Connect with us

DIGITAL

Tiga Tips Belanja Online Murah Paling Ampuh

Published

on

Saat Berbelanja Online pastikan barang dan harga sesuai dengan kualitas produk tersebut.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Perkembangan internet mempengaruhi banyak aspek di kehidupan, salah satunya juga mempengaruhi pola perilaku belanja masyarakat masa kini.

Hanya dengan bermodalkan gawai dan akses internet, Anda dapat langsung berbelanja tanpa perlu ke luar rumah. Bahkan, seseorang tanpa perlu berlama-lama, tinggal klik produk yang diminati, transfer, maka barang idaman pun akan sampai ke rumah.

Di sisi lain, tidak dapat dipungkiri bahwa kemudahan belanja online dapat memicu perilaku boros dan impulsif. Niat hati hanya ingin melihat-lihat produk, tetapi Anda malah menghabiskan banyak uang untuk membeli banyak produk. Agar tidak terlampau boros, maka Anda ada baiknya perlu memikirkan langkah bijak sebelum belanja online.

Mau belanja murah, tanpa membuat kantong Anda jebol? Simak tips berikut ini :

1. Jadi flash sale hunter

Flash hunter

Lagi butuh suatu produk atau sudah punya produk incaran dari jauh-jauh hari? Tidak ada salahnya Anda mampir ke flash sale yang sering diadakan oleh banyak toko online. Biasanya marketplace akan menampilkan produk-produk flash sale tepat di halaman utama situs mereka.

Jadi, sering-seringlah Anda mampir ke situs toko online. Siapa tahu produk incaran Anda juga ada di deretan produk flash sale.

Oleh karena flash sale juga memiliki durasi yang terbatas, maka Anda sebaiknya perlu mencari tahu jadwal di toko online favorit sehingga saat berada di jadwal flash sale tidak akan lagi sibuk mencari barang. Melainkan hanya berfokus menjadi yang tercepat untuk mendapatkan produk idaman.

2. Berburu promo
​​​​​​​
berburu promo

Dapat dipastikan bahwa semua orang menyukainya, termasuk juga Anda! Nah, saat belanja online kita sering terlalu asyik memilih barang, check-out, dan bayar. Bahkan lupa untuk berinisiatif mencari kode promo.

Padahal jika Anda lebih jeli, Anda bisa menemukan kode promo yang sebenarnya ada dan dapat digunakan untuk produk yang Anda beli.

Jadi, sebelum berbelanja biasakan Anda mencari tahu kode promo atau voucher toko online.

Salah satu tips yang dapat diterapkan untuk mencari kode promo dengan mudah dan efektif adalah mengunjungi situs dan aplikasi penyedia kode promo toko online, seperti ShopBack. Melalui situs dan aplikasi tersebut, Anda bisa mendapatkan kode promo toko online untuk hemat belanja. Sebab, Situs ShopBack setiap harinya akan selalu mengunggah kode promo dari ratusan toko online yang ada, seperti kode promo Lazada, Tokopedia, Shopee, Blibli, dan masih banyak lagi.

Cukup membuka laman toko online favorit-mu melalui ShopBack, Anda dapat langsung melihat daftar promo yang masih berlaku dan bisa digunakan.

3. Manfaatkan aplikasi cashback.

Cashback adalah sebuah sistem potongan harga berupa pengembalian dana berbentuk deposit yang bisa digunakan pada transaksi Anda selanjutnya.

Jadi, selain berburu produk flash sale dan promo, Anda bisa memanfaatkan aplikasi pemberi cashback.
Cash back

Bukan soal memberi info promo saja, aplikasi ShopBack juga memberikan tambahan cashback. Cukup instal dan mendaftarkan diri sebagai pengguna, Anda dapat terhubung otomatis ke toko online tujuan melalui aplikasi ini.

Langkah yang selanjutnya perlu Anda lakukan adalah belanja dan bertransaksi seperti biasa. Saat sukses terhubung dan telah bertransaksi di toko online favorit melalui ShopBack, barulah cashback akan otomatis masuk ke dalam akunmu.

Menariknya, melalui aplikasi ini cashback yang diberikan dapat dicairkan dengan mudah ke rekening pribadi, digunakan untuk membeli pulsa. Cashback yang sudah dicairkan pun digunakan untuk transaksi lain. Mudah, kan?

Cukup menambahkan satu langkah awal (masuk melalui akun ShopBack), maka uang secara cuma-cuma akan masuk ke akun Anda.

Jadi, sangat cocok untuk Anda yang suka berbelanja online, sebab memberi keuntungan dobel.

Itulah tiga tips yang bisa Anda dilakukan agar mendapat keuntungan ekstra dan menerapkan gaya berbelanja yang bijak.

Tidak ada lagi cerita boros belanja, karena Anda bisa meraup untung dengan banyak cara. Happy Shopping!. Demikian, seperti dikutip Antara. (jak)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DIGITAL

Polri: Pemblokiran Layanan Data di Papua Untuk Keamanan

Published

on

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol, Asep Adi Saputra.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pemblokiran layanan data di Papua dan Papua Barat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, untuk sementara waktu, dilakukan demi menjaga keamanan nasional.

“Itu merupakan strategi Kemkominfo bersama stakeholder lain untuk menjaga keamanan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Menurut dia, pertimbangan pemblokiran layanan data dimaksudkan agar mencegah penyebaran hoaks dan provokasi melalui media sosial.

“Sehingga tidak mudah orang-orang yang punya niat tidak baik menyebarkan berita hoaks, hasutan melalui media sosial,” katanya.

Polisi menduga demonstrasi berujung ricuh di sejumlah daerah di Papua Barat dan Papua, pekan ini, karena warga tersulut emosi lantaran melihat video bernuansa provokasi yang tersebar di media sosial.

Awalnya demonstrasi berujung kericuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019). Sejumlah jalan diblokir mahasiswa dan masyarakat dengan cara membakar ban kendaraan.

Mereka juga merusak sejumlah fasilitas umum serta membakar Gedung DPRD Papua Barat.

Di Jayapura, Papua, massa turun ke jalan untuk melakukan aksi demonstrasi.

Kemudian unjuk rasa juga terjadi di Sorong, Papua Barat, yang berujung pada perusakan fasilitas publik. Dalah satunya perusakan kaca di Bandara Domine Eduard Osok.

Selanjutnya terjadi aksi massa di Fakfak, Papua Barat, pada Rabu (21/8/2019) yang berujung pada pembakaran sebuah pasar. Aksi massa juga terjadi di Timika, Papua, yang berujung massa melempari batu ke Gedung DPRD Mimika.

Para pendemo tersebut memprotes tindakan persekusi dan rasisme yang diduga dilakukan oleh organisasi masyarakat dan oknum aparat terhadap para mahasiswa asal Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur yang terjadi pada Sabtu (17/8/2017). Demikian, seperti dikutip Antara. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Polri Tekan Penyebaran Ujaran Kebencian di Medsos

Published

on

Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol, Budi Setiawan.

Indonesiaraya.co.id, Palangka Raya – Divisi Humas Markas besar (Mabes) Polri dan Polda Kalimantan Tengah menggelar pelatihan penguatan tim media sosial di lingkup Polri dan media online guna menekan maraknya kabar bohong atau hoaks dan ujaran kebencian yang sering terjadi di media sosial,

“Peran Humas Polri untuk penyeimbang dan pemberi informasi aktual bagi masyarakat,” kata Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Pol Budi Setiawan di Palangka Raya, Rabu (21/8/2019).

Budi mengatakan, selain memberikan informasi aktual kepada masyarakat, pihaknya juga gencar melakukan patroli cyber, hingga penyampaian prestasi yang selama ini berhasil diraih.

Lebih lanjut pihaknya ingin meningkatkan kualitas manajemen media dan dapat mengawasi media-media konvensional, sehingga masyarakat terhindar dari hoaks yang sering dijadikan bahan untuk memecah belah antar sesama.

Di lain pihak, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, kegiatan yang melibatkan setiap satuan kerja (satker) di setiap jajaran polres yang ada di provinsi setempat, dalam rangka mendukung tugas polri agar lebih maksimal.

Bahkan tidak kalah pentingnya, agar bisa memanfaatkan media cetak elektronik atau lain sebagainya, untuk mencegah jika adanya upaya propaganda oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Agar bijak berinteraksi dalam dunia maya, mari kita bijak dalam bermedia sosial. Kami harapkan semua pihak, tidak mudah terjebak dengan adanya hoaks yang seringkali disuguhkan kepada publik oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, alasan lainnya dilaksanakan kegiatan itu, karena saat ini teknologi informasi dan komunikasi berkembang sangat pesat, sehingga dunia seakan tanpa batas, bahkan menembus batas antar negara.

“Saya juga sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya, khususnya Humas Polri yang mau hadir memberikan bimbingan dan masukan kepada tim media sosial dan online di Polda Kalteng beserta jajarannya,” jelasnya. Seperti dikutip Antara. (adw)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Mahkamah Agung Luncurkan Aplikasi E-litigasi

Published

on

Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Mahkamah Agung (MA) meluncurkan aplikasi e-Litigasi yang pertama kali akan diberlakukan untuk lingkungan peradilan umum, peradilan agama dan peradilan tata usaha negara.

“Aplikasi e-Litigasi yang diluncurkan ini adalah kelanjutan dari e-Court yang diberlakukan untuk perkara perdata, perdata agama, tata usaha militer, dan tata usaha negara sejak tahun lalu,” ujar Ketua MA Hatta Ali di Gedung MA Jakarta, Senin.

E-Litigasi yang diluncurkan bersamaan dengan hari jadi Ke-74 MA merupakan implementasi terbitnya Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi dan Persidangan di Pegadilan secara elektronik.

Perma tersebut sebagai revisi dari Perma Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi di Pengadilan Secara Elektronik.

Dalam Perma 1 Tahun 2019 telah dikembangkan sistem baru terkait dengan persidangan secara elektronik yang meliputi pertukaran dokumen persidangan (jawaban, replik, duplik dan kesimpulan), pembuktian, pengucapan putusan, dan pengiriman putusan kepada para pihak.

Dalam e-Court, migrasi dari sistem manual ke sistem elektronik baru dilakukan dalam administrasi perkara, sedangkan dalam e-Litigasi ini migrasi dilakukan sepenuhnya terhadap persidangan.

“Sistem elektronik tidak hanya diberlakukan dalam pendaftaran perkara, pembayaran panjar dan panggilan para pihak, tetapi diberlakukan juga dalam pertukaran dokumen jawab-jinawab, pembuktian, dan penyampaian putusan secara elektronik,” ujar Hatta.

E-Litigasi, dikatakan Hatta, juga akan memperluas cakupan subjek yang dapat memanfaatkan layanan peradilan.

“Semula hanya untuk para advokat, sekarang juga untuk pengguna lain yang meliputi jaksa dan in house lawyer yang ditunjuk badan hukum serta kuasa insidentil yang memenuhi syarat sebagai pengguna Sistem Informasi Peradilan,” ujar Hatta.

Pemberlakuan e- Litigasi untuk persidangan di tingkat pertama, juga diikuti dengan pemanfaatan e-court untuk upaya hukum banding, kasasi, dan peninjauan kembali terhadap perkara yang menggunakan e-litigasi pada tingkat pertama. Demikian, seperti dikutip Antara. (mrd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending