan warga setempat, bahwa kematian K.H Abdul Kohar bukan dikarenakan tindak pidana penganiayaan (pengeroyokan).(Foto: Humas Polres Bogor)

Indonesiaraya.co.id, Babakan Madang – Tersiar berita pada media sosial terkait meninggalnya seorang tokoh pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan penganiayaan.

Kapolsek Babakan Madang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Silfia Sukma Rosa SH S.I.K melakukan penelusuran Rabu (16/09/2020).

Seorang Tokoh Pimpinan Pondok Pesantren Rodotul Barokah di Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang dikabarkan meninggal dunia karena dugaan penganiayaan yang dialaminya.



Enggan berlama-lama mendengar kabar tersebut, Kapolsek babakan madang lakukan penelusuran sebab meninggalnya tokoh Pimpinan Pondok Pesantren tersebut.

“Ada kabar meninggal dunia seorang Pimpinan Pondok Pesantren karena dugaan tindak pidana penganiayaan, kami langsung bergegas mengecek kebenaran informasi tersebut,” kata Silfia Sukma.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

PPJNA 98 Tuding Ada Upaya Makar yang Menggulingkan Jokowi

Published

on

Presiden RI, Joko Widodo. (Foto : Instagram @jokowi_2019)

Indonesiraya.co.id, Bogor – Perhimpunan Pergerakan Jaringan Aktivis (PPJNA) 98 menuding ada upaya makar untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Jokowi.

Tanpa tedeng aling-aling, PPJNA 98 menyebut Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sedang melakukan upaya memanfaatkan situasi, memanfaatkan kemurnian perjuangan buruh, mahasiswa dan kaum pergerakan untuk berbuat makar.

Demikian pernyataan tertulis yang diterima Hallobogor.com — Hallo Media Network dari Perhimpunan Pergerakan Jaringan Aktivis (PPJNA) 98 yang ditandatangani Ketua Umum Anto Kusumayuda dan Sekjen Abdul Samad Nur Akhmad, di Bogor, Senin (17/8/2020).



Anto juga heran mengapa sosok patriot NKRI mantan Panglima TNI Gatot Nurmantiyo bisa hadir memelopori gerakan dan konspirasi Makar yang didalamnya dimanfaatkan oleh kekuatan yang akan mengganti sistem demokrasi, Pancasila dan UUD 45 dengan sistem khilafah yang tidak mengakui konsep NKRI.

“Kenapa baru sekarang Bpk GN seolah paling depan memimpin gerakan? Tidak saat menjadi Panglima TNI berjuang menuntaskan semua agenda perjuangan reformasi, menuntaskan dan menangkap para koruptor? Apakah Bapak GN akan memanfaatkan gerakan KAMI untuk berkompromi mendapat jabatan Menteri,” tanya Anto.

Melihat kondisi di atas untuk menyelamatkan 250 juta rakyat Indonesia, menyelamatkan negara dan bangsa Indonesia, PPJNA 98 mendorong Panglima TNI dan Kapolri untuk menjaga dan mengawal sistem demokrasi, Pancasila dan UUD 45.

“Tindak tegas tanpa pandang bulu, siapapun yang akan berupaya berbuat Makar membuat kekacauan, kerusuhan untuk menggulingkan Pemerintahan Jokowi,” katanya (*/bud)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017