Connect with us

DIGITAL

YLKI Sesalkan Kemkominfo Tidak Tegas Terhadap Zain

Published

on

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak Menkominfo Rudiantara dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) untuk bertindak tegas dengan menghentikan seluruh kegiatan dan aktifitas penjualan kartu SIM Zain di Indonesia.

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI melalui siaran pers, Sabtu, mengatakan bahwa dalam kesepakatan rapat yang dihadiri oleh pihak Kominfo, Kementerian Perdagangan, YLKI dan BRTI pada 23 Juli lalu disepakati bahwa penjualan kartu SIM Zain di Indonesia dilarang karena bertentangan dengan UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Selain itu rapat tersebut juga menyepakati bahwa pelarangan itu akan diawasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Ditdal PPI Kominfo, Ditdal Ditjen PPI Kominfo, Ditjen PKTN Kemendag dan Korwas PPNS.



Tulus menjelaskan hasil kesepakatan rapat tersebut dituangkan dalam Siaran Pers No. 136/HM/KOMINFO/07/2019 tentang penghentian sementara penjualan kartu SIM atau kartu perdana Zain di Indonesia lantaran masih belum jelasnya aspek perlindungan konsumen sebagaimana amanat UU Nomor 8 Tahun 1999 dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya.

Namun kemudian YLKI mendapati bahwa kartu SIM Zain masih dijual di beberapa embarkasi haji.

“Di saat Kominfo mengeluarkan siaran pers, justru Zain malah membuka gerai di embarkasi Aceh dan Medan,” kata Tulus.

Ia bahkan mencurigai bahwa lemahnya penindakan tersebut karena kedekatan Menkominfo dengan Arab Saudi setelah rencana start up asal Indonesia untuk menggarap pasar haji dan umroh.

“Jadi patut diduga Kominfo tak berdaya dikarenakan Menkominfo baru kembali dari perjalanan ke Saudi,” papar Tulus, seperti dikutip Antara. (apd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

DIGITAL

Vietnam akan Luncurkan Layanan Komersial 5G Tahun Ini

Published

on

Pemerintah Vietnam tahun lalu memberikan lisensi percobaan 5G pertamanya untuk Viettel, perusahaan telekomunikasi terbesar di negara itu.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Vietnam berencana untuk meluncurkan layanan seluler 5G komersial tahun ini, Kementerian Informasi dan Komunikasi Vietnam menyebutkan dalam di situs webnya, lansir Reuters, Selasa (14/1/2020).

Pemerintah Vietnam tahun lalu memberikan lisensi percobaan 5G pertamanya untuk Viettel, perusahaan telekomunikasi terbesar di negara itu.

Pada bulan Juni, perusahaan saham gabungan Vingroup JSC menandatangani kesepakatan dengan Qualcomm dan Fujitsu untuk memproduksi ponsel pintar 5G di Vietnam.



Sementara itu, di Indonesia, perbincangan hangat dunia teknologi dan telekomunikasi juga berputar di sekitar 5G sepanjang 2019.

Indonesia belum menetapkan target kapan jaringan 5G akan dipakai di Indonesia, namun, pemerintah mengatakan 5G diharapkan datang di waktu yang tepat untuk menggunakan teknologi tersebut sehingga tidak hanya menjadi tempat untuk memasarkan 5G.

Meski pun belum jelas kapan 5G akan masuk Indonesia, pemerintah dan lembaga yang terlibat, termasuk industri telekomunikasi, sudah menyiapkan berbagai hal agar dapat mengadopsi jaringan 5G.

Smartfren pada pertengahan 2019 menguji coba jaringan 5G di pabrik pengolahan kelapa sawit di Marunda, beberapa waktu lalu, menggunakan frekuensi 28GHz milimeter wave, untuk memantau lokasi publik secara aktual, real time, dipadukan dengan internet of things (IoT) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Uji coba terbaru dari Telkomsel pada akhir November 2019, bersama dengan OPPO, menguji coba jaringan 5G di Batam untuk panggilan telepon melalui protokol internet (VoIP) di perangkat Reno versi 5G. Demikian, seperti dikutip Antara. (ari)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Apple Daur Ulang iPhone Pakai Robot Daisy

Published

on

Apple Inc mendaur ulang iPhone di manufaktur di Austin, Texas.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Apple Inc menggunakan robot Daisy untuk membongkar unit iPhone agar kandungan mineral di ponsel tersebut bisa diambil dan digunakan kembali.

Robot Daisy merupakan salah satu bagian rencana Apple untuk menjadi pabrik “closed-loop”, mereka tidak ingin hanya bergantung pada industri pertambangan untuk mendapatkan bahan baku pembuatan komponen.

“Kami tidak berkompetisi dengan pertambangan. (Industri) pertambangan tidak perlu takut dengan pengembangan ini,” kata kepala kebijakan lingkungan dan sosial Apple, Lisa Jackson, dikutip dari Reuters.



Apple Inc mendaur ulang iPhone di manufaktur di Austin, Texas. Robot Daisy bisa membongkar agar 14 mineral yang ada di sebuah unit ponsel, termasuk lithium, bisa diekstrak.

Untuk saat ini, baru iPhone yang didaur ulang lewat Daisy karena ponsel ini sangat populer.

Salah satu pekerjaan robot ini adalah mengeluarkan baterai iPhone, pertama ponsel dipanaskan di udara bersuhu -80 derajat Celsius. Kedua, robot akan mengeluarkan baut dan modul di dalam ponsel.

Komponen-komponen ini kemudian dikirim ke pendaur ulang untuk diekstrak dan dimurnikan. Robot Daisy bisa membongkar 200 unit iPhone per jam.

Apple sudah menggunakan mineral daur ulang untuk produk-produknya, antara lain untuk timah dan kobalt. Demikian, seperti dikutip Antara. (nat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

DIGITAL

Amazon Ingin buat Teknologi Pemindai Tangan untuk Belanja

Published

on

Amazon.com, Inc. adalah perusahaan teknologi multinasional Amerika yang berbasis di Seattle, Washington, yang berfokus pada e-commerce, komputasi awan, streaming digital, dan kecerdasan buatan.

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Amazon membuat paten untuk mengembangkan toko tanpa kasir Amazon Go, bukan lagi lewat aplikasi, di masa depan pengunjung bisa berbelanja cukup dengan memindai tangan mereka.

Patent and Trademark Office Amerika Serikat, dikutip dari laman Vox, mempublikasikan pemakaian paten dari Amazon tentang sistem pemindai tanpa sentuh untuk mengindentifikasi orang dengan karakteristik telapak tangan, termasuk urat nadi dan kerutan.

Dalam berkas paten tersebut, dijelaskan pemindai akan ditempatkan di pintu keluar toko. Ketika pengunjung mengambil sesuatu dari rak barang dan meninggalkan toko, Amazon secara otomatis akan menghitung barang tersebut dan memasukkannya ke akun belanja sang pengunjung.



Paten tersebut juga memberikan gambar ilustrasi seseorang sedang memindai tangan di gerbang masuk, mirip dengan gerbang yang ada di toko Amazon Go, sehingga diperkirakan teknologi akan digunakan di tempat tersebut.

Vox melaporkan juru bicara Amazon tidak berkomentar untuk hal ini.

Meski pun sudah membuat paten, tidak berarti Amazon pasti akan mengembangkan dan menggunakan teknologi berbelanja dengan pemindai tangan.

September lalu, New York Post menulis Amazon menguji coba pengunjung Whole Foods untuk memindai tangan untuk membayar belanjaan. Demikian, seperti dikutip Antara. (nat)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788 / 0821-96677788.

Continue Reading

Trending