Connect with us

POLITIK

Tragis! Dua Komisioner KPU Diberhentikan DKPP dari Jabatannya

Published

on

DKPP mencopot Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra dan Evi Novida Ginting Manik dari jabatan ketua divisi,

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mencopot Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra dan Evi Novida Ginting Manik dari jabatan ketua divisi,

karena melanggar kode etik terkait seleksi Komisioner KPUD Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara periode 2019-2024.

Terkait hal ini, sudah dikonfirmasi kebenarannya oleh Humas DKPP Teten Jamaludin.

Dalam dokumen putusan DKPP Nomor 31-PKE-DKPP/III/2019 yang dibacakan pada Rabu (10/7/2019),

KPU diminta mencopot Evi dari jabatan Ketua Divisi SDM, Organisasi, Diklat, dan Litbang KPU RI.

“Menjatuhkan sanksi berupa Peringatan Keras dan pemberhentian dari jabatan Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Diklat dan Litbang kepada Teradu VI Evi Novida Ginting Manik selaku Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sejak dibacakannya Putusan ini,” tulis dokumen yang dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (10/7).

Melanggar Kode Etik
Sementara itu, DKPP juga telah mencopot Ilham Saputra karena melanggar kode etik terkait pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI Partai Hanura.

Dalam dokumen putusan DKPP Nomor 61-PKE-DKPP/IV/2019, DKPP meminta Ilham dicopot dari jabatan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik.

“Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras dan pemberhentian dari jabatan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik kepada Teradu III Ilham Saputra selaku anggota KPU RI terhitung sejak dibacakannya putusan ini,” tulis putusan DKPP yang dikeluarkan Rabu (10/7) dan telah diunggah di situs resmi DKPP.

DKPP menyatakan komisioner KPU Ilham Saputra telah melanggar kode etik karena tidak tegas saat menangani posisi caleg Hanura,

Sisca Dewi. Awal dari Kasus ini, ketika gugatan ini diajukan atas nama Tulus Sukariyanto selaku pengganti antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari Partai Hanura Dapil Jawa Timur VIII. Gugatan masuk dengan nomor perkara 61-PKE-DKPP/IV/2019.

Dalam gugatannya, Tulus menyatakan dirinya sebagai PAW Dossy Iskandar Prasetyo dalam pencalonan anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VIII. Hal ini juga, menurutnya, didukung dengan SK PAW anggota DPR RI yang dikeluarkan oleh Partai Hanura.

Akan tetapi, dalam penetapannya, KPU menyatakan pengganti Dossy Iskandar adalah Sisca Dewi Hermawati, bukan Tulus Sukariyanto. Sedangkan Sisca Dewi disebut telah dikeluarkan dari Partai Hanura karena sedang menjalani proses hukum.

DKPP menyatakan Ilham tidak tegas dalam memproses PAW. DKPP menyebut Ilham telah melanggar peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 Pasal 6, 10, 11, dan 15 terkait kode etik dan pedoman perilaku. Terkait hal ini, KPU juga disebut telah menghambat proses PAW.

“Menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian dari jabatan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik kepada Teradu III Ilham Saputra selaku anggota KPU RI terhitung sejak dibacakannya putusan ini,” ujar ketua majelis Harjono saat membacakan putusan dalam sidang di kantor DKPP, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019). (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

POLITIK

Pimpinan MPR Menyarankan Demo Mahasiswa Usai Pelantikan Presiden

Published

on

Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ahmad Basarah.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Ahmad Basarah menyarankan demonstrasi mahasiswa dilakukan usai pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang.

“Setelah Presiden dilantik dan bertugas itulah saat yang tepat bagi kita semua, termasuk adik-adik mahasiwa untuk menggunakan hak demokrasinya menyampaikan pendapat dan sikapnya di hadapan publik,” ujar Basarah, di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Menurut Basarah, mahasiswa seyogianya menahan diri untuk berdemonstrasi hingga prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih selesai.

Acara pelantikan presiden dan wakil presiden, kata dia, merupakan momentum sakral dan penting bagi agenda demokrasi di Indonesia. Karena itu, dia meminta kepada seluruh elemen masyarakat,m termasuk mahasiswa untuk menghormati prosesi tersebut.

“Setelah presiden dilantik, menyatakan sumpah dan janjinya di hadapan MPR, baru setelah itu bertugas sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara, saya kira setelah itulah waktu yang cocok bagi mahasiwa untuk kembali menggunakan hak demokrasinya menyampaikan pokok-pokok pikiran dan aspirasinya,” ujar dia.
Baca juga: Demo belum tentu selesaikan masalah, malah timbulkan persoalan baru

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengumumkan akan melakukan aksi di Istana Negara menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengeluarkan Perppu terkait UU KPK yang disahkan pada September lalu.

Mereka dijadwalkan memulai aksi pada hari ini pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Massa yang hadir dalam aksi ini berasal dari seluruh mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI se-Jabodetabek dan Banten. Demikian, seperti dikutip Antara. (fat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

MPR : 20 Kepala Negara/Perwakilan Hadiri Pelantikan Presiden dan Wakil

Published

on

Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ahmad Basarah.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyebutkan sebanyak 20 kepala negara atau perwakilan dari negara-negara sahabat akan menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 di Gedung DPR/MPR/DPD RI pada Minggu (20/10/2019).

“Sebanyak 20 pimpinan atau kepala pemerintahan atau kepala negara atau utusan dari negara sahabat juga mengatakan akan hadir,” ujar Basarah di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Selain kepala negara atau perwakilan negara sahabat, Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, mantan calon presiden Prabowo Subianto dan mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno juga menyatakan kehadirannya dalam acara pelantikan.

Guna menyambut tokoh-tokoh penting tersebut, Basarah mengatakan MPR telah menyiapkan seluruh rangkaian prosesi pelantikan dengan matang, termasuk berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk pengamanan selama acara berlangsung.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu kemudian meminta doa kepada masyarakat agar acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih dapat berjalan dengan khidmat dan lancar.

“Kita mohon doa kepada segenap rakyat Indonesia agar prosesi demokrasi bangsa Indonesia melantik presiden hasil pemilihan umum 2019 ini berjalan lancar, hikmat dan menunjukkan marwah bangsa kita sebagai bangsa yang menganut paham demokrasi,” ujar dia.

Sebelumnya, Sekretariat Kepresidenan telah menyiapkan akomodasi bagi sejumlah tamu negara yang berencana menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada 20 Oktober mendatang.

“Kami pihak istana sudah menyiapkan kendaraan terbaik untuk semua tamu negara berikut rangkaiannya. Begitu juga hotel dan lain-lain,” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada media pada Rabu (16/10/2019) di Jakarta.

Tidak ketinggalan sejumlah tamu negara juga sudah disusunkan jadwal pertemuan resmi atau “courtesy call” bersama Presiden Joko Widodo.

Menurut Heru, Kementerian Sekretaris Negara sudah melakukan rapat bersama Sekretariat Jenderal MPR RI mengenai pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

“Terutama keamanan,” kata Heru menjelaskan perihal pembahasan rapat.

Sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan maupun perwakilannya berencana hadir pada pelantikan Jokowi-Ma’ruf antara lain Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah, Raja Swaziland, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison, serta Wakil Presiden Tiongkok Wang Qishan. Demikian, seperti dikutip Antara. (fat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

POLITIK

Jokowi Pilih Orang Hebat Jadi Menteri Periode 2019-2024

Published

on

Presiden terpilih 2019, Joko Widodo.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo memilih orang-orang hebat yang akan menjadi menteri dan pembantunya pada periode kedua pemerintahan atau kepemimpinannya 2019-2024.

Presiden Jokowi melalui akun media sosialnya Twitter @jokowi dan Instagramnya, Kamis (17/10/2019), mengunggah bahasan tentang kabinet periode keduanya.

Jokowi meminta masyarakat bersabar menunggu pengumuman siapa-siapa saja yang akan membantunya di pemerintahan.

“Sabarlah. Indonesia ini tak kekurangan orang-orang hebat dan mampu memimpin kementerian dan lembaga, dan bersedia untuk mengabdi kepada bangsa ini,” sebut Jokowi melalui akun Instagramnya.

Menurut Jokowi, orang-orang hebat itu terserak di semua bidang pekerjaan dan profesi: akademisi, birokrasi, politisi, santri, juga TNI dan Polri.

“Tidak sulit menemukan mereka,” katanya.

Jokowi, baik melalui Instagram maupun Twitternya mengungkapkan bahwa ia juga membaca beberapa versi “bocoran” menteri kabinet periode 2019-2024, kalau-kalau itu benar adalah bocoran.

Yang jelas, lanjut Jokowi, susunan kabinet sudah rampung.

“Saya umumkan segera setelah pelantikan Presiden pada 20 Oktober, bisa hari yang sama, atau setelahnya,” kata Jokowi.

Cuitan Jokowi di akun Twitternya dilengkapi dengan gambar gagang telepon berwarna hitam yang menggantung. Di gambar itu ada tulisan “Sabar! Sebentar lagi” dalam tulisan tangan bersambung.

Hingga pukul 12.30 WIB, cuitan yang diunggah sekitar pukul 08.51 WIB itu sudah diretweet sebanyak 1.384 kali dan 6.914 menyatakan suka. Demikian, seperti dikutip Antara. (ags)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending