Connect with us

JAKARTA

Tujuh Pencuri Motor di Jakarta Barat Mengonsumsi Narkoba

Published

on

Tujuh pelaku pencurian motor di Jakarta Barat yang telah diamankan terbukti positif mengonsumsi narkoba.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Tujuh pelaku pencurian motor di Jakarta Barat yang telah diamankan terbukti positif mengonsumsi narkoba.

“Dari hasil pemeriksaan, tujuh pelaku positif mengkonsumsi narkoba dan ada kaitan antara pelaku dengan kejahatan narkoba,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Edi menjelaskan, tujuh orang yang ditahan terdiri dari empat pemetik motor yakni David Yanuar, Muhayar Satria Sigit alias Bokel, Muhammad Wahyu Alqodri alias Ires, dan Bayu Sunarto Putra alias Nyimeng.

Tiga orang sisanya yang bertugas sebagai penadah, yakni Syaiful Rahman, Heriyanto dan Yayan Prasetyo.

Edi memaparkan, dua di antara pelaku merupakan residivis. Muhayar Satria Sigit alias Bokel pernah terjerat hukum kasus pencurian motor, sedangkan Syaiful Rahman pernah terjerat kasus narkoba

“Beberapa kali kita melakukan pengungkapan seperti curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), maupun kasus-kasus lainnya, apabila kita cek urin pasti selalu positif. Itu kaitan antara tindak pidana dengan kejahatan narkotika,” kata Edi.

Hingga kini, tujuh pelaku pencurian dengan kekerasan masih dalam penyidikan pihak Kepolisian.

Sementara, polisi masih memburu dua pelaku lainnya berinisial TO alias TL dan BY, yang diketahui masih sekelompok dengan para tersangka. Demikian, seperti dikutip Antara. (dvi)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

JAKARTA

DKI Anggarkan Rp2,3 Triliun Bangun dan Renovasi Sekolah

Published

on

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar Rp2,3 triliun untuk pembangunan 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru dan merenovasi total 137 sekolah.

“Total biaya pembangunan 10 SMK Negeri baru dan renovasi total 137 sekolah dianggarkan Rp2,3 triliun,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto, dalam pesan singkatnya yang diterima di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Bowo mengatakan realisasi pembangunan 10 SMK Negeri baru di Tahun Anggaran 2019 ini, dikarenakan dari 590 SMK di DKI Jakarta, baru 63 unit yang merupakan milik pemerintah, sedangkan sisanya adalah milik swasta.

“Pembangunan 10 SMK Negeri baru ini sejalan dengan kegiatan strategis daerah dan program revitalisasi SMK di Ibu kota,” ujarnya.

Pembangunan seluruh SMK tersebut, jelas Bowo, menggunakan skema single years. Artinya, proses pembangunan harus selesai tahun tersebut dan perpanjangan waktu sesuai dengan ketentuan.

“Mudah-mudahan paling lambat awal Mei mendatang sudah bisa tanda tangan kontrak,” tuturnya. Demikian, seperti dikutip Antara . (ric)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Warga Berharap LRT Urai Kemacetan Cibubur

Published

on

Warga di Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur berharap kereta ringan (LRT) yang akan rampung dibangun Maret 2019 bisa mengatasi kemacetan.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Sejumlah warga di Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur berharap kereta ringan (LRT) yang akan rampung dibangun Maret 2019 bisa mengatasi kemacetan di wilayah itu.

“Saya senang sekali LRT ada di Cibubur, karena di sini kan sering macet kalau sore hari terutama saat jam pulang kantor,” kata Dandi Hidayat (20), warga Cibubur, di Jakarta Timur, Jumat (18/1/2019).

Dia senang lantaran moda angkutan massal tersebut akan dapat dinikmati di wilayahnya.

Dandi berharap nantinya LRT rute Cawang-Cibubur tersebut dapat mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi di wilayah tersebut.

“Harapan saya semoga nantinya semua masyarakat dapat beralih ke moda transportasi massal tersebut, agar kemacetan di wilayah ini dapat berkurang,” ujarnya.

Senada dengan dia, warga Cibubur lainnya Zennita Mardatillah (21) mengatakan sudah saatnya transportasi massal menjadi pilihan utama bagi seluruh masyarakat untuk mengurangi kemacetan.

“Pusing juga ya lihat Cibubur kalau sore pasti macet, terutama di depan Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka,” kata Zennita.

Zennita mengatakan kemacetan di wilayah tersebut terjadi karena angkutan umum yang berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

Selain itu, kemacetan juga ditambah dengan aktivitas kendaraan terutama mobil pribadi yang keluar dari Tol Jagorawi, ujarnya.

Untuk itu ia berharap seluruh masyarakat Cibubur dapat beralih ke LRT agar bisa mengurai kemacetan yang sering terjadi di wilayah tersebut.

Ia juga berharap proyek pembangunan LRT dapat rampung tepat waktu, yakni pada Maret 2019.

“Semoga cepat selesai pekerjaannya, dan langsung bisa digunakan oleh kita semua,” kata Zennita.

Selain Cawang-Cibubur, rute LRT lainnya juga akan melintasi Bogor, Depok dan Bekasi.

Sementara itu, proyek LRT tersebut telah memasuki tahap I rute Cawang-Cibubur, Cawang-Bekasi Timur dan Cawang-Kuningan-Dukuh Atas dengan panjang lintasan 44,43 kilometer dan secara keseluruhan telah mencapai 56,41 persen. Demikian, seperti dikutip Antara . (san)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

JAKARTA

Sambut Imlek, Sejumlah Vihara di Pejagalan Dibersihkan

Published

on

Kegiatan bersih-bersih vihara di di Vihara Budhi Mulya di RW 04, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara (18/1/2019).

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada tanggal 5 Februari 2019, Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, menggelar kegiatan bersih-bersih rumah ibadah di sejumlah vihara yang ada di wilayahnya.

Kegiatan perdana ini digelar di Vihara Budhi Mulya di RW 04, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/1/2019).

“Kegiatan ini dalam rangka tahun baru Imlek, yang hanya tinggal dua pekan lagi, tanggal 5 bulan depan, jadi kami coba untuk bantu bersihkan,” kata Lurah Pejagalan Yogara Fernandez saat dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Kegiatan ini juga sebagai bentuk pelaksanaan program Jumat Bersih-Bersih Rumah Ibadah, yang dicanangkan Pemerintah Kota Jakarta Utara sejak awal Januari 2019 lalu.

Yogara menambahan bahwa di kelurahan penjagalan ini terdapat sekitar 100 vihara maupun kelenteng.

Lurah Pejagalan itu menambahkan bahwa kegiatan bersih-bersih vihara masih akan digelar hingga dua pekan ke depan.

“Minggu depan RW 05, minggu depannya lagi RW 06. RW 05 kebetulan vihara kecil, dan untuk RW 06 kemungkinan akan digelar di klenteng,” pungkas Yogara. Seperti dikutip Antara . (fsr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending