Connect with us

LIFESTYLE

Tips Berlibur Lebaran yang Aman di Masa Pandemi, Berwisata dengan Ikuti Protokol Kesehatan

Published

on

Tips berlibur aman saat pandemi Covid-19. /Pexels/Maksim Goncharenok

INDONESIA RAYA – Bagi Anda di wilayah zona hijau pandemi Covid-19 bisa tetap melakukan liburan.

Namun, tetap memperhitungan protokol kesehatan agar liburan menjadi aman.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terkena Covid-19 selama masa libur Lebaran 1442 H.



Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Imbau Masyarakat Sholat Idul Fitri di Rumah

Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Tjandra Yoga Aditama mengatakan hal-hal sebagai berikut:

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel “Tips Berlibur Lebaran yang Aman di Masa Pandemi, Berwisata dengan Ikuti Protokol Kesehatan”


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

LIFESTYLE

14 Hal yang Harus Dilakukan Jika Merasa Terinfeksin Covid-19, Sesuai dengan Petunjuk WHO

Published

on

Ilustrasi virus Covid-19 varian baru. /Dok. Media Apakabar/M. Rifa'i Azhari

INDONESIA RAYA – Kasus Covid-19 saat ini, masih terus mengalami peningkatan.

Hingga saat ini sudah tercatat 2 juta lebih penduduk Indonesia telah terpapar Covid-19.

Dalam 4 bulan terjadi penambahan kasus positif sebanyak satu juta, dengan penambahan kasus tertinggi mencapai 14.536 pada 21 Juni 2021.



Libur Lebaran lalu secara empiris memberi pengalaman berharga bahwa pergerakan penduduk semakin mempercepat laju penularan.

Tindakan apa yang harus dilakukan setelah terinfeksi Covid-19 atau terpapar ke orang yang terinfeksi Covid-19?

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media INFO BUMN dalam artikel 14 Hal yang Harus Dilakukan Jika Merasa Terinfeksin Covid-19, Sesuai dengan Petunjuk WHO


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

LIFESTYLE

Ini 7 Makanan Kaya Vitamin, yang Ampuh Tingkatkan Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi

Published

on

Ilustrasi Sayuran dan Buah-buahan. /Pixabay.com/Engin_Akyurt

INDONESIA RAYA – Kasus Covid-19 di Indonesia terus melonjak tinggi.

Sejumlah upaya dianjurkan pemerintah agar terhindar dari Covid-19, diantarnya dengan menjaga protokol kesehatan.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk menjaga asupan gizi seimbang yang kaya vitamin agar daya tahan tubuh semakin kuat.



Dikutip INFO BUMN dari Pos Kota, berikut ini adalah 7 asupan makanan yang kaya vitamin

  1. Brokoli

Brokoli diperkaya dengan vitamin C untuk daya tahan tubuh, sayur yang satu ini banyak ditolak anak-anak karena rasanya yang kurang nikmat, tapi dibalik rasanya yang jarang disukai, brokoli merupakan sumber vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh yang baik.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media INFO BUMN dalam artikel Ini 7 Makanan Kaya Vitamin, yang Ampuh Tingkatkan Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

LIFESTYLE

Kenali 10 Hal Ini, Penyakit Mematikan Nomor 2 yang Merenggut Nyawa Komedian Sapri Pantun

Published

on

Komedian Sapri Pantun (49) dikabarkan meninggal karena mengidap Diabetes Melitus dengan kadar mencapai kurang lebih 1.100 mg/dL. /Instagram.com/@sapri_pantun

INDONESIA RAYA – Penyakit Diabetes Melitus (DM) atau dikenal dengan sebutan Kencing Manis yang merengut nyawa komedian dan pegiat kesenian Lenong Sapri Pantun, termasuk penyakit mematikan.

Seperti yang telah ditetapkan organisasi kesehatan duni (WHO) pada 2016 hingga 2020 sebagai penyakit mematikan urutan keenam di dunia.

Sementara di Indonesia sendiri, DM jadi penyakit mematikan urutan kedua setelah hipertensi.



Baca Juga: Ini yang akan Dilakukan PBNU Setelah Mengetahui Tinggi Hilal Minus 4 Derajat untuk Menentukan 1 Syawal 1442 H

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel “Kenali 10 Hal Ini, Penyakit Mematikan Nomor 2 yang Merenggut Nyawa Komedian Sapri Pantun


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Indonesiaraya.co.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, Iklan dan Sponsorship, serta kerjasama bisnis lainnya.

Penerbit :
PT Media Indonesia Raya

Manajemen Media :
Indonesia Raya Media Center (IRMC)

Email Center :
redindonesiaraya@gmail.com
redaksi@indonesiaraya.co id

WA Center :
0878-15557788, 0819-15557788

Terbit Sejak 8 Desember 2017