Connect with us

BREAKING NEWS

WNI di Jepang Deklarasikan Relawan Prabowo-Sandi

Published

on

Jaringan Pribumi Indonesia (Japri) Perwakilan Jepang mendukung pasangan calon Presiden calon wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Gegap gempita suasana jelang Pemilihan Presiden Wakil Presiden (Pilpres) 2019 tidak hanya ramai di Indonesia. Warga negara Indonesia yang bermukim di Jepang juga mengekspresikan pilihan politik mereka dengan berbagai cara.

Pada Minggu, 2 Desember 2018 bertempat di Nagoya Castle Provinsi Aichi Jepang, ratusan orang warga negara Indonesia dari berbagai daerah di Jepang mendeklarasikan Jaringan Pribumi Indonesia (Japri) Perwakilan Jepang. Organisasi relawan ini memilih untuk menyalurkan afiliasi politiknya untuk mendukung pasangan calon Presiden calon wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

BACA JUGA : Sapa Komunitas Ekonomi Surabaya, Sandiaga Uno Sampaikan Visi Prabowo-Sandi untuk Perbaiki Ekonomi

Subhan Masuku (43) selaku Sekretaris Japri mengatakan, penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil  Presiden 2019 merupakan agenda strategis dalam proses  penentuan masa depan bangsa. Hal ini sekaligus merupakan momentum seleksi kepemimpinan nasional.

“Sistem demokrasi sebagai pilihan terbaik di antara pilihan yang ada diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan nasional  yang amanah, solutif dan berintegritasi serta mampu mengembalikan kedaulatan negara sesuai amanah UUD 1945,” ujar Subhan.

Japri Perwakilan Jepang tambah Subhan, bertekad berjuang untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019–2024.

“Optimis, Insya Allah Indonesia menjadi lebih baik. Kombinasi pasangan yang tegas dan cerdas,” ujar Subhan.

Japri Serukan Kampanye Damai Pilpres 2019

Prabowo Janjikan Bermitra dengan Kaum Difabel jika Jadi Presiden Bapak yang memiliki tiga anak ini memastikan, langkah perjuangan Japri perwakilan Jepang adalah mengedepankan aspek penyampaian visi dan misi serta program kerja pasangan Prabowo-Sandi secara damai dan menghindari kampanye hitam (black campaign).  

“Kita hindari kampanye hitam, cacian dan fitnah yang justru tidak mencerdaskan. Hal itu malah berpotensi menimbulkan gesekan sosial di antara anak bangsa,” tegas Subhan yang sudah tinggal di Jepang sejak 2003.

Subhan yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta ini menjelaskan, perwakilan Japri di Jepang berpusat di kota Ono provinsi Hyogo dan memiliki koordinator wilayah di hampir seluruh provinsi di Jepang.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Pemilu 2019, Makmur Lubis berharap, warga negara Indonesia yang bermukim di Jepang harus berupaya menjaga suasana Pemilu yang tenteram dan mengedepankan persatuan.  

“Masyarakat Indonesia yang ada di Jepang ini harus menjaga ketentraman,” kata Makmur.

Dari 46 ribu WNI yang menetap di wilayah kerja KBRI Tokyo dan KJRI Osaka, sekitar 2/3 dari angka tersebut merupakan WNI yang memenuhi syarat sebagai pemilih. Demikian, seperti dilansir Viva.co.id. (viv)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

BREAKING NEWS

BPN Pertanyakan Klaim Pemerintahan Jokowi Ambil Alih PT Freeport

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said, meluruskan klaim keberhasilan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mengambil alih mayoritas sahan PT Freeport sebagai bagian dari nasionalisme.

“Yang kita persoalkan adalah klaim berlebihan bahwa pengambil alihan PT Freeport bagian dari nasionalisme. Itu lebay. Itu transaksi jual beli saham biasa,” kata Sudirman di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

Merujuk pada laporan PT Freeport McMoran di pasar modal Amerika Serikat pada Januari 2019, Sudirman mengatakan pembelian mayoritas saham PT Freeport justru merugikan Indonesia.

“Dalam laporan itu disebutkan, meski Pemerintah Indonesia kuasai 51 persen saham, tetapi kontrol manajemen dan operasional masih di tangan PT Freeport. Mayoritas benefit ekonomi juga masih di tangan PT Freeport. Itu ditulis dalam perjanjian jual beli saham. Kami akan minta pemerintah untuk buka apa saja isi kontrak itu,” beber Sudirman.

Senada dengan Sudirman, mantan staf khusus Kementerian ESDM Muhammad Said Didu mengatakan pembelian mayoritas saham PT Freeport justru membuat buntung Indonesia. Mengingat kewajiban Freport di bidang lingkungan hidup mencapai ratusan trilyun.

Selain itu, lanjut Said, sebagai pemegang saham Indonesia juga harus menanggung kewajiban investasi pengembangan tambang bawah tanah dan smelter.

“Siapapun pemerintahannya, pengambilalihan PT Freeport ini pasti terjadi. Tinggal tunggu waktu. Yang terjadi sekarang justru PT Freeport yang ketiban untung. Dia dapat uang cash triliunan rupiah dari penjualan saham, dia dapat hak pengelolaan dan pengendalian, hingga Freeport juga terbebas dari tuntutan kerusakan lingkungan. Sementara Indonesia, dapat hutang baru,” kata Said.

Said menilai, pengambilalihan PT Freeport oleh pemerintah Joko Widodo yang terkesan buru-buru ini demi kepentingan pencitraan jelang pemilu. Dia pun meminta agar pemerintah menghentikan segala bentuk pencitraan yang justru membawa kerugian bagi rakyat.

“Kasus Freeport ini dijadikan target politik bahwa ini harus berhasil sebelum akhir 2018, supaya bisa jadi bahan kampanye. Tapi carilah bahan kampanye yang tak merugikan negara,” ucap Said. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BREAKING NEWS

Ini Kata Sandiaga Uno pada Ribuan Milenial di Surabaya

Published

on

Sandiaga Uno dalam acara Youth Entrepreneur Summit (YES) 2019 di Arena DBL Surabaya, Sabtu (16/2/2019).

Indonesiaraya.co.id, Surabaya – Di hadapan ribuan milenial di acara Youth Entrepreneur Summit (YES) 2019 di Arena DBL Surabaya, Sabtu (16/2/2019), Sandiaga Salahuddin Uno akan membuka akses untuk ribuan anak muda yang ingin berwirausaha. Sehingga turut jadi solusi permasalahan tenaga kerja Indonesia.

“Mari kita bersama-sama pecahkan masalah pengangguran ini. Benahi sumber daya manusia agar tidak hanya unggul dalam jumlah, tetapi juga kualitasnya. Gunakan teknologi sebagai kunci dalam pengelolaan kekayaan sumber daya alam kita. Bangun iklim investasi yang memungkinkan jutaan pekerjaan baru muncul di tengah-tengah bonus demografi Indonesia,” kata Sandi disambut gemuruh tepuk tangan para milenials.

Menurut Sandi, Indonesia harus mampu mengolah kekayaan hasil bumi dengan inovasi, Research and Development (R & D), membangun industri. Melompat dengan perkuat Daya Dukung Inovasi, terutama Blended R & D Fund.

Sandi menyatakan akan melipat gandakan dana R & D dari dunia usaha dan pemerintah. Demi memberikan insentif riset dan inkubasi untuk para millenial innovator mandiri dan pastikan adanya insentif riset untuk dunia usaha.

“Melompat artinya juga melipat gandakan akumulasi dana riset sampai 200 triliun dalam 5 tahun. Menajamkan fokus riset di kampus lewat kolaborasi inovasi,” papar Sandi.

“Dan yang terpenting, buka akses untuk ribuan anak muda yang ingin berwirausaha
sehingga turut jadi solusi permasalahan tenaga kerja kita. Ayo melompat tinggi melawan gravitasi keraguan, memulai berusaha sejak dini. Enterpreneurship ini soal mindset, pola pikir yang berwujud Kerja Keras, Cerdas, Tuntas & Ikhlas,” lanjutnya. (ban)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

BOGOR

Jelang Debat Pilpres ke-2, Prabowo Malah Asyik Berjoget “Gantian Dong” Bersama Ribuan Emak-Emak

Published

on

Capres 2019 nomor urut 02, Prabowo Subianto bersama ribuan emak-emak melakukan senam di kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).

Indonesiaraya.co.id, Bogor – Ribuan emak-emak mendatangi kediaman calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang terletak di kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).

Mereka bertujuan untuk melakukan senam bersama dengan Prabowo Subianto yang pada malam harinya baru saja menyampaikan pidato kebangsaan di Semarang Jawa Tengah.

Selain untuk beraktivitas menjaga kesehatan, tujuan acara ini adalah untuk menghibur Prabowo dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang aktivitasnya belakangan ini sudah semakin padat.

Seperti diketahui, dalam seminggu terakhir ini Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu memiliki jadwal kegiatan yang cukup padat dalam menyapa masyarakat Jawa Tengah. Kegiatannya di mulai pada hari Rabu (13/2/2019) kemarin di Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Banjarnegara.

Keesokan harinya Prabowo kembali menyapa rakyat Jawa Tengah yang berada di Kabupaten Blora, dan Kabupaten Grobogan. Sedangkan sorenya ia menyempatkan diri untuk menjenguk isteri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yakni Ani Yudhoyono di Singapura. Dan pada hari Jumat (15/2/2019) ia memberikan Pidato Kebangsaan di Semarang Jawa Tengah.

“Apalagi kan besok malam akan ada debat Pilpres kedua. Mudah-mudahan dengan senam ini kami semua semakin rileks,” ujar penggagas acara, Muchlido Apriliast.

Dengan menggunakan bus dari tempat asalnya masing-masing, ribuan kaum perempuan tersebut juga sempat menunjukkan tarian yang diiringi lagu berjudul Goyang Gandong.

“Goyang Gandong ini tarian untuk kita semua. Artinya gandong itu adalah, gantian dong,” terang Muchlido.

Selain Prabowo Subianto, hadir pula di acara yang penuh keriangan tersebut Ketua Fraksi Gerindra di DPR sekaligus Wakil Ketua BPN Edhy Prabowo, dan Nanik Deyang.

Suasana semakin riuh dan gembira ketika Prabowo Subianto dan jajaran turut berjoged dan mengikuti instruktur senam di bagian depan.

Usai acara, Prabowo sempat berpesan kepada kaum perempuan untuk turut berjuang dalam Pilpres 2019 mendatang. Salah satunya adalah dengan cara menjaga TPS dan mengawal pemungutan suara untuk mengantisipasi kecurangan.

“Karena itu, saya meminta emak-emak untuk turun semuanya. Terima kasih, semangat kalian sungguh luar biasa,” puji Prabowo menyaksikan militansi kelompok emak-emak pendukungnya. (yug)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending